Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Alan Malingi Malingi

PNS, Penulis, Blogger, Pewarta Kampung Media Sarangge dan Pemerhati Budaya. Salah Satu Novel dengan Judul selengkapnya

Raja dan Sultan Nusantara Akan Rapat di Bima

REP | 22 April 2013 | 08:17 Dibaca: 342   Komentar: 3   0

Ada apa dengan Raja dan Sultan Nusantara ? Dan Untuk apa mereka hadir di kota kecil di ujung timur NTB ini ? Semua akan terjawab sebuah perhelatan budaya penobatan Sultan Bima ke16 pada tanggal 4 Juli mendatang. Berikut catatan saya sesuai hasil rapat pemantapan persiapan peringatan hari Jadi Bima ke 373 yang dirangkaikan dengan penobatan Sultan Bima ke 16 Jena Teke ( Putera Mahkota) H. Ferry Zulkarnain Ibnu Sultan Abdul Kahir.

Peringatan Hari Jadi Bima ke 373 Tahun 2013 ini berbeda dengan tahun -tahun sebelumnya. Karena tahun ini, dirangkaikan dengan Penobatan Sultan Bima ke 16 dan pertemuan Silaturahmi Nasional  Para Raja dan Sultan Nusantara yang akan berlangsung di Asi Mbojo pada tanggal 4 Juli 2013. Tidak hanya itu, Gawe budaya ini juga dimeriahkan dengan Pekan Budaya dan Pameran Kerajinan yang dilaksanakan 7 hari sebelum puncak acara yang dipusatkan di lapangan Sera Suba ( Sebelah barat Asi Mbojo). Sebanyak 28 Raja dan Sultan se Nusantara yang didampingi permaisuri dan pengikutnya akan hadir di Bima. Pertemuan tersebut adalah dalam rangka membahas persiapan Festival Keraton Nusantara yang akan dipusatkan di Bima pada tahun 2014.

Untuk memantapkan peristiwa akbar itu, Majelis Adat Sara Dana Mbojo melaksanakan rapat di Museum Samparaja pada Minggu sore (21/4) yang dipimpin Dr. Hj. Maryam Rachmat M.Salahuddin, SH. Pada rapat tersebut, dibahas berbagai rencana dan persiapan serta tugas masing-masing seksi di dalam kepanitiaan yang melibatkan unsur Kota dan Kabupaten Bima. “  Insya Allah, tanggal 4 Juli itu sudah fix dan tidak akan terjadi perubahan lagi. Karena sebelumnya kita rencanakan tanggal 5 Juli, tetapi karena kegiatan padat dan hari jumat itu waktunya pendek, akhirnya dimajukan pada hari kamis. ” tutur Doktor Universitas Padjajaran ini usai rapat. Menurut wanita sepuh yang akrab disapa Ina K’au Mari ini juga mengemukakan bahwa acara tersebut akan dirangkaikan dengan Silaturahmi Nasional Raja Dan Sultan Nusantara. ” Ini atas permintaan Sultan Cirebon. ” Sambungnya.

Disampinag itu, Sekretaris Panitia H. Nurdin, SH yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Bima mengemukakan, berbagai atraksi budaya akan memeriahkan sebagai pra acara penobatan sultan Bima dan juga selama sepekan atraksi kesenian dari berbagai kecamatan juga akan ambil bagian dalam kegiatan tersebut seperti Belaleha dan Arugele Sambori, Taji Tuta, dan berbagai jenis permainan rakyat. “  Kunjungi lah Bima pada tanggal 28 hingga 5 Juli 2013. ” Itulah pesan promosi yang dilontarkan Kadisbudpar Kabupaten Bima ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perjalanan Malam Hari di Jalur Pantura …

Topik Irawan | | 24 July 2014 | 15:41

Berlibur Sejenak di Malaka …

G T | | 24 July 2014 | 15:51

Terima Kasih Sunyi …

Syndi Nur Septian | | 25 July 2014 | 01:45

Rahasia Kecantikan Wanita Dayak Kalimantan …

Ayu Sintha | | 24 July 2014 | 20:00

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: