Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Max Andrew Ohandi

Saya superhero kocok yang berprofesi sebagai Jurnalis Warga Facebook : Max Andrew & Newhope Twitter : selengkapnya

Kamis Putih Lalu Jumat Agung

REP | 05 April 2012 | 04:01 Dibaca: 393   Komentar: 0   0

Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: ” Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku! “

( 1 Korintus 11 : 25 )

5 April 2011-6 April 2011

Kamis putih-Jumat Agung

Istilah Paskah dalam bahasa-bahasa Latin biasanya diturunkan dari salah satu dari dua sumber: Paskha atau Pesakh dan Estre/Eostre atau Easter[25]. Dalam bahasa-bahasa Slavia, biasanya istilah yang digunakan memiliki arti “Hari Agung”.

Hari ini seluruh umat Nasrani merayakan yang namanya Paskah yang terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Hari Kebangkitan Yesus Kristus. Dalam Liturgi perayaan itu ada yang nama Perjamuan Tuhan atau sering disebut dengan Perjamuan Kudus.

Perjamuan Tuhan atau Perjamuan Kudus dilaksanakan umat Kristen berdasarkan “amanat Penetapan” Perjamuan Malam oleh Yesus. Ia berkata: “Perbuatlah ini sebagai tanda peringatan akan Aku” ( I Kor.11:25 ). Mengingat Yesus berarti tidak hanya mengingat pengorbananNya di kayu salib, melainkan juga perbuatanNya sebelum Ia di salibkan. Mengingat Dia, berarti mengingat karya yang luar biasa dan meneladani segala pola hidup dan tindakanNya di dunia.

Dalam  Firman Tuhan ( 1 Korintus 11 : 20 ) “Apabila kamu berkumpul, kamu bukanlah berkumpul untuk makan perjamuan Tuhan.”  Dan  ( 1 Korintus 11: 21 ) “ Sebab pada perjamuan itu tiap-tiap orang memakan dahulu makanannya sendiri, sehingga yang seorang lapar dan yang lain mabuk.” Dalam Firman Tuhan ini mempertegaskan bahwa Perjamuan Tuhan Tidak sama dengan perjamuan biasa. Dalam perjamuan biasa yang kita dapat lihat hanya keserakahan, kesombongan, ke sia-sia, tidak peduli terhadap orang lain.

Sedangkan makna dari Perjamuan Tuhan itu sendiri adalah Memecahkan roti dan membagikannya dapat berarti pula sebagai tindakan membagi dan menyalurkan berkat Allah. Roti dan Anggur melambangkan kehidupan. Sebab Roti dan Anggur mewakili segala kebutuhan primer manusia, yakni kebutuhan akan pangan. Pangan adalah salah satu dari sekian banyak berkat Allah. Disaat membagikannya, disaat itu pula Ia sedang memberikan perhatian terhadap kebutuhan manusia.

Mungkin kita sering melihat anak jalanan ngamen dan minta uang di saat kita makan di warteg atau warung makan, serta cafe pinggiran jalanan. ketika kita tanya ” kamu ngamen uang buat apa dek ? jawaban mereka dengan polos dan wajah memelas ” buat makan kak..” apa reaksi kita ? memberikan dia uang atau mengajakan dia makan bersama kita ? jawaban yang tepat adalah marilah dari sekarang kita dapat ajak anak jalanan tersebut makan bersama kita. Kalau uang kita tidak cukup buat makan bersama dia.Ide saya kita dapat membelikan sesuatu dalam bentuk makan ringan yang sehat dan bergizi meskipun murah. seperti Roti, Buah pisang terkadang ada di warteg, ataupun biskut itu lebih baik buat Anak-anak Jalanan tersebut.

bagi Teman-teman  ada gerakan berbagi makanan Sehat seperti Susu, Biskut, dan buah-buah untuk adik-adik kita dijalan. Dapat  hubung saya dengan nomor telepon 021-97749223 ^.^  ” Senang Tentunya Kita Berbagi”

Selamat Paskah Bagi umat Nasrani ^.^

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Pengalaman Jadi Pengamen Pada 1968 – 2013 …

Mas Ukik | | 23 April 2014 | 21:14

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 18 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 20 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 20 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 21 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: