Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Video Tarian Lecehkan Gerakan Sholat 5 Siswi SMA Negeri 2 Tolitoli

REP | 17 April 2013 | 14:02 Dibaca: 4049   Komentar: 19   4

Penulis baru saja pulang dari sekolah. Langsung buka internet untuk membaca berita-berita sambil istirahat. Penulis terkejut oleh berita dari MetroTVNews.com yang berjudul : Video Tarian Menyebar, 5 Siswa Dpecat dari Sekolah.  Ada apa lagi ini? Penulis awalnya mengira adalah Video tarian erotis  seperti kebanyakan beredar. Ternyata tidak! Ini lebih parah lagi, karena Video yang dimaksud ternyata video tarian yang mempermainkan gerakan ibadah sholat!

Setelah ditanya ke mbah google.com, didapatlah videonya. Silahkan pembaca lihat disini. Sangat memalukan sekali. Dibaca komentar-komentar mereka yang sudah melihat hampir semuanya mengutuk keras prilaku siswi SMA Negeri  2 Tolitoli ini.  Dalam video tersebut, salah satu salah satu pelakunya berjilbab pula, bahkan berita lain juga menyebutkan salah satu siswanya anak ustad, dan satunya lagi anak kepala sekolah Dasar di Tolitoli. Sangat miris, entah bagaimana perasaan orangtua dan guru mereka setelah melihat prilaku anak-anaknya ini.

Dalam berita tersebut disebutkan bahwa ke lima siswi tersebut adalah siswi kelas 3 (tiga) yang akan mengikuti Ujian Nasional, karena prilaku mereka yang melakukan penistaan agama  ini pihak sekolah sudah mengeluarkan dari sekolah dan otomatis tidak bisa mengikuti UN.  Kasus mereka ini sudah ditandatangai kepolisian setempat, mereka ini nantinya akan dijerat dengan Pasal 156a KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

Siswi-siswi ini sepertinya larut dalam eforia karena sudah akan lulus sekolah atau sterss dengan ujian nasional yang akan mereka hadapi, lalu membuat sensasi dengan membuat tarian dengan harapan bisa terkenal? entahlah. cuman sayangnya tarian yang mereka ciptakan malah mempermainkan bacaan dan gerakan sholat.  Mereka mengira dengan mempermainkan bacaan dan gerakan sholat ini, mereka mengira lucu dan orang akan ketawa melihatnya. Nyatanya mereka salah, orang-orang malah menyesalkan prilaku mereka dan banyak yang mengutuk mereka dengan sebutan kafir, pelacur, penista agama, kerak neraka dan sebagainya. Hanya mereka  yang anti dengan islam yang  sepertinya bahagia dengan video ini.

Video ini menambah catatan kelam prilaku generasi muda kita, terutama generasi muda Muslim.  Semoga kejadian-kejadian ini semakin membuk mata hati kita bahwa banyak hal yang harus dibenahi, mulai dari pengawasan orangtua terhadap anaknya, didikan disekolah, sistem pendidikan dan sebagainya. Salam.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jebakan Batman di Museum Antonio Blanco …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 06:17

Bu Dokter, Anak Saya Kena Bangka Babi …

Avis | | 22 December 2014 | 07:05

Refleksi Hari Ibu; Dilema Peran Ibu di Era …

Agus Purwadi Umm | | 22 December 2014 | 02:24

Perbaiki Sikap Berkendaraan agar Hemat BBM …

Fajr Muchtar | | 22 December 2014 | 06:22

Voluntourism Blog Competition: Berikan Aksi …

Kompasiana | | 08 December 2014 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Gol Telat Skrtel, Bawa Liverpool Imbangi …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Karena Gede Pasek, SBY Akan Terus Berjaya …

Giri Lumakto | 11 jam lalu

Waspada Komplotan Penipu Mengaku dari …

Fey Down | 13 jam lalu

Dear, Bapak Jonru… …

Wagiman Rahardjo | 13 jam lalu

Fenomena Prostitusi Online sebagai Efek …

Gholal Pustika Widi... | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: