Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Siti Miftachul Khasanah

saya adalah prbadi yang menyenangkan

Artikel Kebangsaan

OPINI | 31 October 2012 | 21:24 Dibaca: 1451   Komentar: 0   0

SATU BANGSA SATU NEGARA
Setiap warga negara Indonesia memiliki kedudukanhak dan kewajiban yang sama. Yang terpenting setiap orang haruslah terjamin  haknya untuk mendapatkan status kewarganegaraan. Tetapi pada saat yang sama, ada seseorang yang memiliki kewarganegaraan ganda. Karena hal itu diperlukan perjanjian antarnegara untuk menghindari status dwi-kewarganegaraan.
Indonesia adalah negara yang besar. Kaya akan suku, budaya, agama, bahasa,  kekayaan yang melimpah, dan memiliki ribuan pulau yang terbentang luas dan diiringi jumlah penduduk yang selalu bertambah. Hal tersebut bukanlah tolok ukur untuk melihat suatu bangsa. Seiring perjalanan waktu,  wawasan kebangsaan semakin memudar. Sehingga sering muncul konflik antarbangsa yang memicu perpecahan. Disinilah tampak peranan wawasan kebangsaan dalam menumbuhkembangkan cita-cita negara yang menamai dirinya sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam  persatuan dan kebersamaan dalam berkehidupan berkebangsaan Indonesia, terdapat dua aspek yang perlu diketahui dalam menerapkan konsep wawasan kebangsaan. Yaitu aspek moral dan aspek intelektual. Kedua aspek tersebut sangat penting  dan harus kita miliki sebagai warganegara Indonesia.
Wawasan kebangsaan dapat ditumbuhkan kepada setiap warga negara agar sama-sama memiliki rasa kebangsaan. Pertama, memberikan pengetahuan mendalam tentang wawasan kebangsaan ( rasa  nasionalisme ). Indonesia sebagai negara yang diikat oleh kesamaan fisik (seperti budaya, agama, dan bahasa) atau non-fisik (seperti keinginan, cita-cita dan tujuan). Hal ini berkaitan dengan usaha warga negara untuk bersatu. Kedua, ikut berperan dalam pembangunan yang sedang dilaksanakan. Dengan wawasan kebangsaan ini, bertujuan demi tercapainya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera sesuai dengan cita-cita Pancasila dan UUD 1945. Ketiga, berperan dalam menentukan bagaimana bangsa Indonesia menempatkan dirinya dalam tata cara berinteraksi dengan sesama bangsanya serta dalam pergaulan dengan bangsa-bangsa lain di dunia internasional. Hubungan interaksi yang baik akan menumbuhkan rasa persaudaraan dan solidaritas sehingga setiap permasalahan dapat dipecahkan dengan asas kekeluargaan demi mencapai perdamaian.
‘’ Atas Berkat Rohmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”.
Petikan diatas merupakan cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945. Upaya yang dilakukan untuk menumbuhkan wawasan kebangsaan adalah melakukan sosialisasi pendidikan seperti Guru/Dosen.  Sosialisasi dapat dilakukan seperti pengajaran di sekolah, seminar, mendatangkan narasumber dan lain-lain. Selain itu organisani masyarakat juga dapat turut serta dalam menumbuhkan wawasan kebangsaan.
Warga negara yang telah memiliki wawasan kebangsaan haruslah menularkan wawasan kebangsaannya kepada warga negara lain, agar tidak tumbuh konflik apapun.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 11 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 11 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 18 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Janji di Atas Pasir …

Pena Biruku | 8 jam lalu

Green In Peace ~ Indonesia Adalah Pertiwi …

Benyamin Siburian | 9 jam lalu

Meningkatkan Kinerja PLN untuk Masyarakat …

Sulhan Qumarudin | 9 jam lalu

Senandung Pahit Lili …

Rahab Ganendra | 9 jam lalu

Wakil Rakyat: Dimiliki Rakyat atau Memiliki …

Josua Kristofer | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: