Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Dr.hilman Puradiredja

Mengkuti perkembangan Indonesia,mencintai Indonesia.Senang mempelajari seluruh Agama.Humanis.

Penyebab Islam di Eropa /Jerman Bertambah Secara Pesat?

REP | 31 July 2011 | 06:39 Dibaca: 4798   Komentar: 3   0

Penulis bukan anti Islam dan bukan penganut Kristen, hanya ingin menerangkan kebenaran yang terjadi di Eropa , husunya Jerman, karena penulis sudah lebih dari 47 tahun hidup di Jerman dan merasa punya sedikit pengetahuan dan pengalaman.

Di Surat Kabar Indonesia diberitakan bahwa penganut Umat Islam di Eropah, di Jerman melonjat sangat cepat.Sekarang dimana mana di Eropa ada penganut Islam.Satu satunya Agama di Jerman dimana penganutnya bertambah banyak secara cepat.Juga di Kompas ada penulis yang memberitakan kenaikan penganut Islam di Jerman yang sangat cepat.

Apakah berita ini benar ?

Memang dibenarkan bahwa penganut Islam di Jerman walaupun ini hanya satu perkiraan atau hanya dugaan dari mulai tahun 1961 sampai sekarang semakin banyak.

Berapa jumlah penganut Agama di Jerman secara tepat tidak mungkin dihitung ( Religionsosiologe Niels Friedrichs von der Uni Münster), karena banyak faktor faktor yang tidak memungkinkan penghitungan secara tepat, salah satunya, bahwa di Jerman hanya yang beragama Kristen Protestan dan Katolik yang tercatat, karena yang masuk Agama ini tercatat sebagai pembayar pajak gereja.Banyak yang beragama Kristen yang tidak masuk kesatu kegerejaan, ini juga tidak tercatat dan Agama lain hanya bisa diduga yaitu berdasarkan dari kebangsaannya.

Kaum Islam di Indonesia, memberikan komentar betapa hebatnya Agama Islam sehingga penyebaran ke Eropa hususnya ke Jerman sangat pesat, sepertinya banyak orang Eropah menjadi umat Islam,ini berarti satu bukti bahwa Islam adalah Agama yang bisa diterima untuk manusia dimana sajah.Apakah ini benar ?

Kenapa tiba tiba banyak umat Islam di Eropah, terutama di Jerman ?

Di Jerman sendiri atau di Eropa dengan semakin banyaknya umat Islam ini menjadikan problem besar, karena banyak yang tidak bersedia untuk berintergrasi dengan kehidupan, budaya disini.Penulis tekankan banyak, karena banyak juga yang berintergrasi, bahkan banyak yang menjadi warga negara Jerman( 1,6 juta ).

Masyarakat Jerman bukannya simpati tetapi antipati dengan bertambah banyaknya umat Islam, karena banyak mau tinggal disini, tetapi maunya menggunakan syariah hukum Islam sebagai pegangan kehidupannya, dan ini banyak berlawanan dengan hukum Jerman.Ini salah satu kenapa banya penyokong sayap extrim kanan.

Masyarakat Jerman kebanyakan berpendapat :Kami tidak berhalangan menerima mereka, tetapi kalau mereka tidak mau berintrigasi dan tidak mau menerima hukum yang berlaku disini, silahkan pergi sajah dari negara Jerman, tidak ada seorangpun yang mau menahannya.

Apakah bertambahnya umat Islam itu karena banyak orang Jerman yang menjadi penganut Islam ?

Untuk menjawab pertranyaan ini harus mempelajari dari asal mulanya umat Islam datang ke Jerman dan perkembangan selanjtunya.

Dibawah ini dilihat perkembangan Agama Agama di Jerman dari mulai tahun 1950 sampai 2010.

Entwicklung der Religionszugehörigkeiten
von 1950 bis 2008

in % der Gesamtbevölkerung

Konfession

Jahr

evangelisch

katholisch

ohne Konfession

muslimisch1

andere

1950 (nur Westdeutschland)

50,6

45,8

**

**

3,6

1961 (nur Westdeutschland)

51,1

45,5

**

**

3,5

1970 (nur Westdeutschland)

49,0

44,6

3,9

1,3

1,2

1987 (nur Westdeutschland)

41,6

42,9

11,4

2,7

1,2

1990

36,9

35,4

22,4

3,7

1,6

2003

31,3

31,3

31,8

3,9

1,7

2004

31,0

31,1

32,3

3,9

1,7

2005

30,8

31,0

32,5

3,9

1,8

2008

29,9

30,0

34,1

3,9

1,8

2010 (HR)

29,7

29,9

34,6

4,4

1,7

Quelle: fowid[1] ** = nicht separat aufgelistet

Dilihat dari Grafik biru dimana umat Islam di Jerman dibandingkan dengan Agama lain secara cepat naik setiap tahun ( G.Taxacher / Forschungsgruppe Weltanschaungen in Deutschland ).

Di Grafik terlihat tahun 1950 sampai 1961 sama sekali hampir tidak ada umat Islam di Jerman dan setelah itu tiba tiba di Jerman ada 1,3 juta umat Islam , yaitu di Jerman barat. Dan sejak itu umat Islam yang hidup di Jerman makin banyak.

Kenapa tiba tiba banyak umat Islam di Jerman.Ini berhubungan dengan perkembangan Ekonomi Jerman yang sangat pesat yang dinamakan Economic miracle.Dengan cepatnya perkembangan ekonomi ini, Jerman memerlukan banyak tenaga kerja .Tampa tenaga asing Jerman tidak bisa bertahan atau memajukan teruis perekonomian.Oleh karena banyak umat Islam dari Turki yang dinamakan Gastarbeiter datang ke Jerman.Mereka ini adalah pekerja kasar yang pada umumnya kurang atau tidak berpendidikan.

Pendatang sebagai Tenaga Asing dari Turki 1961

Tahun 1960 ribuan pendatang yang dinamakan Gstarbeiter dari Turki

Kejadian lain lagi yaitu tahun 1986 dimana terjadinya kerusuhan kerusuhan di negara negara Islam, seperti Kurde/ Turki, Iran, Afganistan,Irak,Palestina, Pakistan,Kasovo, Bosnia , dimana ribuan pelarian dari negara Islam datang ke Jerman, sejak itu mereka tidak pulang lagi ke negaranya.

Ahir tahun 2010 karean kerusuhan di Tunisia,Suriah, Maroko,Jemen, Mesir dan Libia juga ribuan umat Islam datang lagi ke Jerman

Kenapa Jerman mau sajah menerima mereka walaupun Agama dan Kebudayaan berlainan dan menjadikan masalah , karena mereka ini tidak mau berintergrasi dengan kebudayaan Jerman.

Karena Jerman punya UUD dasar yang mengatakan bahwa Jerman harus melindungi semua bangsa yang dinegaranya karena politik ditindas atau hidupnya berbahaya.

Ini menjadi Problem besar karena banyak yang datang yang dianggap suaka palsu atau pembohong.

Pengungsian dari Negara Islam yang datang melalui Itali ke Jerman

Pengungsian dari negara Arab Islam 1986




Pengungsian dari negara Islam Afrika utara.


Pelarian Umat Islam dari Pakistan

Pelarian Umat Islam dari Pakistan

Pelarian umat Islam dari Afaganistan

Die Entwicklung der Asylantragszahlen seit 1985

Zeitraum

Asylanträge

1985

83567

1986

99.650

1987

57.379

1988

103.076

1989

121.316

1990

193.063

1991

256.112

1992

438.191

1993

322.599

1994

127.210

Zeitraum

Gesamtzahl

Erstanträge

Folgeanträge

1995

166.951

1996

149.193

1997

151.700

1998

143.429

1999

138.319

Summe

Seluruhnya 1784476 orang yang datang dari negara Islam sebagai pengungsi yaitu dari Iran, Irak, Asfaganistan,Suriah.Jerman ndibanding bdengan negara lainnya seperti USA(928.209),Inggris (405589),Belanda 289.896). Perancis(267332),Swiss(236654) dan Sweden (233.823) adalah yang bpaling banyak

(Bundesamt für die Anerkennung ausländischer Flüchtlinge ).

Ini baru statistik sampai tahun 1999 , dan selanjutnya pendatang yang cari suaka di Jerman semakain banyak.

Tahun 2010 dan awal 2011 ribuan Pelarian yang minta suaka di Jerman yaitu dari Iran, Mazedonia dan Afrika utara.Peminta suaka dari negara ini menanjak sampai 50 % (Migration Recht Net ):

Jadi kalau dilihat dari jumlah pengungsian yang beragama Islam , bisa menerangkan kenapa penganut Islam kelihatannya semakin banyak.

Kalau dilihat dari jumlah prosennya makin terlihat bahwa penganut Islam seperti yang makin menanjak dibanding Agama lain.Tetapi bukan disebabkan bahwa banyak orang Jerman yang menjadi umat Islam tetapi kartena setiap tahun penduduk Jerman asli makin sedikit ( Kekurangan Kelahiran) dan banyaknya penganut Kristen yang keluar dari Gereja( karena pajak gereja yang tinggi).

Jadi secara jelasnya dalam Statistik semakin banyaknya penganut Islam bukan karena banyak yang masuk menjadi umat Islam, tetapi karena banyaknya pendatang umat Islam yang mencari perlindungan di Jerman, karena di negaranya tidak aman ( mencari suaka ). Jumlah umat Islam ini hanya dugaan, perkiraan,hanya dikirakan menurut kebangsaannya, karena di Jerman hanya yang masuk gereja jumlahnya terdaftar.Pertanyaan apakah ada orang Jerman yang menjadi pengaut Islam? Jawabnya ada , yaitu banyak yang melalui perkawinan.Penulis tidak menerangkan golongan atau orang Jerman yang mana yang ada segelincir menjadi penganut Islam.

Kenapa hampi semua umat Islam dari daerah Turki/Kurde, Irak, Iran, Suriah, Pakistan, Afganistan maunya ke Jerman , mungkin karena Jerman selain mempunyai ekonomi yang kuat juga punya UUD harus melindungi setiap manusia , bangsa apapun , kalau lari dari negaranya, karena di negaranya ditindas atau hidupnya berbahaya.

Penulis bukan anti Islam, bukan yang beragama Kristen , seorang yang menghormati semua Penganut Agama yang percaya bahwa Tuhan itu satu, yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang menjalankan petunjuk Tuhan untuk menjadi manusia yang baik, humanis,welas asih,tidak serakah,tidak membenci dan berdendam,tidak melakukan kekasaran.

Selamat berpuasa semoga kita semua dikasihi Allah SWT.

Salam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sejoli Penghuni Pulau Cengkeh (Cangke) …

Asri Salam | | 22 October 2014 | 13:56

Happy Birthday Kompasiana …

Syukri Muhammad Syu... | | 22 October 2014 | 18:24

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Geliat Predator Seks di Medsos …

Muhammad Armand | | 22 October 2014 | 14:12

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Calon Menteri yang Gagal Lolos …

Mafruhin | 11 jam lalu

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 11 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 11 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 12 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Andaikan Tak Ada Qurban …

Giyat Yunianto | 7 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal ? …

Goezfadli | 7 jam lalu

Kasus Kekerasan Terhadap Anak, Buah dari …

Ade Faulina | 7 jam lalu

#TerimaKasihSBY …

Bagus Eka Putra | 8 jam lalu

Jalangkung dan Rejeki …

Arif Meftah Hidayat | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: