Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Amiruddin Chillo

menulis untuk pembebasan

Menjadikan Sekolah Unggulan Lewat Program MBS

REP | 29 April 2013 | 05:55 Dibaca: 172   Komentar: 0   0

Menjadikan Sekolah Unggulan Lewat Program MBS
Barru KM-SD Pao Kab-Barru sulsel adalah salahsatu dari 20 sekolah yang menerapkan Management Berbasis Sekolah (MBS) yang ada di Barru. Hanya saja program MBS yang diterapkan ini berbeda dengan MBS dari Dinas Pendidikan. Karenanya Ahmar Jalil LPSS Kinerja Barru, MBS ini disebutnya sebagai MBS plus-plus. Pasalnya MBS ini berbasis pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik.
“MBS yang kita terapkan disekolah ini memang berbeda dengan program dari Diknas karena MBS yang diterapkan ini berbasis pada keterbukan dan akutanbilitas,”ujarnya pada wartawan di RM.Madising Barru
Ahmar menjelaskan bahwa salahsatu kelebihan dari program ini seperti yang terjadi di SD Pao. Dimana masyarakat,Murid dan pihak sekolah sendiri ikut berpartipasi dalam peningkatan pendidikan di sekolah tersebut.
Dia menjelaskan bahwa keterbukaan dalam sekolah yang ikut program MBS ini adalah keterbukaan masalah anggaran. Baik itu penggunaan dana-dana sekolah ataupun sumber dana yang digunakan.
Satuhal yang menarik menurut Ahmar dalam prgram MBS ini partipasi semua pihak sangatlah besar. Bukan hanya dalam pembangunan fisik sekolah tapi juga dalam hal peningkatan kwalitas pendidikan siswanya. Dia mencontohkan bahwa disekolah yang berbasis MBS ini memiliki ruang tunggu tersendiri bagi para orang tua murid yang sedang menjemput anaknya yang dilengkapi dengan ruang baca.
“Bahkan toilet disekolah MBS itu dipisahkan antara toilet orang dewasa dan siswa,” ujarnya.
Kelebihan lain dari MBS ini adalah peningkatan akan pentingnya kebersihan lingkungan sekolah. Sekolah-sekolah yang masuk program MBS ini agar terlihat bersih dan sejuk. Dia menjelaskan jika di kabupaten Barru, ada 20 sekolah yang masuk program MBS dari kerjasama Usaid-Kinerja dan Cordial (amiruddin)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Punya Ketua Umum Baru, PSSI Malah Dibekukan …

Af Yanda | | 18 April 2015 | 14:33

Uji Nyali Budi Gunawan Jadi Wakapolri …

Rullysyah | | 18 April 2015 | 13:39

[Nangkring] Perlindungan Tanpa Beban Bersama …

Kompasiana | | 09 April 2015 | 10:46

Konferensi Asia Afrika 1955 dan Ketegangan …

Irvan Sjafari | | 18 April 2015 | 13:50

Kompasiana Blogshop bersama JNE Jangkau 4 …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:13


TRENDING ARTICLES

Jokowi akan Mengganti Ridwan Kamil? …

Daniel H.t. | 3 jam lalu

Menpora Batal Hadiri KLB PSSI di Surabaya …

Hery | 5 jam lalu

Kongres Luar Biasa, Netizen Serukan Menpora …

Hasto Suprayogo | 5 jam lalu

Sesat Pikir Direktur Migrant …

Teguh Suprayogi | 7 jam lalu

Jokowi Ternyata Menitip Sesuatu pada Kapolri …

Aris Try Andreas Pu... | 7 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: