Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Amiruddin Chillo

menulis untuk pembebasan

Menjadikan Sekolah Unggulan Lewat Program MBS

REP | 29 April 2013 | 05:55 Dibaca: 162   Komentar: 0   0

Menjadikan Sekolah Unggulan Lewat Program MBS
Barru KM-SD Pao Kab-Barru sulsel adalah salahsatu dari 20 sekolah yang menerapkan Management Berbasis Sekolah (MBS) yang ada di Barru. Hanya saja program MBS yang diterapkan ini berbeda dengan MBS dari Dinas Pendidikan. Karenanya Ahmar Jalil LPSS Kinerja Barru, MBS ini disebutnya sebagai MBS plus-plus. Pasalnya MBS ini berbasis pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik.
“MBS yang kita terapkan disekolah ini memang berbeda dengan program dari Diknas karena MBS yang diterapkan ini berbasis pada keterbukan dan akutanbilitas,”ujarnya pada wartawan di RM.Madising Barru
Ahmar menjelaskan bahwa salahsatu kelebihan dari program ini seperti yang terjadi di SD Pao. Dimana masyarakat,Murid dan pihak sekolah sendiri ikut berpartipasi dalam peningkatan pendidikan di sekolah tersebut.
Dia menjelaskan bahwa keterbukaan dalam sekolah yang ikut program MBS ini adalah keterbukaan masalah anggaran. Baik itu penggunaan dana-dana sekolah ataupun sumber dana yang digunakan.
Satuhal yang menarik menurut Ahmar dalam prgram MBS ini partipasi semua pihak sangatlah besar. Bukan hanya dalam pembangunan fisik sekolah tapi juga dalam hal peningkatan kwalitas pendidikan siswanya. Dia mencontohkan bahwa disekolah yang berbasis MBS ini memiliki ruang tunggu tersendiri bagi para orang tua murid yang sedang menjemput anaknya yang dilengkapi dengan ruang baca.
“Bahkan toilet disekolah MBS itu dipisahkan antara toilet orang dewasa dan siswa,” ujarnya.
Kelebihan lain dari MBS ini adalah peningkatan akan pentingnya kebersihan lingkungan sekolah. Sekolah-sekolah yang masuk program MBS ini agar terlihat bersih dan sejuk. Dia menjelaskan jika di kabupaten Barru, ada 20 sekolah yang masuk program MBS dari kerjasama Usaid-Kinerja dan Cordial (amiruddin)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: