Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Aldiano Majid

Sesosok mahasiswa ilmu komunikasi UIN Sunan Kalijaga | Berjuang untuk meraih kesuksesan dengan cara yang selengkapnya

Kirab Budaya di Dusun Mejing, Gamping, Sleman

REP | 10 December 2012 | 08:25 Dibaca: 345   Komentar: 0   1

1355101957591219936

Minggu 9 Desember 2012, Seluruh warga dan seluruh elemen masyarakat  dusun mejing kelurahan Ambarketawang kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta disibukkan dengan acara Kirab dusun yang diadakan mulai pukul 13.00 WIB. Acara ini diikuti seluruh warga mejing lor, mejing kidul dan mejing wetan. Gamping, sebagai wilayah dan sebagai sejarah dimana pertama kali Kraton Yogyakarta dibangun memiliki beberapa warisan budaya. Dari hal ini lah warga Mejing sebagai salah satu dusun di kecamatan Gamping ikut melestarikan budaya yang juga ada di Kraton.

Setiap RT dari setiap mejing baik mejing lor, mejing wetan, mejing kidul wajib membuat barisan guna kirab atau pawai yang mementaskan pasukannya yang berupa macam kesenian daerah, hasil bumi, tokoh-tokoh dalam pewayangan atau cirri khas yang lainnya yang terdapat di desa tersebut. Kirab dusun ini bertujuan untuk menjaga kelestarian budaya daerah serta sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia yang diberikan  karena warga mejing tersebut dapat hasil panen bumi yang berkecukupan.

Acara ini dihadiri oleh pejabat desa setempat seperti dukuh, lurah dan camat setempat serta ketua RT dari setiap daerah yang turut serta bergabung dalam barisan kirabnya. Acara dimulai dari berkumpulnya semua warga Mejing di lapangan Mejing wetan bersama rombongan barisan masing-masing. Selanjutnya, acara dibuka mulai dari sambutan-sambutan dari para pejabat desa setempat dengan diakhiri pemotongan tumpeng oleh bapak Camat Gamping, Sleman.

1355102034295063751

Gunungan

Dengan pemotongan tumpeng tersebut, menandakan acara kirab dusun telah dimulai yang kemudian acara dilanjutkan keliling desa se-Mejing, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Acara kirab ini mendapat antusiasme warga sekitar yang sangat tinggi, sepanjang jalan mejing dipenuhi oleh warga yang ingin menyaksikan barisan kirab tersebut. Tidak hanya warga Gamping saja yang melihat acara tersebut, terdapat warga dari luar negeri  yang ikut melihat dan merasakan meriahnya acara kirab dusun tersebut.

1355102391368790807

Kesenian Jathilan

Acara tersebut juga dimanfaatkan oleh para pedagang yang ikut berjualan di sepanjang acara tersebut dijalankan, bahkan pedagang asongan pun ikut berjalan bersama barisan kirab yang lain utnuk menjajakan dagangan kepada barisan kirab yang sekiranya haus dan ingin membeli air mineral. Tidak sampai disitu saja, acara tersebut juga menyebabkan jalan raya sidoarum dibuat macet panjang karena panjangnya barisan kirab tersebut. Namun, para anggota polisi, tentara dan hansip sudah siap untuk mengatur jalanan tersebut agar acara tetap dapat berjalan dengan lancar.

1355102097276016987

Prajurit Kraton

Terdapat beberapa jenis barisan didalam kirab tersebut, ada yang menggunakan tema barisan Kraton Yogyakarta salah satunya barisan Lombok abang dari warga Mejing Lor. Selanjutnya ada barisan Naga dan Barongsai, ada juga barisan Reog Ponorogo, kemudian barisan Seni Jathilan, barisan ibi-ibu PKK yang didalam barisan tersebut semuanya adalah wanita, ada barisan rebana dan barisan anak-anak dan tak luput juga Andong khas dari warga Mejing, Ambarketawang serta barisan dengan alat kentongan yang merupakan warisan budaya karena merupakan alat komunikasi jaman dahulu yang digunakan untuk memberikan informasi kepada warga, barisan kentongan ini diiringi dengan tokoh pewayangan seperti semar, petruk dan gareng dari warga Mejing Wetan RT 02.

13551021931934827223

Maskot berupa Kentungan

13551023111769665504

Beberapa Tokoh Pewayangan

Semua barisan tersebut merupakan karya atau kesenian yang ada di daerah Mejing, Ambarketawang, Gamping, Sleman. Dengan diadakannya acara tersebut diharapkan seluruh warga se-Mejing mampu menjaga silaturahmi antar desa mengingat belakangan ini banyak kejadian perang antar desa yang menyebabkan kerusakan serta menyebabkan korban jiwa. Selain itu, acara ini juga untuk menjaga kelestarian budaya lokal dan memperkenalkan seni budaya yang terdapat di Mejing dengan menjujung tinggi komitmen bersama dengan menggelar acara Kirab dusun di Mejing demi kebaikan, kemjuan, kebersamaan serta mengundang para wisatawan untuk mengunjungi dusun Mejing, Ambarketawang, Gamping Sleman, Yogyakarta yang kaya akan budayanya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lebaran Sederhana ala TKI Qatar …

Sugeng Bralink | | 30 July 2014 | 22:22

Ternyata Kompasiana Juga Ada Dalam Bidikan …

Febrialdi | | 30 July 2014 | 04:30

Indonesia Termasuk Negara yang Tertinggal …

Syaiful W. Harahap | | 30 July 2014 | 14:23

Sultan Brunei Sambut Idul Fitri Adakan Open …

Tjiptadinata Effend... | | 30 July 2014 | 07:16

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


TRENDING ARTICLES

Jokowi Menipu Rakyat? …

Farn Maydian | 7 jam lalu

Gandhi-Martin Luther-Mandela = Prabowo? …

Gan Pradana | 9 jam lalu

Jokowi Hanya Dipilih 37,5% Rakyat (Bag. 2) …

Otto Von Bismarck | 11 jam lalu

Jokowi yang Menang, Saya yang Mendapat Kado …

Pak De Sakimun | 13 jam lalu

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda …

Evha Uaga | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: