Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Arif Kurniawan

hanya manusia biasa, hidup sederhana, tak ingin cari musuh….. kalau tak bisa menolong seseorang tapi selengkapnya

Budaya Malu Bagi Aparatur Pemerintah

REP | 02 May 2013 | 12:04 Dibaca: 124   Komentar: 2   1

Tak terasa sudah 1 th Di Instansi Pemerintah Kabupaten Banjarnegara didengungkan 12 (duabelas) etika budaya malu Aparatur Pemerintah ( Kabupaten Banjarnegara ) dan setiap apel pagi selalu dibacakan dan ditirukan oleh semua peserta apel pagi, lalu mungkinkah aparatur yang terlibat mengurusi/ melayani rakyat dengan membaca 12 budaya malu lantas mereka malu-malu untuk tidak menyalahgunakan kepercayaan rakyatnya? Maybee….

Bagi saya pribadi rasa malu tidak harus diucapkan dengan keras-keras, apalagi bersama-sama ( mirip paduan suara kelompok vocal ) cukup dari hati kita yang terdalam diniati, dikerjakan karena takut pada Alloh SWT, malu pada masyarakat.

Dan utama adalah dari tindakan nyata dari para pejabat aparatur dimana mereka dijadikan contoh dalam berperilaku… kalau pejabatnya sudah tidak baik untuk dijadikan contoh lalu bagaimana dengan stafnya?, dengan rakyat?

Membangun rasa malu memang perlu dan jikalau dibacakan budaya malu juga sah-sah saja, karena semuanya jatuh pada hati/ perasaan kita juga. Bagi saya pribadi malu adalah bagian dari keimanan seseorang, membangun budaya rasa yang terbaik menurut saya ya…, mulai dari yang terkecil, mulai dari kita dan mulai saat ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sukses sebagai Pengusaha Telur Asin …

Tjiptadinata Effend... | | 21 December 2014 | 11:54

Cegah Lintah Darat Merajalela dengan GNNT …

Agung Soni | | 21 December 2014 | 11:16

Rahasia Keberhasilan Pariwisata: Jangan …

Jimmy Haryanto | | 21 December 2014 | 08:18

[Langit Terbelah Dua] Pohon Malaikat …

Loganue Saputra Jr ... | | 21 December 2014 | 16:39

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Lain Fahri Hamzah, Lain Pula Fadli Zon …

Ajinatha | 11 jam lalu

Lebih Baik Pernyataan Dwi Estiningsih …

Hendi Setiawan | 12 jam lalu

Beda Fahri Hamzah, Fadli Zon, Setya Novanto …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu

Natal, Skandal Sejarah Kelahiran Yesus …

Nararya | 12 jam lalu

Pintu Damai Tertutup, Menang Golkar Bali …

Erwin Alwazir | 21 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: