Artikel

Sosbud

Feliana

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

I can only say how I feel now-grateful to be on my own.

Jelang Imlek, Rental Pacar Diminati Jomblo-ers Cina


HL | 21 January 2012 | 21:10 Dibaca: 1231   Komentar: 39   4 dari 4 Kompasianer menilai aktual

1327166524167581402

ilustrasi/admin(shutterstock.com)

Tahun Baru Imlek 2563 atau Lunar New Year tinggal beberapa hari lagi. Warga Cina dan keturunan pasti udah nyiapin segala atribut untuk menyambut Tahun Baru, mulai dari beli baju baru, sepatu baru, potongan rambut baru, dan hal yang baru-baru lainnya. Kalau kita lihat di kawasan pecinan, klenteng, sampai mal-mal besar semua uda rame sama pernak-pernik merah menyala. Sebagai warga keturunan Cina, saya pun selalu excited menyambut perayaan Tahun Baru Imlek. Dapet angpao gitu, siapa yang nggak excited coba?

Terlepas dari keceriaan menyambut Tahun Baru Imlek, ternyata ada lho sebagian warga di Cina yang nggak antusias dalam menyambut Tahun Baru, terlebih bagi mereka cewe-cewe single. Kenapa? Soalnya pas Tahun Baru, biasanya mereka bakal mudik ke kampung halaman dan harus memperkenalkan pacarnya ke keluarga dan kerabat di kampung. Nah, bagi mereka yang belum punya pacar (jomblo-ers) hal tersebut jadi tekanan tersendiri. Apalagi pihak keluarga yang udah sering menanyakan keberadaan si pacar dan meminta untuk segera menikah, makin besarlah tekanan si jomblo-ers.

Banyak yang bilang, kalau orang Cina itu otaknya selalu bisnis dan dagang. Dan bener aja, rental pacar pun dijadiin bisnis. Bagi mereka yang jomblo, mereka bisa menyewa seorang pacar secara online. Lewat situs belanja online di internet seperti taobao.com, misalnya mereka bisa memilih pasangan mana yang cocok untuk dijadiin kekasih “gelap”nya selama liburan Tahun Baru.

1327154030804108468

Gambar: www.english.sina.com

Nggak hanya cowok, cewek pun juga bisa disewa untuk jadi kekasih. Kalau kata disini, taobao.com menyediakan 716 kekasih cowok dan 1495 kekasih cewek yang bisa disewa. Tinggal dipilih deh tuh mau yang tinggi, pendek, kurus, gemuk, semuanya ada. Untuk tarif sewanya pun berbeda-beda. Hal ini tergantung dari penampilan, perilaku, pendidikan, dan latar belakang orang yang akan disewa. Ada yang 100-500 Yuan per hari (Rp 150-Rp 750 ribu), ada juga yang sampe 1500 Yuan (Rp 2,2 juta) per harinya. Tarif tersebut di luar transportasi dan penginapan dan biasanya dibutuhkan tambahan tarif untuk hal tersebut.

Bagi para cowok dan cewek yang disewa, tentu punya aturan yang harus disepakati keduanya. Misalnya si cowok yang disewa nggak mau menyetir mobil, minum alkohol sewajarnya, dan nggak boleh terlalu mesra, hanya sebatas pelukan dan pegangan tangan, tanpa ciuman dan tidur di kasur yang sama. Ini semua tergantung dari kesepakatan yang telah mereka buat sebelumnya. Konsekuensinya, si penyewa pun harus menuruti keinginan kekasih sementaranya itu.

Seperti yang dikatakan disini, mereka yang menggunakan jasa rental pacar rata-rata berumur 23-28 tahun dan sudah bekerja. Karena keasyikan kerja, mereka jadi lupa buat nyari pasangan hidup. Padahal orang tua udah mendesak dirinya buat cepet-cepet nikah. Karena nggak mau bikin orang tuanya kecewa, mereka pun akhirnya menyewa kekasih sementara.  Lagipula, kalau di kampung, cewek di atas 25 tahun dan belum punya pacar, pasti bakal jadi omongan tetangga. Supaya nama baik keluarga nggak tercoreng, makanya mereka bela-belain deh untuk sewa di rental pacar.

Mereka yang menggunakan jasa rental pacar ini mengaku walaupun mereka berbohong pada orang tua, setidaknya orang tua mereka nggak lagi menanyakan pasangannya dan nggak mendesak supaya cepet-cepet nikah. Dan itu sangat menguntungkan buat mereka karena nggak meresa tertekan lagi. Ya asal pinter-pinter akting aja deh ya biar nggak ketauan bohongnya.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: