Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Kardiaman Simbolon

Apa yang kauperbuat bagi saudaraku yang paling hina ini, itu kau lakukan untuk Aku.

Yesus Membawa Pertentangan

OPINI | 18 August 2013 | 16:37 Dibaca: 366   Komentar: 2   1

Ketika natal kelahiran Yesus tiba, semua orang mengumandangkan lagu datangnya raja damai. Yesus disebut-sebut raja damai yang turun ke dunia. Tuhan adalah pembawa damiai bagi dunia dan umat manusia. AKan tetapi, hari ini kita dikejutkan oleh perkataan Yesus sendiri. Ia berkata: “Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan” (Luk 12).

Memang benar, Yesus adalah pembawa damai; tapi sekaligus juga pembawa pertentangan. Sebab tak jarang, iman yang sungguh kepada Yesus menimbulkan banyak pertentangan. Mengikuti Yesus memang tidak mudah, karena selalu mendapat pertentangan. Dalam keluarga, terkadang ada pertentangan karena setiap orang berbeda cara mengimani Yesus. Yang satu ingin lebih serius dan mendalam, tapi yang lain cukup yang biasa-biasa saja. Yang satu tidak terlalu peduli, yang lain sangat peduli.

Dalam dunia ini, semakin kita setia dan beriman, akan semakin banyak yang berusaha menentang. Tapi, buah dari kesetiaan dan ketekunan meski ditentang adalah damai yang sejati. Ingat!!! Tidak semua orang senang dan setuju jika kamu mengabdi dengan tulus kepada Gereja dan Yesus, terutama mereka yang mencintai kebinasaan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kartun Kenangan Konferensi Asia Afrika 1955 …

Gustaaf Kusno | | 19 April 2015 | 18:33

Kereta Api Lokal, Sarana Transportasi …

Andrea Dietricth | | 19 April 2015 | 12:39

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11

Trik Meracik Bad News Menjadi Good News …

Muhammad Armand | | 18 April 2015 | 21:32

Mari Lestarikan Air bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Matematika Beras …

Faisal Basri | 8 jam lalu

Menjawab Logika Jongkok PSSI dan La Nyalla …

Alan Budiman | 8 jam lalu

Tommy Soeharto Tenar di Medsos, Dari Kisruh …

Hasto Suprayogo | 10 jam lalu

Jangan Remehkan Paspor Indonesia …

Ifani | 11 jam lalu

Media Sosial, Hedonisme dan Prostitusi …

Ariyani Na | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: