Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Hermoyo Ns

Dinamis. Dari satu kota ke kota lain Menulis apa yg dilihat

Tiwah, Upacara Adat Suku Dayak Kalteng

OPINI | 21 January 2013 | 04:38 Dibaca: 555   Komentar: 0   0

Tiwah adalah sebuah ritual upacara adat yg hanya ada di Kalimantan Tengah.
Terutama yg masih menganut agama Kaharingan yaitu agama asli leluhur suku dayak kalteng.
Tiwah menurut kepercayaan kaharingan dimaksudkan untuk mengantarkan roh orang tua atau kerabat yg sudah meninggal menuju lewu tatau (surga)
Untuk menghadap Ranying hatalla langit tuhan umat kaharingan
Ritual dimulai dari pengambilan tulang2 dari kuburan kerabat yg di tiwah, untuk kemudian di cuci dan di simpan dalam tempat yg dinamakan sandung
Pelaksanaan tiwah ini bisa makan waktu sampai 2 minggu.
Dan tiap hari di ramaikan dgn orang judi dan dadu gurak.
Warung2 berjajar.
Terutama malam hari akan terasa semakin meriah.
Mereka memotong babi dan ayam dlm jumlah besar untuk pesta.
Ritual Tiwah dipimpin oleh seorang Basir (tokoh agama kaharingan)
Pada acara puncak seekor kerbau di ikat di sapundu (balok tiang yg sdh di pahat) sebagai korban.
Unik nya kerbau ini di tombaki oleh semua anggota keluarga sebelum kemudian di potong.

By: syair kelana

Tags: warta opini

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berkunjung ke Pabrik Coklat di Australia …

Roselina Tjiptadina... | | 31 March 2015 | 15:33

Untuk Jaya Suprana dari Kaum ‘Minoritas’ …

Meicky Shoreamanis ... | | 01 April 2015 | 08:26

[Blog&Photo Competition] Saatnya Non …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:48

Jangan Terlalu Sering Membersihkan Telinga …

Find Leilla | | 31 March 2015 | 16:43

[PDKT] Event Fiksi PDKT di Kompasiana …

Fiksiana Community | | 01 April 2015 | 16:57


TRENDING ARTICLES

Benarkah Ada Udang Dibalik Batu Terkait …

Af Yanda | 2 jam lalu

Syaiful Jamil, Koin untuk Car For Nassar, …

Andrea Dietricth | 4 jam lalu

Batu Akik Aceh Yang 20 Ton Sekarang Katanya …

Ifani | 6 jam lalu

Haji Lulung Cs Tidak Korupsi Dana UPS …

Abd. Ghofar Al Amin | 12 jam lalu

Menikmati 4 Gol Korea Selatan …

Hendro | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: