Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Benarkah Paus Benediktus XVI Mengundurkan Diri Gara-gara Melihat Injil Kuno

OPINI | 02 March 2013 | 18:49 Dibaca: 8239   Komentar: 30   3

Kamis kemarin (28/2/2013), Paus XVI resmi mengudurkan diri (tribunnews.com). Paus yang telah mengabdi selama delapan tahun tersebut minggat meninggalkan gereja katolik roma yang kini kosong melompong tanpa bapa sang pemimpin umat.

Peristiwa ini tentu saja meninggalkan sejuta misteri. bukan saja bagi umat kristen ada khususnya, namun dunia pada umumnya. Pasalnya Ia merupakan Paus pertama yang mengundurkan diri dalam 600 tahun terakhir.

Situs the Huffington Post melaporkan, Selasa (12/2), menurut kantor berita Associated Press, Paus 85 tahun itu menyatakan secara resmi alasan pengunduran dirinya sebab masalah kesehatan. Namun, beberapa pihak mulai bertanya-tanya apakah skandal pelecehan seksual menjadi penyebab di balik pengunduran diri Paus.

Seperti yang dikutip dari merdeka.com, sebab paus mengundurkan diri, Awal Ferbuari lalu, seorang pejabat tinggi Vatikan, Kardinal William Levada, terbukti terlibat dalam merahasiakan kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan pemimpin gereja Katolik tsb.

Sementara sebuah sumber lain menyebutkan sisi lain yang menungkap misteri pengunduran diri sang Paus, yakni sebuah kitab injil kuno yang telah berusia 1500 tahun, yang ditemukan di turki pada 27 feb 2012 silam. fakta penemuan ini sontak membuat sang Paus ingin menyaksikan kebenaran berita, bawha isi injl kuno tsb adalah mengabarkan kedatangan nabi Muhammad SAW sebagai penerus risalah Isa (Yesus) di bumi.

Paus Benediktus XVI mengaku ingin melihat buku 1.500 tahun lalu. Sebagian orang memprediksi Injil ini adalah Injil Barnabas, yang telah disembunyikan oleh Turki selama 12 tahun terakhir.

Kini tepat setahun setelah bereita penemua injil kubno tsb, Paus benektus resmi lengser alias mengundurkan diri. apakah ada kaitan antara penemuan injil kuno dengan pengunduran diri sang paus. Masih menjadi sebuha mesteri yang tak tepecahkan!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Optimistis Melihat Produk Lokal dari Pasar …

Asri Alfa | | 22 October 2014 | 19:36

Happy Birthday Kompasiana …

Syukri Muhammad Syu... | | 22 October 2014 | 18:24

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Ngaku Kompasianer Langsung Diterima Kerja …

Novaly Rushans | | 22 October 2014 | 07:36

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Calon Menteri yang Gagal Lolos …

Mafruhin | 13 jam lalu

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 13 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 13 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 14 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Bidan Desa Tak Peduli, Nyawa Bayi …

Yohana Damayanti Ma... | 8 jam lalu

Judge …

Ayu Syahbana Surbak... | 8 jam lalu

Memilih Makanan Halal di Eropa …

Aries Setya | 8 jam lalu

Amplas …

Katedrarajawen | 9 jam lalu

Obama Dream atau Obama Nightmare ? …

Andi Firmansyah | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: