Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Fatkhul Muin

Sepuluh tahun lalu berkecimpung memburu dan menulis berita namun saat ini berwiraswasta dan mengembangkan ekonomi selengkapnya

Samiun, Telah Merasakan Manfaat Kartu BPJS Kesehatan

REP | 22 February 2014 | 08:38 Dibaca: 1308   Komentar: 1   0

1393032984151156460

Samiun tunjukkan kartu BPJS kesehatan miliknya

Demak – Samiun warga desa Kedungmutih RT 5 RW 3 kecamatan Wedung kabupaten Demak adalah salah satu peserta program BPJS ( Badan Penyelenggara jaminan Sosial ) Kesehatan. Ia mendaftarkan diri ke kantor BPJS kabupaten Demak pada tanggal 6 Februari 2014 dengan iuaran perbulan Rp 42.500. Selain dia sendiri iapun mendaftarkan istri dan satu anaknya .

“ Alhamdulillah setelah itu kartu ini sudah saya gunakan berobat dua kali dan tanpa ada kendala apapun meskipun saya berobat di RSU “ Kartini “ Jepara begitu juga istri saya “, ujar Samiun pada FORMASS, Jum’at (21/2).

Samiun mengatakan sejak awal memang ia tidak mempunyai kartu Jamkesmas. Oleh karena itu ketika mendengar tentang BPJS di televisi iapun mancari tahu bagaimana cara mendaftarkan. Iapun menemui Kepala Desa Kedungmutih Hamdan bertanya tentang BPJS.

“ Dari informasi pak Hamdan sayapun pergi ke Demak tepatnya ke kantor Askes atau BPJS Demak. Dengan membawa persyaratan kemudian kartu BPJS saya beserta keluarga diproses satu hari jadi “, kata Samiun.

Adapun persyaratan yang harus di bawa untuk mendaftarkan BPJS mandiri diantaranya Foto Copy KTP , Foto Copy KK yang masih berlaku, Foto Copy akta kelahiran anak, Foto berwarna 3X4 1 lembar. Setelah semua lengkap kita mengisi Formulir Daftar Isian peserta.

Setelah berkas lengkap maka BPJS kesehatan memberikan surat pengantar untuk membayar iuran ke Bank Mandiri atau BRI . Adapun iuran terbagi 3 untuk pelayanan kelas III perbulan membayar Rp 25.500, pelayanan kelas II Rp 42.500 sedangkan pelayanan kelas I perbulan membayar 59.500. Setelah itu bukti setor dikembalikan ke kantor BPJS untuk diterbitkan kartu BPJS.

“ Ya untuk warga yang belum mempunyai kartu BPJS agar mempunyai jaminan kesehatan saya sarankan untuk mendaftarkan diri ke kantor BPJS terdekat “, ujar Samiun.

Hal sama juga dikatakan Kepala Desa Kedungmutih Hamdan, warganya yang tidak memegang kartu Jamkesmas diharapkan untuk segera mendaftarkan diri dan keluarganya ke kantor BPJS. Terutama bagi golongan yang mampu bisa memanfaatk kesempatan yang baik ini agar jaminan kesehatan keluarga terpenuhi.

Sedangkan bagi pemegang Jamkesmas masih menunggu proses lebih lanjut untuk perubahan ke kartu BPJS bebas iuran bulanan. Jumlah pemegang Jamkesmas untuk warganya sekitar 50 persen dari seluruh KK yang ada di desa Kedungmutih. (Muin)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 6 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 6 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 7 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 13 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Air …

Hotman J Lumban Gao... | 7 jam lalu

Penguasaan Sumber Daya Strategis …

Kang Warsa | 7 jam lalu

Ironi Setalah Dialog Kerukunan dan …

Sapardiyono | 7 jam lalu

Kepercayaan untuk Pemimpin Baru …

Kasmui | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: