Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Kardiaman Simbolon

Apa yang kauperbuat bagi saudaraku yang paling hina ini, itu kau lakukan untuk Aku.

Yesus Membawa Pertentangan

OPINI | 18 August 2013 | 16:37 Dibaca: 359   Komentar: 2   1

Ketika natal kelahiran Yesus tiba, semua orang mengumandangkan lagu datangnya raja damai. Yesus disebut-sebut raja damai yang turun ke dunia. Tuhan adalah pembawa damiai bagi dunia dan umat manusia. AKan tetapi, hari ini kita dikejutkan oleh perkataan Yesus sendiri. Ia berkata: “Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan” (Luk 12).

Memang benar, Yesus adalah pembawa damai; tapi sekaligus juga pembawa pertentangan. Sebab tak jarang, iman yang sungguh kepada Yesus menimbulkan banyak pertentangan. Mengikuti Yesus memang tidak mudah, karena selalu mendapat pertentangan. Dalam keluarga, terkadang ada pertentangan karena setiap orang berbeda cara mengimani Yesus. Yang satu ingin lebih serius dan mendalam, tapi yang lain cukup yang biasa-biasa saja. Yang satu tidak terlalu peduli, yang lain sangat peduli.

Dalam dunia ini, semakin kita setia dan beriman, akan semakin banyak yang berusaha menentang. Tapi, buah dari kesetiaan dan ketekunan meski ditentang adalah damai yang sejati. Ingat!!! Tidak semua orang senang dan setuju jika kamu mengabdi dengan tulus kepada Gereja dan Yesus, terutama mereka yang mencintai kebinasaan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bergembira Bersama Anak-anak Suku Bajo …

Akhmad Sujadi | | 17 September 2014 | 05:23

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48

Jokowi Menghapus Kemenag atau Mengubah …

Ilyani Sudardjat | | 17 September 2014 | 13:53

Menempatkan Sagu Tidak Hanya sebagai Makanan …

Evha Uaga | | 16 September 2014 | 19:53

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam …

Hendra Makgawinata | | 17 September 2014 | 19:50


TRENDING ARTICLES

Ternyata Gak Gampang Ya, Pak Jokowi …

Heno Bharata | 11 jam lalu

Bangganya Pakai Sandal Jepit Seharga 239 …

Jonatan Sara | 12 jam lalu

Invasi Tahu Gejrot …

Teberatu | 13 jam lalu

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 15 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Inggris tanpa Raya, Nasib istilah …

Adie Sachs | 8 jam lalu

Kupangku Kasihku (MDK) #1 …

Pietro Netti | 8 jam lalu

HL Bukan Ambisi Menulis di Kompasiana …

Much. Khoiri | 8 jam lalu

Metode Baru Pilkada(sung) …

Muksalmina Mta | 8 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Kisah Penemuan Serum …

Mustafa Kamal | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: