Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Hermoyo Ns

Dinamis. Dari satu kota ke kota lain Menulis apa yg dilihat

Tiwah, Upacara Adat Suku Dayak Kalteng

OPINI | 21 January 2013 | 04:38 Dibaca: 545   Komentar: 0   0

Tiwah adalah sebuah ritual upacara adat yg hanya ada di Kalimantan Tengah.
Terutama yg masih menganut agama Kaharingan yaitu agama asli leluhur suku dayak kalteng.
Tiwah menurut kepercayaan kaharingan dimaksudkan untuk mengantarkan roh orang tua atau kerabat yg sudah meninggal menuju lewu tatau (surga)
Untuk menghadap Ranying hatalla langit tuhan umat kaharingan
Ritual dimulai dari pengambilan tulang2 dari kuburan kerabat yg di tiwah, untuk kemudian di cuci dan di simpan dalam tempat yg dinamakan sandung
Pelaksanaan tiwah ini bisa makan waktu sampai 2 minggu.
Dan tiap hari di ramaikan dgn orang judi dan dadu gurak.
Warung2 berjajar.
Terutama malam hari akan terasa semakin meriah.
Mereka memotong babi dan ayam dlm jumlah besar untuk pesta.
Ritual Tiwah dipimpin oleh seorang Basir (tokoh agama kaharingan)
Pada acara puncak seekor kerbau di ikat di sapundu (balok tiang yg sdh di pahat) sebagai korban.
Unik nya kerbau ini di tombaki oleh semua anggota keluarga sebelum kemudian di potong.

By: syair kelana

Tags: warta opini

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Suasana Jalan Thamrin Jakarta Pagi Ini …

Teberatu | | 20 October 2014 | 08:00

Eks Petinggi GAM Soal Pemerintahan Jokowi …

Zulfikar Akbar | | 20 October 2014 | 07:46

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Harapan kepada SBY Lebih Besar Dibanding …

Eddy Mesakh | | 20 October 2014 | 09:48

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Ramalan Musni Umar Pak Jokowi RI 1 Jadi …

Musni Umar | 4 jam lalu

Jokowi Dilantik, Pendukungnya Dapat Apa? …

Ellen Maringka | 4 jam lalu

Ucapan “Makasih SBY “Jadi …

Febrialdi | 11 jam lalu

Jokowi (Berusaha) Melepaskan Diri dari …

Thamrin Dahlan | 18 jam lalu

Lebih Awal Satu Menit Tak Boleh Masuk Ruang …

Gaganawati | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Antara Sinetron dan Novelnya …

Mauliah Mulkin | 7 jam lalu

Keheningan Ceruk Airmata Ratu Ibu Bangkalan …

Husni Anshori | 7 jam lalu

[Cermin] Tentang Keimanan …

Achmad Yusuf | 7 jam lalu

Mengunjungi Candi Sukuh dan Candi Cetho di …

G T | 8 jam lalu

Televisi Raffi Ahmad Nagita Slavina …

Rahmat Derryawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: