Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Apus-pasarpanas

Saya kompasianer udik! lagi belajar menulis dengan segala keterbatasan. Agar sedikit punya arti. Juga Owner Yahya selengkapnya

Jangan Kurbankan Pahala Qurban!

OPINI | 24 October 2012 | 12:21 Dibaca: 219   Komentar: 0   0

Ibadah Qurban adalah ibadah yang dilakukan oleh orang-orang yang mampu secara ekonomi, dengan menyembelih binatang ternak tertentu (kambing,domba,sapi,kerbau,unta,biri-biri,keledai)kemudian membagikan daging qurban kepada fakir miskin atau orang-orang yang tidak mampu, memakannya sebagian, dan menahan sebagian untuk dihadiahkan.

Tiap tahun di hari Idul Adha dan 3 hari setelahnya , banyak umat muslim melakukan ibadah qurban. Namun di berbagai tempat, dalam pembagian daging qurban sering bermasalah. Masalah yang kita anggap biasa, padahal masalah ini bisa mengurbankan pahala ibadah qurban kita, Antara lain:

1. Diperkotaan di saat pembagian daging qurban orang kaya sering memamerkan kekayaannya dengan mempertontonkan kemiskinan orang lain, dengan cara membagi daging qurban secara masal di satu tempat, yang sering menimbulkan kericuhan, kemudian berujung kecelakaan karena berdesakan. Dan bahkan kecalakaan menimbulkan kematian warga.

2. Membagikan SELURUH DAGING QURBAN ke kalangan fakir miskin saja, tanpa menyisakan sebagian untuk dimakan sendiri, dan juga untuk dihadiahkan kepada yang lain.

…maka makanlah darinya, dan beri makan orang-orang yang sangat fakir (Q.S al-Hajj:28). …maka makanlah darinya, dan beri makan orang yang berkecukupan dan orang yang meminta” (Q.S al-Hajj:36)..

3. Membagikan kepada seluruh warga sama rata, miskin kaya sama saja. Ini sering terjadi di pedesaan. Dimana penitia membagikan daging qurban ke seluruh warga sama rata, dan bahkan sebagian membaginya bedasarkan status sosial masyarakatnnya, misalnya memberikan daging qurban lebih banyak ke tokoh-tokoh masyarakat. Padahal yang paling banyak bagian seharusnya fakir miskin, dan sedikit ke warga masyarakat yang mampu.

4. menyimpannya lebih banyak untuk kosumsi kelurga orang yang berqurban dan membagikan sedikit saja untuk orang-orang miskin. Demekianlah beberapa masalah yang sering terjadi, namun sering kita anggap biasa, padahal bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan pahala kurban kita…

Wasalammu’alaikum wrwb.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 9 jam lalu

Benarkah Soimah Walk Out di IMB Akibat …

Teguh Hariawan | 10 jam lalu

Kisah Nyata “Orang Vietnam Jadi …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 15 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

V2 a.k.a Voynich Virus (Part 21) …

Ando Ajo | 9 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 11 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 11 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: