Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Ardi Putra

selalu berbagi ilmu pengetahuan dengan sssesama

Kegagalan Ujian Nasional (UN) di Negeri ini

OPINI | 16 April 2013 | 19:44 Dibaca: 757   Komentar: 2   1

Carut marutnya pelaksanaan UN tahun ini yang dimulai dari di undurnya waktu pelaksanaan UN di beberapa propinsi merupakan tanda kegagalan pemerintah dalam hal ini Depdikbud dalam penyelenggaraan UN tahun ini . Sedikit hal akan penulis sampaikan terkait pelaksanaan UN tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya .

Ujian Nasional ( UN ) ,di negeri ini hanyalah sandiwara belaka yang sesungguhnya tidak dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan peserta didik dalam belajar . Mengapa demikian ? Karena nyatanya dengan penentuan standar UN seperti saat ini yang hanya sekedar standar nilai minimal yang di tentukan oleh penerintah pusat tidaklah mengakomodasi kepentingan seluruh negeri ini . Dengan sistem saat ini pendidikan yang dikatakan sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik , ternyata diakhir proses belajar mereka malah dirusak karakter baiknya dengan kecurangan yang banyak terjadi . Mendiknas yang saat ini berteriak bahwa tidak mungkin terjadi kebocoran dalam penyelenggaraan UN hanya sekedar teriakan slogan belaka untuk menutupi kegagalan pemerintah dalam penyelenggaraan UN tahun ini . Nyatanya kebocoran telah terjadi di lapangan , hari ke 2 pelaksanaan UN tahun ini sudah banyak kunci jawaban yang beredar baik melaui SMS maupun BBM yang kebenarannya Nyaris 100 % . Bahkan banyak sekolah yang memfasilitasi hal tersebut sehingga karakter kejujuran peserta didik disekolah tersebut rusak dalam sekejap , maka sia-sialah pendidikan karakter yang telah ditanamkan kepada peserta didik selama 3 tahun belajar di lembaga pendidikan SMA . Penulis yakin sebenarnya pemerintah tahu hal tersebut , tapi rupanya tetap tutup mata dan telinga , karena seandainya semua jujur dan banyak terjadi kegagalan dalam pelaksanaan UN maka pejabat pemegang kewenangan terhadap penyelenggaan UN lah yang akan mendapat akibatnya secara langsung .

Sebagai pengamat dan yang langsung terjun dalam dunia pendidikan penulis merasakan bahwa sistem pendidikan saat ini jauh lebih buruk di banding masa orde baru . Hal itu penulis sampaikan bukan berarti penulis anti kemajuan dan perubahan , tapi realita dilapangan dalam penyelenggaraan UN yang ternyata justru banyak merusak karakter baik peserta didik . Jadi salah siapakah jika banyak peserta didik dan mahasiswa tawuran dan akhirnya setelah lulus kuliah - bekerja dan melakukan tindakan korupsi , kolusi dan nepotisme (KKN) ? Ternyata sebenarnya salahnya sistem pendidikan yang diterapkan saat ini , yang melahirkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab . Semua itu diawali saat pelaksanaan UN , banyak oknum di lembaga pendidikan membantu dan mendorong siswa untuk tidak jujur , karena takut dan kasihan kalau banyak peserta didiknya yang tidak lulus .

Mau jadi apakah nantinya negeri ini jika pemerintah tetap menutup mata hanya karena alasan politik dan eksistensinya sebagai pemegang kekuasaan dan kewenangan .

Siapakah sebenarnya yang seharusnya bertanggung jawab terhadap semua itu ??

Oh alangkah carut marutnya sistem penyelenggaraan pendidikan di negeri ini .

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Ogah Ditinggal Relawan …

Nurul | | 23 August 2014 | 17:17

Badan Pegal di Raja Ampat, Sentuh Saja …

Dhanang Dhave | | 23 August 2014 | 12:10

Gebrakan Trio Jokowi-AHOK-Abraham Samad = …

Den Bhaghoese | | 23 August 2014 | 11:37

“Pah, Sekarang Mamah Lebih Melek Politik …

Djoel | | 23 August 2014 | 18:00

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Pilpres: Beda Prabowo & Megawati …

Mania Telo | 6 jam lalu

Sikap Partai Demokrat Pasca Keputusan MK …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Gebrakan Trio Jokowi-AHOK-Abraham Samad = …

Den Bhaghoese | 9 jam lalu

Kerusuhan 21 Agustus 2014 | Jangan Cuma …

Opa Jappy | 10 jam lalu

Hasil Dari Ahok dan KPK Obrak-abrik UJI KIR …

Thomson Cyrus | 10 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: