Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Jokowi - Dahlan Iskan, yang Lain Lewat

OPINI | 13 September 2013 | 21:49 Dibaca: 222   Komentar: 2   1

Menyimak  pandangan pengamat bahwa Jokowi sangat pantas disandingkan dengan  Dahlan Iskan pada pencapresan pada 2014.  saya sangat tertarik untuk mengulas tentang wacana ini, karena kedua sosok ini sangat memiliki tingkat elektabilitas di negeri ini. Keduanya memiliki trek rekord tingkat  KEBERSIHAN yang tinggi dalam hal  hobby MAKAN DUIT atawa  KORUPSI. Mengapa Korupsi, karena rakyat, saya yakin dan percaya, tidak butuh lagi mendengar janji janji palsu tentang kemakmuran. Tapi rakyat ingin melihat bukti langsung kejujuran dari pemimpin di negeri ini. Sehingga para penyelenggara di bawah akan malu dan mikir seribu kali untuk melakukan korupsi.

Wacana untuk menyandingkan  JOKOWI  DAN  DAHLAN ISKAN  sangat  menjanjikan. Mereka berdua saya percaya akan  mengalahkan pasangan mana saja yang maju dalam pilpres   2014.  Apalagi melawan kandidat presiden yang  berstatus  LU LAGI  LU LAGI, udah bosen kita melihat wajah  wajah lama yang sok   membawa pembaharuan, padahal dulu mereka mempunyai POWER untuk melakukan perubahan, bahkan mereka bisa kaya raya karena sistem yang KORUPT itu!!!!.

Dahlan iskan  sudah memberikan sinyal  bahwa dia tertarik untuk bersanding dengan JOKOWI.  Dahlan iskan  sudah tidak perlu diragukan lagi trek rekordnya, demikian pula seperti ahok   memiliki trek rekord yang luar biasa ketika menjadi  bupati bangka belitung. keduanya, jokowi dan dahlan iskan adalah orang-orang pekerja keras  dan  sangat jujur. Jikalau  keduanya maju menjadi calon presiden dan wakil presiden maka keduanya tidak perlu mengeluarkan dana yang sangat besar. Mereka cukup dan sangat dikenal, kendaraan politik, atau partai pendukung hanyalah syarat  yang harus dipenuhi keduanya.

Saya yakin dan sangat yakin  PDIP  pasti akan mengusung JOKOWI dalam pilpres  2014. Karena  tidak ada kader lain yang cukup memiliki tingkat elektabilitas yang pantas untuk diusung,. Megawati sudah pernah jadi presiden, kansnya sangat kecil untuk maju dan sukses, karena itu tadi  rakyat udah jenuh dengan LU LAGI LU LAGI, wong KITA PINGIN ADA PERUBAHAN.

Untuk DAHLAN ISKAN, tentu  kansnya diusung oleh sebuah partai besar ditentukan pada  konvensi  yang akan digelar oleh partai demokrat. Jikalau  ternyata dahlan yan dipilih, maka  bilamana disandingkan dengan jokowi tinggal menunggu waktu dan  TAKDIR TUHAN.  Siapa yang jadi presiden dan siapa yan wakil, tentu bisa dilihat dari komposisi kursi di parlemen.  Karena sehebat apapun seorang presiden tanpa dukungan politik dari parlemen, sama halnya seekor macan yang gagah perkasa tapi gigi taringnya dicopot satu.

Rakyat INDONESIA udah lelah dengan pemandangan di layar kaca yang menayangkan para koruptor menggnyang uang rakyat.  Rakyat indonesia melihat  ketidak adilan dimana mana, sumber daya alam kita yang dihisap oleh asing dan bukan untuk kemakmuran rakyat indonesia.  Rakyat Indonesia mendambakan pemimpin yang benar benar TEGAS, BERANI DAN JUJUR.

SEMOGA

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 8 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 9 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 10 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Photo-Photo: “Manusia Berebut Makan …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Kisruh di DPR: Jangan Hanya Menyalahkan, …

Kawar Brahmana | 8 jam lalu

Saran Prof Yusril Ihza Mahendra Kepada …

Thamrin Dahlan | 8 jam lalu

Korupsi yang Meracuni Indonesia …

Cynthia Yulistin | 8 jam lalu

MA Pasti Segera Bebas, Karena Kemuliaan …

Imam Kodri | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: