Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Heriyanto Rantelino

Mahasiswa Teknik Perkapalan Universitas Hasanuddin Makassar. Pemuda asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Youth Ambassador of Transmana, selengkapnya

Po’pok ,Hantu asal Tana Toraja (Mitos Toraja bagian 4)

REP | 12 February 2013 | 20:56 Dibaca: 2151   Komentar: 0   0

Po’pok adalah roh jahat yang memperalat manusia untuk menampakkan diri dalam melaksanakan keinginannya.Menurut orang,seseorang dapat mengidap po’pok atau po’pokan karena faktor keturunan,ketularan atau salah menggunakan guna-gunanya.Makhluk ini hanya muncul malam hari.Ketika hendak keluar,biasanya perutnya akan ditinggalkan di suatu tempat di bagian rumah. Kalau ada orang yang mau menjahatinya ,maka perut itu bisa dibumbuhi garam,cabe atau cuka sehingga orang po’pokan itu mati.

Po’pok melihat dari atas ,dari bawah kolong rumah dan melihat tembus hati orang terutama orang yang tidur terlentang.Wujudnya seperti manusia tetapi bersayap.Dia juga bisa berbentuk hewan seperti babi dan burung.

Po’pok ini memakan hati manusia,terutama orang yang tidur terlentang,memakan hati orang yang keadannya kritis/sakit keras, memakan buah-buahan,mengisap darah manusia dan hewan dan juga sebagai perantara antara bombo dan nenek moyang.Konon, kalau arwah seseorang tidak diterima di dunia Puya ( dunia akhirat) ,maka po’pok berusaha menyembuhkannya dengan mencarikan obat/jalan keluarnya.

Adapun cara menghindar dari hantu ini adalah

  • Melemparkan pinang agar menjadi manusia kembali,
  • Menghamburkan garam ke kolong rumah,ke halaman atau dapur
  • Disiram air panas
  • Menggantung pesangle /pesarrin ongkan ,sejenis sendok masakan, agar po’pok tidaj mendekat
  • Membawa Sualang
  • Dipukul sekali saja,karena lebih dari sekali maka ia tidak akan mati,bahkan sebaliknya akan membahayakan orang yang memukulnya

Referensi: Roh-roh dan kuasa gaib

BACA JUGA

JENIS JIMAT ALA TORAJA

BATITONG,ROH GAIB ASAL TORAJA

Salam Perubahan Pemuda Tana Toraja, Heriyanto Rantelino
Mahasiswa Universitas Hasanuddin Makassar
Facebook:   Heriyanto Rantelino
Twitter: @Ryan_Nebula
No: 085242441580

1366650424820653282


 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menengok Harga BBM dan Cara …

Tjiptadinata Effend... | | 28 August 2014 | 18:04

BBM Menguji Dua Kapasitas Kepemimpinan …

Jusman Dalle | | 28 August 2014 | 15:41

Foto Dicuri, Om Dedes Descodes Ngetop …

Widianto.h Didiet | | 28 August 2014 | 17:02

Masih Soal Final Piala Dunia 2014 …

Ahmad Khadafi | | 28 August 2014 | 16:28

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Mafia Migas dibalik Isyu BBM …

Hendra Budiman | 7 jam lalu

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 13 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 13 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 16 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Perbedaan antara Cinta dan Nafsu …

Fikri At Tamimy | 9 jam lalu

Protes; Tayangan Marsha and Bear …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Yang Janggal di Drama Korea …

Usi Saba Kota | 9 jam lalu

Florence: di Mana Bumi Dipijak di Situ …

Ifani | 9 jam lalu

Hitam Putih Kopi Hitam …

Ibnu Hasan Sadeli | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: