Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Pandangan Hidup

OPINI | 12 June 2013 | 10:39 Dibaca: 52   Komentar: 2   0

Manusia merupakan makhluk sosial, hidup bermasyarakat, manusia adalah makhluk yg belajar, dan dipersiapkan untuk hidup yg penuh spontanitas bukan hanya sekedar berjalan di jalan lurus.

Pandangan hidup untuk kata simpelnya adalah cita- cita atau pedoman hidup, petunjuk atau arahan bagi seseorang untuk melanjutkan kehidupannya. Sedangkan manusia adalah bagian dari pandangan hidup. Apapun yg dicita-citakan manusia adalah sebuah padangan hidup yang dipengaruhi pola pikir. Kalau dalam bentuk kongkrit, pandangan hidup diibaratkan wadah atau tempat dan manusia itu ibarat isi dari tempat itu, juga penentu ingin menempati wadah seperti apa.

Pandangan hidup timbul berdasarkan unsur pengalaman, kepercayaan, kebudayaan dan dapat diterima oleh akal karena manusia pasti memiliki pandangan hidup masing – masing yg tidak memiliki kesamaan dan bersifa kodrati. Pandangan hidup bukanlah timbul dalam waktu yg singkat melainkan melalui proses yang lama sehingga hasilnya dapat diuji kenyataannya dan diakui kebenarannya.

Pandangan hidup bukanlah tentang menjadikan manusia yang diciptakan nyaris sempurna dengan akal pikiran, namun pandangan hidup adalah faktor utama dan terbesar dalam pembentukan jati diri manusia, sehingga manusia beranggapan bahwa pandangan hidup adalah satu – satunya jalan untuk sukses, serta muncul pemahaman yang telah menjadikan manusia ideal dan fanatik menjadi lebih baik.

Kesuraman dalam pandangan hidup dapat terjadi pada lingkungan kita jika tidak sesuai keinginan kita atau paksaan dari orang lain dan juga kita tidak boleh plin plan dalam mengambil tujuan dari hidup.

Intinya hubungan pandangan hidup dan manusia adalah pondasi / arah pergerakan kearah yg lebih baik bila kita selalu berpikir positif dan tergantung pada individu yang bersifat elastis dan fleksibel.

Salam UG

Nama : Kila Adikara

Kelas : 1IA15

NPM : 54412107

Thema : Manusia dan pandangan hidup

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat! Surabaya Meraih Socrates Award …

Ilyani Sudardjat | | 17 April 2014 | 11:14

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 7 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 8 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 8 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 9 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: