Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Munif Alaska

Pengamat Sosial, Politik dan Budaya. Juga Penggiat Pemberdayaan kaum Urban dan Santri. Aktif di dunia selengkapnya

Awal dari Pemicu

OPINI | 16 August 2012 | 08:17 Dibaca: 52   Komentar: 0   0

Tujuan dari puasa ramadan itu adalah laallakum tattaqun (supaya kalian bertakwa). Menurut bahasa dan sastra Arab lafad tattaqun berpola kalimat Fiil mudori, dari ittaqa, yattaqi, yattaqiyani, tattaquna, yang mengandung halmustaqbal, tajaddud wal hudus, yang berarti aktif dan dinamis. Memang kalo di artikan kedalam bahasa indonesia simpel sekali yaitu bertakwa, tapi menurut bahasa dan sastra Arab pola kalimat nya itu adalah Present continous Tense danFuture Continous Tense. Sedang bertakwa, dan akan bertakwa.

Dengan berpuasa saat itu kita telah termasuk bertakwa, dan dengan berpuasa kita juga berpikir harus melakukan peningkatan kualitas ketakwaan, termasuk juga kualitas pemikiran didalamnya…

alladina yatafakkaruna fi kholqi samawati walardi, artinya orang-orang yang terus berpikir mengenai langit dan bumi, dan selalu memperbaharui berpikirnya, sehingga menghasilkan pemikiran yang baru, dan menemukan pemikiran baru. sehingga hasil dapat kita rasakan sekarang di tandai dengan kemajuan teknologi

yang jelas Awalnya Allah, dengan yatafakkaruuna fil kholqi sebagai pemicunya, memikirkan mahluk lainnya dan atau dengan memikirkan manusia lainnya, makaAllah akan memikirkan kita..

Dalam disiplin ilmu Filsafat Modern kita akan menemukan istilah Filsafat Eksistensialisme, yakni seorang manusia itu selama nya akan menjadi,dan menjadi. Yang jelas kan menjadi tua, ya terserah kita, kita yang menentukan, terus menjadi hamba Allah, atau terus menjadi hamba hawa nafsu. Dengan moment puasa ini mudah-mudahan kita menjadi hamba Allah yang bertakwa, dan terus menerus meningkatkan kualitas ketakwaan kita terhadap Allah…

wallahua’lam bishowab

subhanakallahumma astaghfiruka13450618572090086706

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 11 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 12 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 13 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 14 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 12 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 12 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 12 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 13 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: