Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Kardiaman Simbolon

Apa yang kauperbuat bagi saudaraku yang paling hina ini, itu kau lakukan untuk Aku.

Yesus Membawa Pertentangan

OPINI | 18 August 2013 | 16:37 Dibaca: 355   Komentar: 2   1

Ketika natal kelahiran Yesus tiba, semua orang mengumandangkan lagu datangnya raja damai. Yesus disebut-sebut raja damai yang turun ke dunia. Tuhan adalah pembawa damiai bagi dunia dan umat manusia. AKan tetapi, hari ini kita dikejutkan oleh perkataan Yesus sendiri. Ia berkata: “Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan” (Luk 12).

Memang benar, Yesus adalah pembawa damai; tapi sekaligus juga pembawa pertentangan. Sebab tak jarang, iman yang sungguh kepada Yesus menimbulkan banyak pertentangan. Mengikuti Yesus memang tidak mudah, karena selalu mendapat pertentangan. Dalam keluarga, terkadang ada pertentangan karena setiap orang berbeda cara mengimani Yesus. Yang satu ingin lebih serius dan mendalam, tapi yang lain cukup yang biasa-biasa saja. Yang satu tidak terlalu peduli, yang lain sangat peduli.

Dalam dunia ini, semakin kita setia dan beriman, akan semakin banyak yang berusaha menentang. Tapi, buah dari kesetiaan dan ketekunan meski ditentang adalah damai yang sejati. Ingat!!! Tidak semua orang senang dan setuju jika kamu mengabdi dengan tulus kepada Gereja dan Yesus, terutama mereka yang mencintai kebinasaan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

9 Mei 2014, Sri Mulyani Come Back …

Juragan Minyak | | 25 April 2014 | 10:12

Gitar Bagus Itu Asalnya dari Sipoholon, Lho! …

Leonardo Joentanamo | | 25 April 2014 | 11:08

Kesuksesan Kerabat Kepala Daerah di Sulawesi …

Edi Abdullah | | 25 April 2014 | 10:02

Selamat Hari Malaria Sedunia 2014 …

Avis | | 25 April 2014 | 11:08

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: