Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Teh Hijau Legendaris dari Ngawi

REP | 23 April 2013 | 06:19 Dibaca: 190   Komentar: 2   1

Apa yang terlintas dipikiran anda ketika melihat teh? sepertinya biasa saja, karena hampir setiap hari kita meminumnya baik dalam keadaan hangat maupun dingin. Tapi tahukah anda bahwa ada teh yang telah berusia ratusan tahun peninggalan Belanda dan sampai sekarang masIh bisa anda rasakan? nah ini baru luar biasa
Itulah yang saya rasakan ketika menjamu anjungan Jawa Timur di TMII dalam rangka silaturahmi bersama saudara-saudara saya dari komunitas blogger reporting. Walaupun ini pertama kalinya saya bertemu dengan komunitas yang berisi blogger-blogger handal, tetapi saya tidak canggung dan menikmati proses peliputan berita yang kita lakukan. Selain itu, keadaan TMII yang sedang ramai karena hari libur, membuat suasana seperti sedang liburan keluarga. Mengenai jadwal dan kegiatan yang ada di TMII dapat dilihat di website resmi TMII, Tamanmini.com.
Adalah CV. Teh Jamus, Perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan teh ini di daerah Ngawi, Jawa Timur, menyediakan teh hijau yang khas dan merupakan resep teh hijau turunan nenek moyang sejak zaman Belanda. Sekilas tidak ada bedanya dengan teh lain pada umumnya, tetapi jika dilihat lebih jeli lagi, daun teh “Jamus” ini masih jauh lebih kasar daripada teh konvensional yang dijual selama ini. Ini memberikan kesan orisinalitas dari sebuah teh yang berumur ratusan tahun.
Dari segi rasa, teh ini memiliki rasa lebih pahit dan lebih gurih dibandingkan dengan teh lainnya. Walaupun dengan menggunakan hp yang beresolusi “jadul” saya mencoba untuk mengabadikan momen dimana saya mendapat kesempatan untuk mencoba tester dari teh tersebut, dimana teh ini lebih enak apabila disajikan dalam¬† keadaan hangat. Tidak heran jika hasil dari fotonya agak kabur dan kecil.
Lalu dari segi menfaat, ada 27 kelebihan teh hijau ini dibandingkan dengan minuman lainnya yaitu:
  1. Mencegah dan menurunkan darah tinggi
  2. Mencegah timbulnya kadar gula darah yang tinggi
  3. Menurunkan kadar kolesterol
  4. Menurunkan resiko terkena berbagai penyakit hati
  5. Menurunkan resiko terkena stroke
  6. Membantu tubuh dalam melawan virus (influenza)
  7. Menghambat penurunan fungsi saraf
  8. Memperbaiki fungsi kognitif
  9. Bermanfaat bagi kesehatan gusi
  10. Mencegah sesak nafas
  11. Mengurangi stres
  12. Mencegah kelelahan dan keletihan
  13. Mencegah timbulnya penyakit kanker
  14. Membantu menurunkan berat badan
  15. Mengurangi resiko timbulnya penyakit radang sendi dan reumatik
  16. Berfungsi sebagai anti radang tenggorokan
  17. Mencegah osteoforosis
  18. Mencegah timbulnya alergi
  19. Melindungi lever
  20. Mencegah hepatitis
  21. Membantu menghalangi penyebaran virus HIV
  22. Mengurangi bahaya rokok
  23. Memperlambat penuaan
  24. Baik dikonsumsi untuk penderita diabetes
  25. Mencegah keracunan makanan
  26. Mampu mengendalikan pertumbuhan tumor
  27. Badan menjadi segar
Kelebihan lain dari produk ini adalah kemasan yang bentuknya unik disertai dengan barcode yang dapat di scan menggunakan Smartphone,  pemasaran yang sudah menggunakan media online, adanya izin produksi dari pemerintah serta adanya layanan customer service.

Dengan harga berkisar antara RP. 10.000-15.000, anda bisa membawa pulang teh hijau “legendaris” dari Ngawi ini. Dengan adanya begitu banyak kelebihan yang ditawarkan oleh produsen, tidak ada salahnya kita untuk mencoba salah satu produk dalam negeri ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompasiana Nangkring bareng Pertamina …

Santo Rachmawan | | 01 September 2014 | 13:07

Inilah Buah Cinta yang Sebenarnya …

Anugerah Oetsman | | 01 September 2014 | 17:08

Catatan Pendahuluan atas Film The Look of …

Severus Trianto | | 01 September 2014 | 16:38

Mengulik Jembatan Cinta Pulau Tidung …

Dhanang Dhave | | 01 September 2014 | 16:15

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 7 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 7 jam lalu

Ahok Dukung, Pasti Menang …

Pakfigo Saja | 10 jam lalu

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 11 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Pemenang Putri Indonesia di Belanda Bangga …

Bari Muchtar | 8 jam lalu

Penanggulangan Permasalahan Papua Lewat …

Evha Uaga | 8 jam lalu

Antara Aku, Kamu, dan High Heels …

Joshua Krisnawan | 8 jam lalu

Rakyat Dukung Pemerintah Baru Ambil Jalan …

Abdul Muis Syam | 8 jam lalu

Masa Orientasi, Masa Di-bully; Inikah Wajah …

Utari Eka Bhandiani | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: