Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Syahbags

tampan dan sederhana,,,heheee

Kondangan: Antara Kemuliaan Silaturahmi, Sedekah, dan Paksaan Sosial

REP | 17 January 2013 | 05:56 Dibaca: 294   Komentar: 0   0

Kondangan, antara kemuliaan silaturahmi, sedekah dan paksaan social

Hatinya gundah gulana, resah gelisah, hutang sudah hamper jatuh tempo, piutang belum ada yang bayar, dagang sedang sepi, untuk kembali modal saja susah sekali, sedangkan undangan dari saudara yang hajatan sudah bertumpuk. Kondangan yang tiada henti-hentinya membuat dada semakin sesak, bukan karena ia tak mau kondangan, bukan karena dia tak mau silaturahmi, namun karena uang tidak terpegang. Paling tidak Rp.20.000 untuk sekali kondangan, jika tidak kondangan ia takut jadi gunjingan warga, jika kondangan dibawah standar takut terkenal “pelit/tidak pantas”, jika kondangan dituruti sesuai standar, utang bakal semakin menggunung,,,,, mau bagaimana lagi, wajahnya dipaksa ikhlas untuk tersenyum, kakinya dipaksa ikhlas untuk melangkah ke pesta hajatan yang Wah,,,tangannya dipaksa ikhlas memberikan amplop berisi uang Rp.20.000, uang yang cukup untuk membeli beras murah 3 Kg, untuk bertahan hidup dalam 4 hari, dimuka amplop tidak lupa ia tulis namanya “M.Sabri Sabarepol, Cikawung-Cintaratu”, ia tidak mau dituduh kalau kedatangannya hanya untuk makan saja, apalgi dituduh kondangan dengan amplop kosong,,,, Ia pun berharap, semoga suatu saat nanti, jika ia hajatan, orang-orang yang dikondanganinya tidak lupa kepadanya,,,,,

Inikah silaturahmi yang sebenarnya ?

Inikah sedekah yang sebenarnya ?

Inikah ikhlas yang sebenarnya ?

ditulis di lewobabakan-Tsm, kontrakan H.Musa

_syahbags_

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Airin Menjawab Kritik Kinerja [HUT ke-6 Kota …

Gapey Sandy | | 26 November 2014 | 07:09

Situ Bungur dalam “CMORE” (HUT …

Agung Han | | 26 November 2014 | 07:13

Waduh! Denda 5000€ Untuk Rumah Bercat …

Gaganawati | | 26 November 2014 | 19:06

The Hunger Games-Reality Show? …

Iwan Permadi | | 26 November 2014 | 17:39

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Maaf Anang, Aurel Tak Punya Suara dan Aura …

Arief Firhanusa | 7 jam lalu

“Tamatan Malaysia” Rata-rata Sakit Jiwa …

Pietro Netti | 7 jam lalu

“Operasi Intelejen” Berhasil …

Opa Jappy | 7 jam lalu

Golkar Perlu Belajar ke PKS …

Puspita Sari | 7 jam lalu

Ini Kata Menpora Terkait Gagalnya Timnas …

Djarwopapua | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Saya Dirayu Aguk, Sang Penulis Haji …

Wening Tyas Suminar | 7 jam lalu

Kisruh di Partai Golkar, KMP Pun Terancam …

Adjat R. Sudradjat | 7 jam lalu

Let’s Moving On …

Tonggo Nababan | 7 jam lalu

Indonesia: Tim Medioker Asia Tenggara …

Agung Buana | 8 jam lalu

Gen Bahasa …

Zakiyatul Muti'... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: