Artikel

Dwi Setyaningsih

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

orang biasa yang sedang belajar mengungkap rasa..

Kendal Carnival 2011


REP | 28 July 2011 | 20:07 Dibaca: 195   Komentar: 10   Nihil

Kendal Carnival tanggal 28 Juli 2011 dengan tagline “Pelangi Mutu Manikam” dilaksanakan bersamaan dengan hari jadi kota Kendal yang ke 406. Pada tahun ini, masyarakat kota Kendal disuguhi tontonan yang tidak seperti biasanya. Kendal Carnival mengusung tema kebangkitan seni dan budaya daerah khas Kendal, khususnya batik dan kesenian tradisional. Dalam kegiatan kali ini juga diperkenalkan logo baru Kabupaten Kendal. Logo baru ini diharapkan mampu membawa kota Kendal ke arah kemajuan dalam segala bidang.

Kendal Carnival dibuka dengan Drumb band Gita Kencana MTs Negeri Brangsong Kendal, diikuti oleh Pasukan Pembawa Bendera dan Lambang Negara Garuda Pancasila serta Gambar Presiden dan Wakil Presiden.

Di belakang Pasukan Pembawa Bendera Pasukan Prajurit yang mengawal Bupati Kendal, dr. Hj. Widya Kandi Susanti, MM. didampingi oleh Wakil Bupati, H. M. Mustamsikin. Bupati nampak cantik dan anggun duduk di atas Kereta Kencana mengenakan pakaian kebesaran Senopati berwarna merah. Sementara Wakil Bupati mengenakan pakaian kebesaran keraton berwarna hitam.

Kereta kencana Bupati diikuti Pasukan Prajurit berkuda. Di belakangnya ada punokawan dan para dayang (mbok mban) yang setia mengikuti Bupati beserta Pasukan Prajurit Srikandi.

Rombongan selanjutnya adalah para penari cilik, diikuti rombongan Karabat Karaton Wewengkon Kendal yang menampilkan pasangan pengantin dalam pakaian daerah khas kota Kendal.

Selanjutnya adalah Kelompok Pesisir yang menampilkan aneka hasil laut dalam rupa-rupa dandanan yang cantik dan menawan, ada bermacam ikan dan putri duyung.

Rombongan berikutnya Kelompok Hasil Bumi yang juga menampilkan aneka hasil bumi, buah dan sayuran dalam rupa-rupa tampilan desain yang cantik menawan.

Di belakangnya mengikuti Kelompok Pelestarian Budaya. Dalam kelompok ini ditampilkan desain batik yang membalut para seniman seniwati dalam pakaian kesenian Warok dan Wayang Orang.

Usai rombongan Kelompok Pesisir, Hasil Bumi dan Pelestarian Budaya dibelakangnya menyusul rombongan perwakilan kecamatan se Kabupaten Kendal. Penampilan pertama adalah Kecamatan Kaliwungu Selatan dengan Pendidik PAUD yang berpakaian desain batik dan rumbai-rumbai dengan riasan wajah dan penutup kepala berhias bulu-bulu indah. Para ibu-ibu pendidik PAUD ini menampilkan tari kreasi baru dengan iringan lagu daerah “Cublak-cublak suweng”.

Tampilan berikutnya dari kecamatan Kaliwungu adalah Drumb Blek, yaitu semacam drumb band yang menggunakan blek dan drum bekas sebagai alat musiknya. Penampilan kelompok ini tidak kalah menarik perhatian yaitu ala badut dengan hidung merah. Pada awalnya kelompok Drumb Blek ini adalah sekelompok pemuda yang ngangklang (membangunkan orang sahur di bulan puasa), tetapi berlanjut dengan profesional menjadi grup andalan dalam setiap karnaval terutama di kota santri Kaliwungu.

Penampilan Kecamatan-kecamatan berikutnya didominasi oleh Jaran Kepang dan Barongan. Kesenian tradisional ini memang sudah mendarah daging di masyarakat dan mendapat tempat tersendiri dalam setiap perayaan karnaval.

Demikian sedikit reportase dari Kendal Carnival 2011, berikut sajian gambar-gambarnya.

13118575051423449861

1311857985673565557

13118581361010590904

1311858272245131799

1311858377869926253

1311858795322831830


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: