Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Katedrarajawen

"Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis" ______________________________ Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan selengkapnya

Malas Pacaran, Enakan Fesbukan!

OPINI | 14 August 2011 | 21:53 Dibaca: 462   Komentar: 19   1

Suatu sore pada Sabtu hari, dua gadis remaja terlihat asyik dalam pembicaraan dan ini yang sempat terekam.

“May, gue mau cabut dulu ya. Cowok gue mau jemput ajak ke pesta temannya ulang tahun. Loe gak punya cowok lagi?”

“Kalo gue sih udah malas pacaran, Din. Udah malas disakitin. Cowok-cowok mau enaknya, setelah itu ditinggal. Enakan fesbukan aja di kamar atau di kafe sendirian. Lebih asyik dan hepi kok, Din!”

Gimana sih loe, May? Enakan pacaran sama cowok yang kelihatanlah. Mesranya berasa gimana gitu. Pasti loe juga tahu, kan!? Kalau cuma chatting-chatingan di dunia maya mana berasa sensasinya?! Payah loe!”

Gak juga loh, Din! Malah gue nikmatin banget berselancar di internet. Asyik punya. Bikin gue bisa ketawa dan hepi!”

“Ya udah deh, gue duluan! Selamat berfesbukan nanti malam ama cowok-cowok virtualmu.”
#
Malas pacaran dan enakan fesbukan! Masa sih?
Bisa saja, masing-masing orang memiliki kesenangan.
Pada jaman kemajuan teknologi internet sekarang ini telah lahir sebuah dunia yang tak kalah ramai dengan dunia nyata. Dunia maya atau virtual orang-orang menyebutnya.

Saya yakin tidak sedikit remaja sekarang ini yang lebih asyik bercumbu ria atau menghabiskan waktunya di dunia maya. Setiap hari lebih memilih berinteraksi di dunia ini bersama teman-teman baik yang yang sudah dikenal maupun yang masih belum dikenal secara nyata dari berbagai belahan dunia.

Bila sudah begitu, bisa lupa waktu untuk makan dan mandi, karena hanya duduk di depan komputer atau laptop banyak hal yang bisa dilakukan dan menjelajahi dunia. Biayanya murah meriah lagi.

Tapi kalau sampai malas pacaran, saya kira, dunia maya atau berfesbuk ria hanyalah sebagai pelarian saja. Kalau untuk remaja yang normal, mana tahan kalau sampai tidak pacaran?

Malahan tidak sedikit manusia yang memanfaatkan kegiatan fesbukan untuk mencari pasangan dijadikan pacar pada dunia nyata.

Namun kalau dipikir-pikir apa yang dikatakan si gadis yang dipanggil May, bahwa ia lebih memilih fesbukan daripada pacaran di dunia nyata, mungkin juga terjadi pada kita.

Daripada susah payah lebih asyik berpacaran atau berselingkuh di dunia maya saja. Gampang, aman, dan hemat biaya namun memberikan sensasi tersendiri.
Bagaimana ini???!

Pada saat dunia semakin maju dan teknologi menguasai manusia, seharusnya manusia bisa lebih bersikap bijak menghadapinya, namun justru terjerumus ke dalamnya. Kalau sudah begitu, apa jadinya dunia dan kata Tuhan?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Usul Mengatasi Kemacetan dengan “Kiss …

Isk_harun | | 21 September 2014 | 17:45

Menuju Era Pembelajaran Digital, Ini Pesan …

Nisa | | 21 September 2014 | 22:44

RUU Pilkada, Polemik Duel Kepentingan (Seri …

Prima Sp Vardhana | | 21 September 2014 | 23:11

Cerita Unik 470 Kata, Seluruh Kata Diawali …

Saut Donatus | | 22 September 2014 | 07:54

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 6 jam lalu

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 11 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 15 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 15 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: