Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Ahmad Ardan

,,,,, Scripta manent verba volant ,,,, Seorang terpelajar sudah harus adil sejak dalam pikiran apalagi dalam selengkapnya

Berikan Aku 5 Pemuda, Maka Aku akan Membuat Boyband

OPINI | 27 December 2011 | 10:56 Dibaca: 261   Komentar: 5   1

Berikan Aku 5 Pemuda, Maka Aku akan Membuat Boyband
Kritik atas peran pemuda masa kini

Oleh : Muh Fardan*

Judul tulisan ini terinspirasi dari salah seorang sahabat saya. Suatu hari saya membuka facebook, disitu saya sangat tertarik dengan status yang ditulis oleh kawan saya Muh. Fadhil yang kira- kira seperti ini, “berikan aku 5 pemuda, akan kujadikan boyband”.

Menarik sekali status facebook seorang kawan ini, saya langsung teringat dengat sosok Ir. Soekarno pada zaman perjuangan kemerdekaaan.  Beliau pernah menyampaikan dengan lantangnya bahwa “ Berikan aku 10 pemuda, maka aku akan mengguncangkan dunia”.

Kalau kita melihat perjuangan para pemuda yang hidup pada masa kemerdekaan. Bagaimana mereka berjuang untuk meraih kemerdekaan dengan mengusir para penjajah dari bumi ibu pertiwi ini. Dan juga bagaimana perjuangan pemuda/mahasiswa tahun 1966, kemudian perjuangan pemuda pada tragedi Malari 1974 dan yang terakhir bagaimana peran pemuda/ mahasiswa tahun 1998 dalam menumbangkan rezim Soeharto dan membangun reformasi.

Akan tetapi zaman telah berubah, tentunya zaman kemerdekaan berbeda dengan sekarang. Sebagai generasi muda kita perlu menyadari apa peran kita sebagai generasi penerus. Kalau kita membandingkan generasi muda pada masa kemerdekaan dengan masa sekarang sungguh sangatlah berbeda. Seperti status facebook kawan saya tadi, kita melihat bahwa tren anak muda zaman sekarang yang cenderung mengikuti arus tanpa punya sandaran.

Melihat kecenderungan budaya dari luar yang gemar akan boyband/girlband malah ikut-ikutan menjadikan tren. Kita melihat sehari-hari di setiap stasiun televisi banyak bermunculan boyband/girlband seperti jamur di musim hujan. Akan tetapi para pemuda ini seakan melupakan perannya sebagai generasi penerus, yang hanya sibuk dengan dunia hedonisme dan hura-hura. Mereka lupa peran sentralnya sebagai generasi penerus bangsa yang nantinya akan menjadi pemimpin kelak.

Senada dengan itu Dr. Yudi Crisnandi menyatakan “ adalah tanggung jawab sejarah generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk terus berjuang memperbaiki nasib bangsanya. Sebagian besar rakyat kita adalah masyarakat yang belum bebas dari kebodohan dan kemiskinan, dipundak mahasiswalah mereka menaruh harapan akan masa depan anak-anaknya agar hidup lebih baik dimasa akan datang”[1].

Apa yang kita harapkan dari generasi muda sungguh sangatlah besar. Akan tetapi apabila masa tanam yang demikian tidak dipupuk dengan semangat untuk berjuang dan terus maju. Hanya dihiasi dengan kesenangan dan sikap hedonis dari kalangan pemuda, tentunya kita tidak bisa berharap banyak. Dan masa panennya juga tidak akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pembangunan karakter bangsa.

Oleh karena itu, saya hanya ingin mengingatkan kepada kawan-kawan generasi pemuda untuk menyadari perannya sebagai generasi pelanjut dan mengambil peran yang urgen dalam berbagai lini kehidupan masyarakat ,,,,,,

AYO BANGKIT !!!!!

Makassar, 27/12/11
*Mahasiswa UIN Alauddin Makassar.

[1]Dr. Yuddi Crisnandi, Beyond Parlemen. 2008 hal 117.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Pileg] Pertarungan antar “Kontraktor …

Syukri Muhammad Syu... | | 23 April 2014 | 22:57

Sebenarnya, Berapa Sih Jumlah Caleg Gagal di …

Politik 14 | | 23 April 2014 | 14:46

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Salah Kasih Uang, Teller Bank Menangis di …

Jonatan Sara | 8 jam lalu

Hotman Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 20 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 22 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 22 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: