Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Katedrarajawen

"Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis" ______________________________ Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan selengkapnya

Ya Ampun, Kok Soal Keperawanan Mantan Pacar Disebar di Facebook?

OPINI | 04 January 2013 | 06:37 Dibaca: 4441   Komentar: 0   17

Sulit rasanya diterima akal sehat atas nama kebebasan, kemajuan jaman, dan hak, seseorang sesukanya melakukan apa saja di dunia maya. Walau itu harus melanggar etika dan merugikan orang lain. Kalau kita masih memiliki akal sehat tentu akan risih melakukannya!

#

Ada yang berpikir bahwa di Facebook bebas menulis status apapun. “Suka-suka saya dong mau nulis apa. Kamu pada gak usah usil deh!” Itu memang urusan pribadi. Kenapa kita mesti merasa tidak nyaman dan kebakaran jenggot?

Tidak heran di Facebook sekarang banyak status-status berisi ke-lebay-an seseorang. Sekaligus menjadikannya sebagai media untuk menumpahkan segala kekesalan dan amarah. Kalau buat gosip tidak usah dibilang lagi.

Misalnya menulis:

#Wui eek gue keras banget pagi ini, gara-gara kelamaan di WC gue telat berangkat kerja. Bisa kena kartu merah nih! Soalnya udah sering telat.

#Ane baru beli mobil baru nih plus punya bini baru di tahun yang baru, mantaaaaff! Serba baru…

#Mantan gua matere banget, mangkanya gua tinggal. Kalau gak bisa dibikin bangkrut.

#Untung sekaleee udah cerai dari suamiku yang gendut. Sekarang dapat yang perjaka. Hot banget…sampai 3 ronde semalam.

(Kurang lebay dan kurang sadis ya?)

Kita memang tidak perlu usil dengan status-status yang tanpa makna bagi kita. Tetapi kita masih bisa mengingatkan diri dan mereka yang belum terlanjur lebay dalam menulis status.

Bagaimana lebay-nya tidak berlebihan sampai menyebarkan masalah pribadi mantan suami/stri atau mantan pacar di status Facebook?

Seperti kejadian pagi ini. Ada sedikit keributan di area pabrik. Dimana ada seorang karyawan wanita yang tidak terima mantan pacarnya menyebarkan berita tentang dirinya sudah tidak perawan lagi.

Ya ampun, kok segitunya? Masalah keperawanan sampai diumbar di Facebook dan menjadi lelucon. Apa ketularan Aceng Fikri?

Terlepas tujuannya sekadar iseng atau memang berniat menjelekkan mantan pacarnya karena kecewa. Tentu tindakan ini selain merugikan mantan pacarnya pun merugikan dirinya. Membuka aib sendiri. Seperti yang sudah dialami Aceng, Bupati Garut.

Maunya gagah-gagahan malah kena batunya. Diprotes di sana-sini dan jabatan menjadi taruhan. Malunya ketahuan.

Sebab pasti ada yang bertanya,”Kok tahu kalau udah gak perawan?”

Padahal baru pacaran. Nah, loh?

Ketahuan buayanya.

Menjadi pembelajaran berharga untuk tidak timbul niat dan coba-coba menyebarkan hal-hal yang menyangkut pribadi seseorang di media atau jejaring sosial. Kalau tidak ingin timbul masalah dan berurusan dengan hukum.

Apa yang kita tulis akan banyak dilihat orang dan bisa meninggalkanjejak yang mungkin kelak akan kita sesali.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Baduy, Eksotisme Peradaban Ke XV yang Masih …

Ulul Rosyad | | 20 December 2014 | 23:21

Batita Bisa Belajar Bahasa Asing, …

Giri Lumakto | | 21 December 2014 | 00:34

Penulis Kok Dekil, Sih? …

Benny Rhamdani | | 20 December 2014 | 13:51

Bikin Pasar Apung di Pesing, Kenapa Tidak? …

Rahab Ganendra 2 | | 20 December 2014 | 20:04

Real Madrid Lengkapi Koleksi Gelar 2014 …

Choirul Huda | | 21 December 2014 | 04:22


TRENDING ARTICLES

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 21 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 23 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 24 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 20 December 2014 08:49

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 20 December 2014 07:59


Subscribe and Follow Kompasiana: