Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Empire_earth

Follow : @Madamphilosophy llllllllllllllllll Subjek yang tulisan nya sangat terpengaruh oleh tulisan-tulisan: Martin Heidegger, Jacques Derrida, selengkapnya

Mengapa terjadi Peperangan Antara Sunni dan Syi’ah?

OPINI | 29 August 2012 | 01:12 Dibaca: 6183   Komentar: 11   0

Baru-baru ini kita mendengar tentang konflik di sampang yang bertajuk friksi sekterian.. banyak orang yang berkata “sama-sama Islam kok berkelahi..bagaimana islam mau maju?” atau mungkin “Ini kan masalah furu(cabang) kenapa sih harus di besar-besarkan.. pada kali ini saya akan mencoba menjelaskan mengapa bisa terjadi friksi antara Sunni dan Syi’ah dengan membahas permasalahan akidah antara Sunni dan Syi’ah.. karena menurut saya hal ini bukan permasalahan yang mudah karena perbedaan antara Sunni dan Syi’ah memang sudah berbeda dalam tahap akidahnya..(sangat mendasar)


Rukun Islam dalam ajaran Sunni ada 5 (lima)


a) Syahadatain

b) As-Sholah

c) As-Shoum

d) Az-Zakah

e) Al-Haj


Rukun Islam dalam ajaran Syi’ah juga ada 5 (lima) akan tetapi berbeda


a) As-Sholah

b) As-Shoum

c) Az-Zakah

d) Al-Haj

e) Al wilayah



Rukun Iman dalam Islam Sunni ada 6 (enam)


a) Iman kepada Allah

b) Iman kepada Malaikat-malaikat Nya

c) Iman kepada Kitab-kitab Nya

d) Iman kepada Rasul Nya

e) Iman kepada Yaumil Akhir / hari kiamat

f) Iman kepada Qadar, baik-buruknya dari Allah.


Rukun Iman Syiah ada 5 (lima)


a) At-Tauhid

b) An Nubuwwah

c) Al Imamah

d) Al Adlu

e) Al Ma’ad


Syahadat dalam Islam Sunni


Dua kalimat syahadat”


Syahadat dalam Syi’ah


“Tiga kalimat syahadat, disamping Asyhadu an Laailaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, masih ditambah dengan menyebut dua belas imam-imam mereka.”



Dalam Ajaran Islam Sunni dilarang untuk mencaci para Sahabat nabi, akan tetapi menurut Syi’ah Mencaci-maki para sahabat tidak apa-apa bahkan Syiah berkeyakinan, bahwa para sahabat setelah Rasulullah SAW wafat, mereka menjadi murtad dan tinggal beberapa orang saja. Alasannya karena para sahabat membai’at  Sayyidina Abu Bakar sebagai Khalifah.


Menurut Ajaran Sunni Siti Aisyah istri Rasulullah sangat dihormati dan dicintai. Beliau adalah Ummul Mu’minin, sedangkan menurut ajaran Syi’ah Siti Aisyah dicaci-maki, difitnah, bahkan dikafirkan.


Menurut Ajaran Sunni Al-Qur’an yang sekarang ada pada kita adalah tetap orisinil, sedangkan menurut ajaran Syi’ah Al-Qur’an yang ada sekarang ini menurut pengakuan ulama Syiah tidak orisinil. Sudah dirubah oleh para sahabat (dikurangi dan ditambah).


Menurut Ajaran Sunni Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan Rasul Nya.

Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak taat kepada Allah dan Rasul Nya, sedangkan menurut ajaran Syi’ah Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang cinta kepada Imam Ali, walaupun orang tersebut tidak taat kepada Rasulullah. Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang memusuhi Imam Ali, walaupun orang tersebut taat kepada Rasulullah.


Menurut ajaran Sunni Dilarang untuk melakukan kawin Mut’ah.. kawin Mut’ah adalah kawin kontrak yang tidak memerlukan saksi dan lain2.. hanya persetujuan antara 2 individu yang berkepentingan. sedangkan, dalam ajaran Syi’ah Dianjurkan untuk melakukan mut’ah, bahkan berpahala jika melakukannya


Inilah perbedaan-perbedaan yang mendasar antara Islam Sunni dan Syi’ah… jadi jelaslah ini bukan permasalahan yang mudah, karena ini merupakan masalah mendasar dalam keyakinan masing-masing penganut nya..


Daftar pustaka :


http://albayyinat.net/jwb5tc.html

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Penjelajah Kuburan, Mencintai Indonesia …

Olive Bendon | | 23 October 2014 | 03:53

Batik Tanpa Pakem …

Agung Han | | 23 October 2014 | 07:31

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Putri Presiden Jokowi Ikut Tes CPNS, Salah …

Djarwopapua | | 23 October 2014 | 14:08

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 9 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 9 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 11 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 11 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Akankah Pemkot Solo Berani Menyatakan Tidak …

Agus Maryono | 7 jam lalu

Jokowi Bisa Tangkap Megawati..! …

Aqshaya | 7 jam lalu

Sisi Lain dari Film Drakula Untold …

Yunety Tarigan | 7 jam lalu

Hati-Hati Buka Usaha Dengan Sistem Sewa …

Abd. Ghofar Al Amin | 7 jam lalu

Penyanyi Spesialis Pesta Kawin Hasil Undian …

Riuh Rendah Cerita ... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: