Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Dwi Setyaningsih

orang biasa yang sedang belajar mengungkap rasa..

Karnaval 2011

REP | 22 July 2011 | 05:54 Dibaca: 570   Komentar: 13   4

Pesta rakyat yang senantiasa dinanti setiap bulan Agustus adalah Karnaval atau dikenal juga dengan sebutan Pawai Agustusan. Pawai ini biasanya berlangsung sangat meriah, baik peserta maupun penonton semua antusias tanpa peduli cuaca panas menyengat.

Di tahun 2011 ini, di mana bulan Agustus bertepatan dengan bulan Ramadhan, Pawai Karnaval Agustusan dilaksanakan di bulan Juli. Pemkab. Kendal menjadwalkan tanggal 28 Juli 2011 sebagai hari pelaksanaan Karnaval, sementara pemerintah Kec. Kaliwungu melaksanakan 1 minggu sebelumnya, yaitu tanggal 20 Agustus 2011.

Dalam menyambut Karnaval ini, sekolah-sekolah dari jenjang Kelompok Bermain sampai SMA yang ada di wilayah kec. Kaliwungu turut memeriahkan dengan gegap gempita. Para peserta rela berdandan dan menghias ubo rampe perlengkapan mereka dari pagi untuk menampilkan yang terbaik kepada para penonton.

Warga masyarakat selaku penontonpun tak kalah antusias dalam menyambut Karnaval ini. Dari pelosok desa mereka datang berduyun-duyun memadati sepanjang jalan rute Karnaval yaitu dari Asrama Brimob, Jalan Boja, Pasar Sore, Jalan Raya Kaliwungu sampai finish di Pertigaan Sekopek. Untunglah ada jalur Arteri sebagai alternatif bagi kendaraan dari kota Semarang yang akan menuju ke kota Kendal, sehingga terhindar dari kemacetan.

Berkah Karnaval juga dirasakan oleh para pedagang yang mremo, terutama penjual es. Pop Ice yang biasanya seharga 1500 rupiah sampai 2000 rupiah dijual seharga 2500 rupiah. Pun es teh dalam plastik yang biasanya 1000 rupiah naik harga menjadi 2.500 rupiah. Begitupun pembeli tetap rela antre.

131131372921344035Mobil dari Puskesmas siap dengan perlengkapan P3K

1311313576594754416Drum band yang selalu hadir mewarnai Karnaval

13113140331326157617Sepeda hias dengan peserta siswa SD

1311312884476382493Barongan Kampung

13113129961590926405SMP Muga Kaliwungu

Sekolah Berbasis Multiple Intelegences

1311313198633131538Anak TK dalam mobil hias

13113133511110404285Usai Karnaval

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

5 Kompasianer Beropini tentang Paspampres …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 15:41

Keuntungan-Keuntungan dari Kasus Florence …

Andreas Ab | | 02 September 2014 | 12:43

Yohanes Surya Intan yang Terabaikan …

Alobatnic | | 02 September 2014 | 10:24

Menyaksikan Sinta Obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | | 02 September 2014 | 12:19

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 6 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 7 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 9 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Agung Laksono Lanjutkan Warisan Kedokteran …

Agung Laksono Berka... | 8 jam lalu

Mengenal Bunga Nasional Berbagai Negara di …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Cemburu Bukan Represent Cinta …

Diana Wardani | 9 jam lalu

“Account Suspended @Kompasiana Diburu …

Tarjo Binangun | 9 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: