Artikel

Firela

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Cowok Cantik yang 100% Jantan!

Berapa Banyak Uang Dihabiskan Anak Sekolah yang Gaul


OPINI | 23 February 2012 | 16:34 Dibaca: 133   Komentar: 7   Nihil

Pernah sesekali nongkrong di KFC, karena sedang ada uang berlebih sedikit di kantong ini. Di dalam, Sendirian aku duduk di pojok ruangan berasap rokok, setelah menyantap paket super besar 1 dengan lahab. Di ujung mataku tampak 5 anak gadis ABG berpakaian seragam sedang asik bercengrama. Diantara mereka sesekali menelpon, kelihatannya mereka sedang menunggu seseorang.

“Citssss”, suara mobil Sedan Honda City parkir tepat didepan kaca Ruangan tempat aku duduk. Aku agak terkejut dan melihat orang yang keluar dari mobil sedan tersebut adalah seorang anak lelaki yang berseragam sama dengan anak yang ada di dalam.

Terkejut aku bukan terkejut oleh suara rem mobil itu, tapi terkejut melihat anak tadi (A) yang saya rasa belum bisa mencari uang, tapi bisa punya mobil segitu mewah. Rasa terkejut ini belum dirasa cukup, setelah melihat mereka bertemu.

A langsung mengeluarkan iPad keluaran terbaru yang mengkilap. Silau mata ini melihat tingkahnya, sangat borjuis, dan tergolong pergaulan kelas Sosialita. iPad tersebut dibiarkan saja tergeletak diatas meja, tidak takut kena air atau kena saus. Aku saja ngeri melihat benda cantik itu, (kalau-kalau jatuh kebawah dan pecah). A cuek saja, tidak peduli dengan benda yang dikeluarkannya tadi.

“plakkk”. Benar dugaanku, iPad itu jatuh. Tergopoh-gopoh A membungkuk mengambil iPadnya tersebut, diperiksanya secara singkat lalu lanjut ngobrol bersama anak-anak gadis tersebut.

Pikirku untuk apa dia mengeluarkan benda tersebut kalau tidak digunakan, mending disimpan saja didalam mobilnya yang mewahnya. Mungkin perkiraanku si A itu hanya untuk bergaya saja didepan cewek-cewek, karena telah punya barang keluaran terbaru.

Setelah lama kuamati gerak-gerik mereka ini, aku pun hendak beranjak pergi. Tapi, langkahku terhenti karena mereka juga akan beranjak pergi juga. Kupelankan langkahku untuk melihat selanjutnya.

Di luar si A membujuk mereka untuk gabung ke mobilnya. Namun mereka menolak, karena alasan mobil si A tidak cukup muat untuk berlima. Namun tetap saja si A memaksa, dan akhirnya, salah satu dari mereka ikut si A untuk naik ke mobilnya. Sedangkan yang lain, menuju ke arah sebuah mobil minibus, bermerk honda CRV.

Aku lalu menepok jidat. Kali ini aku menyerah, aku yang tua bangka begini, dikalahkan oleh anak ingusan yang berseragam sekolah. Anak ABG yang kurasa belum bisa mencari uang dan belum tahu akan keringat kesusahan, namun sudah punya mobil berharga ratusan juta.

Aku menduga, (untuk menghilangkan rasa gundah ini), kalau mobil tersebut adalah kepunyaan orang tuanya. Mereka bisa saja meminjam, atau memang bisa saja diberikan orang tua mereka, untuk memperlancar anaknya kesekolah, atau uang orang tuanya sudah terlalu banyak, sehingga susah menghabiskannya, dibelikanlah anaknya mobil mewah.

Ya bisa saja itu terjadi, toh, yang namanya orang tua pasti menyayangi anaknya, mereka tidak mau anaknya jadi susah naik angkot atau bus yang sesak. Belum lagi banyak pemberitaan di media soal pencabulan di angkot dan bus. Bisa jadi itu menjadi salah satu faktor orang tua, untuk membelikan anaknya mobil. Tanggung mobil yang murah, sekalian aja yang mahal. Toh uang mereka banyak, peduli amat BBM mau naik atau tidak.


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: