Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Ketakutan Barat akan Jumlah Umat Muslim di Dunia

OPINI | 29 December 2011 | 04:08 Dibaca: 3996   Komentar: 17   0

Dunia sedang berubah, kebudayaan global, anak-anak kita mewarisi kebudayaan yang sangat berbeda dibandingkan saat ini. berikut ini akan saya paparkan sedikit mengenai perubahan demografi pada dunia.

berdasarkan penelitian, untuk menjaga sebuah kebudayaan lebih dari 25 tahun, maka harus ada angka kelahiran anak lebih dari 2.11 anak perkeluarga. jika kurang, maka kebudayaan tersebut akan mengalami kemunduran. menurut penelitian, belum ada kebudayaan yang mengalami kemunduran lebih dari angka kelahiran 2.11 anak perkeluarga. angka kelahiran 1.3 tidak mungkin membalikkan keadaan kemunduran kebudayaan. karena membutuhkan 80-100 tahun untuk mengembalikan kebudaayaan tersebut dan tak ada potensi perekonomian yang cukup besar untuk membantu pemulihannya.

jika 2 pasang orang tua memiliki masing-masing 1 orang anak, jumlah mereka adalah setengah dari jumlah kedua orang tua mereka. jika anak tersebut memiliki 1 orang anak, maka keturunannya hanya seperempat cucu dari kakek nenek mereka. jika hanya 1 juta bayi lahir pada tahun 2006, maka akan sulit untuk mendapatkan angka 2 juta orang dewasa pada tahun 2026. karena jumlah populasinya menyusut maka begitu juga dengan kebudayaan ya.

pada tahun 2007, angka kelahiran di Prancis 1.8, inggris 1.6, yunani 1.3, jerman 1,3, italy 1.2, dan spanyol 1,1. di seluruh negara kesatuan eropa, angka kelahiran mendekati 1.38. menurut penelitian sejarah, angka tersebut tak akan mampu menopang kebudayaan mereka, dalam beberapa tahun, eropa akan lenyap peradabannya. populasi di eropa tak akan menyusut. mengapa ? imigrasi. imigrasi islam.

menurut pertumbuhan populasi di eropa semenjak 1990, 90% nya adalah imigrasi Islam. Prancis 1.8 anak perkeluarga, islam 8.1 anak perkeluarga. di bagian selatan prancis, salah satu populasi terpadat gereja di dunia, kini di sana ada lebih banyak masjid dari pada jumlah gerejanya. 30% anak usia 20 dan lebih muda adalah orang islam. dan jumlah tersebut telah berkembang hingga 45% di kota-kota tertentu. pada tahun 2027, 1 dari 5 orang di Prancis adalah orang Muslim.

hanya dalam kurun 39 tahun, Prancis akan menjadi Republik Islam. dalam 30 tahun terakhir, populasi muslim di Inggris meningkat dari 82000 jiwa menjadi 2.5 juta jiwa. meningkat 30 kali lipat. ada lebih dari seribu mesjid sebagian besarnya berasal dari gereja. di Belanda, 50% dari kelahiran baru adalah muslim dan dalam kurun waktu 15 tahun setengah dari populasi Belanda akan menjadi muslim.  di Rusia, lebih dari 23 juta adalah muslim yaitu 1 dari 5 orang rusia. 40% tentara di Rusia akan menjadi muslim hanya dalam beberapa tahun yang singkat.

sekarang ini di Belgia, 25% dari populasi nya dan 50% dari seluruh kelahiran baru adalah muslim. pemerintah Belgia telah menyatakan bahwa 1/3 anak dari Belgia akan terlahir dalam keadaan muslim hanya dalam waktu 17 tahun. di Jerman, hal pertama yang yang harus diperbincangkan adalah pernyataan baru-baru ini dari pemerintah Jerman yang menyatakan

“the fail in the (German) population can no longer be stopped. it’s downward spiral is no longer reversible …

it will be a moslem state by the year 2050.”

“there are signs that Allah will grant victory to Islam in Europe without swords, without guns. we don’t ┬áneed terrorists. we don’t need homicide bombers. the 50+ million Muslims (in Europe) will turn into a Muslim continent within a few decades.”

Moammar Ghadafy.

saat ini ada 52 juta muslim di Eropa. pemerintah jerman mengatakan bahwa jumlah tersebut akan meningkat menjadi 104 juta jiwa pada beberapa tahun ke depan. sam dengan sebelumnya. saat ini angka kelahiran di Kanada adalah 1.6, berada 4 level lebih rendah dari angka yang dibutuhkan untuk menopang kebudayaan. dan Islam adalah agama yang paling pesat angka perkembangannya. antara tahun 2001 - 2006, populasi di Kanada meningkat menjadi 1.6 juta jiwa. 1.2 nya adalah imigrasi. di AS, angka kelahiran mereka saat ini adalah 1.6. dengan imigrasi dari bangsa latin, angka kelahirannya meningkat menjadi 2.11, angka yang cukup untuk menopang kebudayaan.

pada tahun 1970, ada 100.000 muslim di AS. kini ada lebih dari 9 juta. dunia sedang berubah.

SAATNYA UNTUK BANGKIT

beberapa tahun lalu, sebuah pertemuan 24 organisasi islam di selenggarakan di Chicago. catatan dari pertemuan itu memberi penjelasan kepada kita kalau mereka ingin mengislamisasi Amerika melalui Jurnalisme, pendidikan, politik, dll.

“we must prepare ourselves for the reality that in 30 years there will be 50 million muslim livin in America”

Dunia yang kita tinggali bukanlah untuk anak cucu kita. sebuah gereja katholik mengatakan kalau jumlah umat islam akan melampaui jumlah penganut mereka. dan kajian-kajian ilmiah menyimpulkan bahwa dalam waktu 5-7 tahun, Islam akan menjadi agama yang mendominasi di Dunia.

sebagai umat yang peduli, kita harus siap mengahadapi perubahan dan ikut berkontribusi serta melakukan upaya nyata untuk bangkit dan menyebar pesan suci kepada saudara-saudara kita.

SEMANGAT BERKONTRIBUSI …..

dilansir dari berbagai sumber

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sambut Sunrise Dari Puncak Gunung Mahawu …

Tri Lokon | | 28 July 2014 | 13:14

Pengalaman Adventure Taklukkan Ketakutan …

Tjiptadinata Effend... | | 28 July 2014 | 19:20

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 8 jam lalu

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 9 jam lalu

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 10 jam lalu

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 13 jam lalu

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: