Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Didi Riyadi

Inilah aku, si bodoh yang malang

Pesan Untuk Negeri

OPINI | 07 April 2013 | 21:50 Dibaca: 60   Komentar: 0   0

Ada apa dengan negeriku ini?

Para orang tua sibuk mengurus dirinya sendiri,berpolitik demi kepentingan kelompoknya, sibuk mencari kesalahan orang tua lainnya.

Pemudanya sibuk hura-hura, menghabiskan masa muda dengan senang-senang,dengan dogma “masa muda hanya sekali, tidak akan pernah kembali, jadi nikmatilah selagi bisa” yang di artikan sebagai kegiatan hura yang hanya mematikan akal. Lahirlah pemuda-pemuda yang kerjaanya “mabuk” pikiran, jiwa,mental dan segalanya yang mengakibatkan lahirnya budaya premanisme, hukum rimba, pikiran yang tidak jernih. Mau dibawa kemana Negara ini?

Anak-anaknya di manjakan, di penuhi segala inginnya, di didik sejak dini hidup dengan kehidupan hedonis, sehingga hilang kepekaan mereka terhadap realitas sosial yang terjadi di sekitar mereka.

Wahai ayahandaku, para pemegang kekuasaan di negeri ini, tidak cukupkah kondisi sekarang ini membuat kalian berhenti dari sekedar memperebutkan kekuasaan dan memperkaya diri? Duhai saudaraku, pemuda harapan negara di masa mendatang, mari memperkaya diri dengan ilmu dan amal, mari membangun integritas, membangun visi, masa depan negara ini ada di tangan kita. Kepada adindaku, belajarlah dengan giat, tumbuhkan rasa kepedulian terhadap teman sejawatmu.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Agnezmo Masuk Final Nominasi MTV EMA 2014, …

Sahroha Lumbanraja | | 16 September 2014 | 19:37

60 Penyelam Ikut Menanam Terumbu Karang di …

Kompas Video | | 16 September 2014 | 19:56

“Penjual” Perdamaian Aceh …

Ruslan Jusuf | | 16 September 2014 | 17:33

Musim Semi di Australia Ular Berkeliaran …

Tjiptadinata Effend... | | 16 September 2014 | 15:54

Ibu Rumah Tangga, Profesi atau Bukan? …

Mauliah Mulkin | | 16 September 2014 | 13:13


TRENDING ARTICLES

Ahokrasi, Tepat dan Harus untuk Jakarta …

Felix | 12 jam lalu

Norman K Jualan Bubur, Tampangnya Lebih Hepi …

Ilyani Sudardjat | 12 jam lalu

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 15 jam lalu

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 16 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Kalah 4-2, Persipura Masih Bisa Balas di …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Bahasa Menunjukkan Bangsa …

Alfarizi | 8 jam lalu

Hysteria …

Moch. Mishbachuddin | 8 jam lalu

Harga LPG 12Kg (NonSubsidi) Mencapai Harga …

Yulian Amalia | 8 jam lalu

Cesky Krumlov, Kota Cantik di Republik Ceko …

Mentari_elart | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: