Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Teguh Hardi

Freelancer menulis dan memotret agar dapur tetap ngebul

Cegah Tragedi Lampung dengan Asimilasi Sosial

HL | 30 October 2012 | 18:04 Dibaca: 2059   Komentar: 0   2

13516082161400523140

Ilustrasi/Admin (KAMPRET/Robjanuar)

Tragedi kekerasan antar warga kembali terjadi. Tidak tanggung-tanggung puluhan orang warga tewas akibat bentrok antara warga Desa Agom dan warga Desa Balinuraga. Menurut Kapolres Lampung Selatan, saat berada di Waypanji, Selasa (30/10), korban tewas tersebut empat orang di antaranya warga Kecamatan Kalianda akibat bentrokan hari pertama, Minggu (28/10), sedangkan dalam bentrokan pada hari kedua, Senin (29/10), korban tewas sebanyak 10 orang, warga dari Desa Balinuraga.

Kepala Kepolisian Resor Lampung Selatan AKB Tatar Nugroho memastikan, jumlah korban tewas akibat bentrokan antarwarga di Desa Balinuraga, Kecamatan Waypanji, Lampung Selatan sebanyak 14 orang.

Situasi terkini, ribuan warga dari Desa Agom dan beberapa kampung di sekitarnya sempat diungsikan ke Mapolres Lampung Selatan pada Senin (29/10) malam. Warga Desa Agom Kecamatan Kalianda diungsikan oleh petugas untuk menghindari adanya serangan balik massa dari Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji.

Berbagai isu tentang akan adanya penyerbuan balasan dari massa Desa Balinuraga semalam santer terdengar. Membuat suasana Kecamatan Kalianda dan Way Panji mencekam. Warga tidak berani keluar rumah.

Pagi ini kondisi wilayah Kecamatan Way Panji dan Desa Agom Kecamatan Kalianda masih tampak lengang. Sebagian warga masih belum berani beraktivitas sebab masih khawatir akan adanya bentrok susulan.

Rentetan kekerasan terus saja mendera di berbagai wilayah di Indonesia. Seakan negeri ini dikutuk dengan azab konflik horisontal. Jelas ada yang salah dengan sistem sosial kemasyarakatan kita. Toleransi, tenggang rasa dan saling menghormati sudah menjadi nilai usang yang tak lagi teguh dipegang oleh masyarakat kita.

Konflik di Lampung selatan itu sebenarnya bermula dari masalah sederhana di mana seorang gadis Agom sedang bersepeda di desa Balinuraga kemudian terjatuh. Berita itu berkembang, bahwa gadis itu terjatuh kemudian mengalami pelecehan seksual. Keluarga gadis yang tidak terima kemudian mendatangi pemuda Balinuraga yang dituduh telah berbuat tidak senonoh. Pemuda Balinuraga tidak mengaku. Lalu rumah pemuda itu di bakar.

Melihat konfigurasi sosial suku di pedesaan Lampung, desa-desa yang ada sangat kental ekslusivisme ke sukuannya. Desa Agom dihuni suku Lampung sementara Desa Balinuraga di dominasi suku Bali. Asimilasi warga kurang terbentuk sehingga ketika ada insiden kecil sentimen harga diri kesukuan dengan mudahnya terlukai. Asimilasi adalah proses sosial yang timbul bila ada golongan-golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, saling bergaul langsung secara internsif untuk waktu yang lama sehingga kebudayaan-kebudayaan tadi masing-masing berubah wujudnya menjadi kebudayaan campuran. Kondisi tak terbentuk di Lmapung dan inilah mengapa kasus gadis jatuh dari sepeda bisa berkembang menjadi konflik yang berdarah-darah.

Aparat kepolisian perlu menyadari hal ini agar konflik tidak memanas dan membawa sentimen kesukuan lebih dalam. Pemerintah daerah Lampung perlu memngupayakan penyelesaian konflik kedua desa dengan damai. Lebih lanjut upaya asimilasi antar desa harus gencar dilakukan dengan prakarsa Pemda untuk mencegah konflik serupa di masa depan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pelantikan Presiden Jokowi Menggema di …

Ely Yuliana | | 20 October 2014 | 20:18

Jokowi Jadi Cover Story Tabloid ChinaDaily …

Rahmat Hadi | | 20 October 2014 | 20:13

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15

Hampir Tertipu dengan ‘Ancaman’ Petugas …

Niko Simamora | | 20 October 2014 | 19:49

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Koran Malaysia Mengenai Jokowi …

Mustafa Kamal | 5 jam lalu

Indonesia Jadi Tuan Rumah Lagi di Piala AFF …

Djarwopapua | 7 jam lalu

BJ Habibie, Bernard, dan Iriana Bicara …

Opa Jappy | 12 jam lalu

Mie Instan vs Anak Kost (Think Before Eat) …

Drupadi Soeharso | 12 jam lalu

SBY Purna Tugas, Akun @SBYudhoyono Ikut …

Dody Kasman | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Pelantikan Jokowi, Antara Prabowo, Narsis …

Rahab Ganendra 2 | 7 jam lalu

Antusiasme WNI di Jenewa Atas Pelantikan …

Hedi Priamajar | 9 jam lalu

10 Tips untuk Komedian Pemula …

Odios Arminto | 10 jam lalu

Ekspresi Optimisme Indonesia dalam Pesta …

Suryani Amin | 10 jam lalu

Ahh, Setelah Euforia Ini, Aku Harus Bekerja …

Tjia Cn | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: