Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Opa Chiyo

Hobi menulis, dengan menulis walau jauh terdampar di negara lain tapi masih tetap bisa berbagi selengkapnya

Kontes Miss World di Bali Sudah Tepat Lanjutkan Dengan Bermatabat

OPINI | 04 September 2013 | 14:34 Dibaca: 340   Komentar: 7   3

Kontes Miss World di Bali Sudah Tepat Lanjutkan Dengan Bermatabat

Oleh: Opa Chiyo TKI di Manca Negara

Jauh sebelum International mengenal Indonesia, masyarakat dunia sudah mengenal Pulau Dewata yang notabene adalah Pulau Bali. Itu dikenal dengan anekdot sebagai berikut ini yaitu jika ditanyakan apakah kamu tahu Indonesia, maka akan dijawab TIDAK, sebaliknya jika ditanyakan apakah kamu tahu Pulau Bali jawabanya adalah YES I DO. Sungguh fantastic.

Sekarang dengan diadakanya Pemilihan Miss World di Bali adalah keputusan yang cerdas sekaligus smart karena disaat Dunia lagi dilanda krisis dan Indonesia melalui Bali mengadakan 2 ajang Dunia yang sangat penting yaitu: Miss World Contest dan sidang APEC. Dari kedua World Events ini pasti akan mempunyai dampak ganda atau multiplier affect yang sangat positif buat Indonesia untuk meng-recovery keadaan ekonomi Indonesia yang lagi sakit flu ini. Industri JASA sudah terkenal tidak mengenal apa yang dinamakan dengan krisis ekonomi.

Sementara ini dari pihak Panitia Penyelenggara Miss World Contest sudah meng-akomodasi bahwa Bikini Show akan dimodifikasi menjadi ajang promosi Batik Bali, para Miss World Contestants akan mengenakan Batik Bali nah itu adalah keputusan yang bijak dan cerdas.

Tapi tidak pula menutup mata tentu ada kelompok-kelompok yang KONTRA itu juga kita hargai, DEMO boleh-boleh saja tapi perlu diingat DEMO jangan sampai AROGAN dan ANARKIS. Memang dalam kehidupan ini selalu terjadi PILIHAN dan bagi yang tidak setuju jangan datang ke BALI dan jangan dilihat TV karena DALAM AGAMA TIDAK ADA PAKSAAN seperti beberapa contoh dibawah ini yaitu:

1. Ada masyarakat yang tidak boleh nonton TV, pilihan itu dihargai, silahkan untuk tidak menonton TV (asal jangan memaksa kehendak dengan melarang orang lain untuk tidak menonton TV)

2. Ada orang tidak boleh dirinya di-FOTO, pilihan itu juga dihargai, jangan foto mereka dan mereka juga tidak melarang orang lain untuk berfoto

3. Di Arab Saudi (KSA), jika kita ingin memasuki MAKKAH, ada 2 jalur, satu jalur untuk MUSLIM yang satu lagi untuk NON-MUSLIM, silahkan ikuti jalur itu sesuai Muslim dan non-Muslim

4. Di Hotel Bintang-5, juga ada aturan khusus, jadi diikuti saja aturan tersebut, pilihan ada pada diri masing-masing

5. Di Aceh yang dikenal sebagai SERAMBI MEKAH, ketika pada tahun 70-an, pada masa itu akan dibangun KILANG LNG ber-SKALA DUNIA di Lhokseumawe (Aceh Utara), maka sungguh banyak pekerja ASING yang datang yang berbeda BUDAYA & AGAMA. Pada saat itu kepada mereka diberikan BOUNDED AREA, dimana area khusus itu bernama RANCONG/ RENCONG CAMP dan PIONER CAMP disini para pekerja asing tersebut mereka bebas untuk melakukan apa apa yang sesuai dengan BUDAYA dan AGAMA mereka masing masing

Nah itulah yang sudah terjadi di NKRI sungguh INDAH dan DAMAI sekali, jadi hidup itu adalah PILIHAN, jadi janganlah PILIHAN KITA dipaksakan kepada orang lain agar memilih yang SAMA.

Jadi Miss. World Contest di BALI sungguh sudah merupakan pilihan yang TEPAT. Agar EVENT ini bisa dan dapat berlangsung dengan DAMAI, sebaiknya SECURITY ditingkatkan, salam damai selalu buat dan bagi mereka mereka yang cinta DAMAI. Selamat datang para Kontestan Miss. World dan untuk warga BALI bantulah dengan maksimum panitia Miss. World Contest.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Dari Kompasianival: Strategi Ahok, Emil, dan …

Ninoy N Karundeng | | 23 November 2014 | 08:22

Urusan Utang dan Negara: Masih Gus Dur yang …

Abdul Muis Syam | | 23 November 2014 | 05:39

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Obama Juara 3 Dunia Berkicau di Jaring …

Abanggeutanyo | | 22 November 2014 | 02:59

Nangkring dan Blog Reportase Kispray: …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 4 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 12 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


Subscribe and Follow Kompasiana: