Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Fransiskus Tunggul

AS ROMA, GRUNGE , ENGINEER, menghargai seni dan penikmat sastra. Kopi teman baikku.

Gaya Masa Kini

OPINI | 08 May 2013 | 19:31 Dibaca: 167   Komentar: 0   1

Gaya Masa Kini
Di tengah hingar bingar kehidupan, setiap manusia bisa menampilkan kepribadiannya melalui berbagai cara. Banyak yang sadar, tidak hanya wajah yang membedakan karakter masing-masing. Tetapi sesuatu hal lain yang bisa dilihat dengan kasat mata. Salah satu contohnya adalah gaya berpakaian.
Dulu hanya kaum wanita saja yang memperhatikan hal yang satu ini, tetapi sekarang kaum pria sudah menyentuh hal-hal yang dulu dianggap “kurang kerjaan” ini. Para pria termasuk saya sendiri sadar kami para kaum jantan juga mempunyai daya tarik dan ada estetika sendiri. Terdengar menyebalkan mungkin bagi para wanita.
Kita perhatikan gaya anak muda jaman sekarang, dengan teknologi komunikasi yang mantap, didorong menjamurnya jejaring social yang beragam, membuat anak muda bangsa ini terlena pada keyboard, entah itu di computer/laptop atau perangkat kecil lainnya. Membuat gaya berpakaian mereka cenderung seragam. Entah apa ini penurunan kreatifitas atau bukan, menurut saya ini membosankan.
Coba lihat dari celana, sekarang di jual bebas celana berukuran mini nan ketat, yang mengenakanya terlihat seperti wanita. Padahal tahun 90-an terjadi masa dimana celana pria terlihat garang, yakni saat populernya jeans robek. Style celana yang menurut saya dipopulerkan oleh musisi grunge fenomenal “kurt cobain”. Dengan jeans ukuran kebesaran yang di dominasi oleh warna biru. Sungguh terlihat garang para pria waktu itu.
Tetapi sebenarnya semua orang bebas memilih gaya berpakaian masing-masing, asal tidak melanggar norma yang ada. Saya hanya menekankan, agar berpakaian lebih beragam, karena kita semua suka akan keindahan. Cukup sulit saya membahas kata “keindahan” di kalimat terakhir tadi, banyak arti yang mengikutinya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Gonzales, ‘Kartu Truf’ Timnas …

Achmad Suwefi | | 24 November 2014 | 09:32

Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong …

Ida Royani | | 24 November 2014 | 05:47

Penerbitan Sertifikat Keahlian Pelaut (COP) …

Daniel Ferdinand | | 24 November 2014 | 06:23

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 4 jam lalu

Musni Umar: Bunuh Diri Lengserkan Presiden …

Musni Umar | 8 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 10 jam lalu

Hebohnya yang Photo Bareng Pak Ahok di …

Fey Down | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Catatan Kompasianival: Lebih dari Sekadar …

Ratih Purnamasari | 7 jam lalu

Komitmen Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca …

Ervina Dwi Indrawat... | 8 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 8 jam lalu

Di Papua 1 Desember Akan Diperingati Hari …

Albert Giay | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa: Jangan Ada Lagi Tikus …

Wicahyanti Pratiti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: