Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Dewa Kurniawati

hanya seorang tukang obat yang suka mbolang...

Festival Cisadane 2013 [Dari Tradisi Hingga Toleransi]

REP | 15 June 2013 | 06:47 Dibaca: 493   Komentar: 3   3

13712164141612792720

keramaian di festival cisadane

Kamis malam tepat pukul 19.05, aku dan seorang adik laki-lakiku mengunjungi tempat diadakannya Festival Cisadane 2013. Lokasinya masih sama seperti tahun lalu, yakni disepanjang Jalan Berhias tepat di sisi sungai Cisadane dan di Benteng Makasar. Aku memilih untuk mendatangi lokasi yang berada di sisi kiri sungai Cisadane, yakni di sepanjang Jalan Berhias. Alasan utamanya karena lokasi ini yang paling dekat dengan rumahku, hanya membutuhkan waktu selama 5 menit dengan berjalan kaki untuk sampai disana. Selain itu, dilokasi ini juga terdapat dua panggung hiburang yakni panggung utama di bagian depan dan panggung kedua yang berada tepat di tengah – tengah arena festival.

Acaranya sendiri sebenarnya resmi dibuka pada hari rabu kemarin oleh bapak H. Wahidin Halim selaku walikota Tangerang, namun karena cuaca yang kurang mendukung alias hujan jadilah aku baru bisa mengunjunginya kamis malam kemarin. Acara yang mengambil tema “Peh Chun Meningkatkan Persaudaraan dan Melesatarikan Budaya Bangsa”, adalah merupakan acara rutin tahunan pemerintah kota Tangerang  . Di panggung utama, hiburan yang berlangsung kamis malam adalah Lenong dengan judul lakonnya “Si Peh Chun dari Cisadane”. Hiburan rakyat itu menyedot hampir sepertiga pengunjung yang datang. Ada yang memilih duduk di trotoar, atau duduk tanpa alas di jalan aspal. Sementara itu dipanggung ke dua, diadakan pagelaran wayang golek dengan dalang Abah H. R. Agus Baskara Madya.

13712165831420234585

pertunjukan lenong yang berjudul Si Peh Chun dari Cisadane

1371216817168400777

para pemain lenong

1371217121972956677

persiapan sebelum pertunjukan wayang golek dimulai

1371217235477146404

pertunjukan wayang golek

Selain hiburan di dua panggung besar itu, yang tak kalah menarik minat penonton adalah duo beatboxer Tangerang dan sepasang freestyler Tangerang. Duo freestyler dengan energiknya melakukan aksinya yang dipandu iringan musik mulut alias beatbox. Setelah aksi freestyle dan beatbox selesai, panggung kecil itu digunakan oleh tiga orang remaja yang menyuguhkan musik rege.

1371217351813400534

aksi para freestyler dan beatboxer tangerang

Tak lengkap rasanya bila mengunjungi festival cisadane tetapi tidak menyambangi tiap stand yang ada. Aku dan adiku lantas berjalan sepanjang jalan Berhias menyusuri tiap inci stand yang ada di festival cisadane. Mulai dari pameran oleh tiap institusi dinas yang ada di lingkup pemerintahan kota Tangerang seperti dinas kependudukan, dinas pertamanan, pemadam kebakaran, dan beberapa instansi yang lain. Pelayanan dan informasi mengenai kependudukan seperti pelayanan e-KTP juga tersedia disana. Ada juga donor darah oleh PMI kota Tangerang yang mobilnya terparkir tepat disamping panggung utama.

Hasil kerajinan tangan asli buatan penduduk kota Tangerang juga dipamerkan disana. Seperti hasil kerajinan tangan dari eceng gondok berupa tas, tempat sampah, tempat HP dan lampu hias. Hasil kerajinan berupa tas dari limbah plastik bekas detergen bubuk maupun kopi bubuk dan sejenisnya, hasil kerajinan tangan berupa miniatur mobil tempur dan robot dari limbah alumunium dan bohlam lampu. Ada pula contoh bank sampah yang omsetnya bisa mencapai 1 juta rupiah perbulannya.

13712179541266068883

tas, dompet, tempat sampah dan lampu hias dari eceng gondok

1371218572695835060

hasil kerajinan dari limbah plastik detergen, kopi bubuk, dll

Pernak pernik wanita seperti bros, korsache, sendal, baju, dan kerudung juga tersedia disana. Selain itu untuk yang membawa anak kecil berjejer beberapa penjual mainan anak seperti boneka barbie, lampu berbentuk angry bird, bola bekel yang bisa menyala, dan masih banyak lagi. Dan tak ketinggalan tempat berjejernya para penjual makanan yang bertajuk wisata kuliner nusantara. Mulai dari kerak telor, kue cubit, siomay, kue pepe, kue rangi, pempek, ketoprak, bakso, es mutiara, dan beberapa makanan lain.

13712198081666447598

mari berwisata kuliner… ^^

Acara terakhir yang aku tonton sebelum pulang adalah partunjukan Barongsai. Barongsai yang awalnya hanya bisa dinikmati oleh etnis tionghoa saja, saat ini sudah sangat mudah dijumpai. Bahkan dikawasan pasar lama tempat biasa aku melakukan wisata kuliner malam, beberapa kali barongsai pernah aku liat melakukan aksinya. Sebagian besar masyarakat benteng makasar memang merupakan etnis tionghoa atau yang biasa di sebut dengan cina Benteng. Di Tangerang sendiri perbedaan etnis yang ada tak pernah menjadi masalah, bahkan menjadi budaya yang mengayakan.

Berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, acara tahun ini menurutku lebih meriah dan lebih ramai. Selain karena jumlah stand yang ikut dalam pameran lebih banyak dan beragam yakni terdiri dari 30 stand dinas instansi dan UKM serta 35 stand perusahaan swasta, hiasan lampion warna – warni menambah semarak jalannya Festival Cisadane tahun ini. Festival Cisadane masih akan berlangsung hingga tanggal 16 Juni 2013. Jadi untuk rekan – rekan kompasianer yang berdomisili di Tangerang dan sekitarnya, tak ada salahnya menyambangi Festival Cisadane. Akan ada senam masal yang diikuti oleh 5000 peserta di hari minggu pagi besok, selain itu akan ada penampilan reog, tari barong dari komunitas bali, tari lenggang cisadane, atraksi barongsai dan acaranya sendiri baru akan ditutup sore harinya.

1371253550642950028

jadwal acara festival cisadane 2013

13712175191004419971

13712176211691352924

mobil pelayanan e-ktp

1371217721192248563

mobil PMI kota Tangerang

1371218792448161944

ada kelinci unyu-unyu ini juga di stand dinas pertanian

13712189181859725118

miniatur mobil tank dari limbah alumunium

13712193991095292791

robot dari limbah bekas lampu bohlam

1371219527890061826

bunga-bunganya cantik kan?

13712196851273595898

bank sampah yang omsetnya mencapai 1 juta rupiah perbulan

1371220007132705341

pemandangan sungai cisadane di malam hari (benteng makasar)

1371220192655422786

atraksi barongsai

1371252999733719137

sang dalang yang sedang beraksi

1371253133867934052

jejeran boneka barbie yang cantik

13712533471080741677

korsache dan bros

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Lagi Fenomena Jokowi di Bentara …

Hendra Wardhana | | 25 October 2014 | 05:13

Bertualang dalam Lukisan Affandi …

Yasmin Shabrina | | 25 October 2014 | 07:50

Mejikuhibiniu: Perlukah Menghapal Itu? …

Ken Terate | | 25 October 2014 | 06:48

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 3 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 9 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 9 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Semoga Presiden Jokowi Tidak Salah Pilih …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Pelatihan Intel Teach Project Based Learning …

Aosin Suwadi | 9 jam lalu

Membuat Bunga Cantik dari Kantong Plastik …

Asyik Belajar Di Ru... | 10 jam lalu

Benalu di Taman Kantor Walikota …

Hendi Setiawan | 10 jam lalu

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: