Artikel

Noni Nandini

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Lahir di Jakarta, tumbuh di Kalimantan Timur, kuliah di Yogyakarta dan Solo, kerja di Jakarta.....(Koes Plus banget yah....) hobi membaca, menulis, nonton tv dan film, berenang dan koleksi. Tertarik dengan diving (khususnya untuk hura-hura walaupun sudah kursus diving beberapa kali), sailing (walaupun kalau ikutan regatta dapet bobbi price terus), Jepang, Korea, Manga, Dorama, Film Korea dan Jepang, cerita detektif, misteri, dokumenter dan travelling (walaupun masih sebatas pulang kampung dan sekitar Jakarta).

Dicu’ekin Anak-anak…


OPINI | 26 July 2011 | 22:43 Dibaca: 45   Komentar: 2   Nihil

Minggu sore…..

Saya membuka pintu gerbang rumah karena mau pergi ke kantor.  Tiba-tiba ada seorang anak laki-laki berumur 11 tahun menendang kasar pot bunga yang ada di depan rumah saya.

Saya (dengan nada baik-baik) : “Dek, tolong dong jangan nendang pot bunga di rumah orang lain.  Itu kan pot bunga punya saya”.

Anak laki-laki (dengan wajah tak merasa bersalah) : “Gak tau sih”

Saya (dengan nada mulai meninggi namun masih dengan berusaha menahan emosi) : “Masa sih gak tau??  Kan kamu udah gede seharusnya kamu tau pot bunga itu ada di rumah orang bukan di rumah kamu jadi pot bunga itu punya orang….yah jangan ditendang……..”

Anak laki-laki itu sambil memasang muka lempeng tidak merasa bersalah berjalan meninggalkan saya.

Saya (mulai emosi dan ngomel sendiri) : “Tuh anak dididik apa sih sama orang tuanya???  Udah salah bukannya minta maaf malah gue dicu’ekin.  Emang jaman sekarang gak diajarin apa yah untuk menghormati hak milik orang lain….nyebelin….”


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: