Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Rahmad Agus Koto

"Alam Terkembang Jadi Buku," dibaca, dipelajari, dipahami dan diamalkan… Insyaallah… Belajar sampai nafas terakhir. Suka selengkapnya

Kecerdasan Emosional Jokowi-Ahok, Bukan Kecerdasan Spritual [Tanggapan Terhadap Artikel Zen Muttaqin]

OPINI | 23 June 2013 | 21:08 Dibaca: 2821   Komentar: 14   2

Tulisan ini merupakan opini untuk menanggapi artikel Zen Muttaqin, “Kecerdasan Spiritual Jokowi sebagai Pemimpin, Pindahkan PRJ ke Monas.”

Yup, saya sependapat dengan opini Zen Muttaqin bahwa upaya Jokowi-Ahok untuk mengembalikan “ruh” Jakarta, salah satunya melalui pengembalian pesta rakyat Jakarta ke Monas, adalah salah satu usaha yang bisa dikatakan soft revolution, sesuatu yang sangat bagus dan mungkin tak terpikirkan atau tidak dapat dilaksanakan oleh pemimpin-pemimpin Jakarta terdahulu.

Namun, penyebutan Kecerdasan Spritual untuk gebrakan Jokowi-Ahok tersebut tidak tepat, karena gebrakan yang dilakukan Jokowi-Ahok tersebut bersifat “emosional”, bersifat rasa, lebih kepada karakter simpatik dan empatik terhadap warga Jakarta dan kota Jakarta itu sendiri, suatu upaya untuk menimbulkan rasa memiliki.

Sedangkan Kecerdasan Spritual berhubungan dengan aktivitas-aktivitas yang bersifat ketuhanan, pengakuan diri bahwa ada zat yang tidak terperikan oleh manusia, yang menciptakan dan menguasai manusia.

Saya telah menilik atikel Zen Muttaqin tersebut beberapa kali, namun saya tidak menemukan adanya hubungan antara Kecerdasan Spritual dengan opini yang dikemukakan Zen Muttaqin tersebut.

Atau mungkin saya yang khilaf? Mudah-mudahan Zen Muttaqin bersedia menanggapi opini ini.

Salam Hangat Sahabat Kompasianers…

Jokowi-Ahok dan Aku

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pelajaran Akan Filosofi Hidup dari Pendakian …

Erik Febrian | | 18 April 2014 | 10:18

Memahami Penolakan Mahasiswa ITB atas …

Zulfikar Akbar | | 18 April 2014 | 06:43

Kalau Sudah Gini, Baru Mau Koalisi; …

Ali Mustahib Elyas | | 18 April 2014 | 11:32

Mulai Terkuak: Penulis Soal UN “Jokowi” …

Khoeri Abdul Muid | | 18 April 2014 | 11:32

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Bila Anak Dilecehkan, Cari Keadilan, …

Ifani | 6 jam lalu

Semen Padang Mengindikasikan Kemunduran ISL …

Binball Senior | 8 jam lalu

Senjakala Operator CDMA? …

Topik Irawan | 9 jam lalu

Tips Dari Bule Untuk Dapat Pacar Bule …

Cdt888 | 10 jam lalu

Seorang Ibu Memaafkan Pembunuh Putranya! …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: