Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Fitri Yenti

Carnegien | Amateur Writer| Kontributor Utama TripAdvisor.com | Love Travelling

Cantik Itu Adalah

OPINI | 19 May 2011 | 03:42 Dibaca: 243   Komentar: 3   1

Menurut versi saya ada beberapa pengertian cantik yaitu senyum yang tulus, jadilah diri sendiri, berwawasan luas dan selalu bersyukur pada tuhan.

Senyum yang tulus merupakan hal yang sangat berarti bagi keseharian kita. Dale Carnegie dalam bukunya How To Win Friends and Influence People menempatkan Senyum dalam Prinsip Nomor Lima untuk kita menjadi seorang pribadi yang hangat. Dengan tersenyum membuat aura kecantikan kita terbuka dengan begitu indahnya. Wanita yang cantik bak model kaliber internasional bila ia menunjukakn wajah murung, cemberut dan uring-uringan tidak akan terpancar kecantikannya sedikitpun. Yang ada orang akan malas berdekat-dekatan dengan wanita seperti itu. Selain itu senyum adalah ibadah yang sangat mudah dilakukan dan bisa merubah suasana. Misalnya ketika kita datang ke kantor ucapkan lah salam dan tersenyumlah dengan tulus setiap harinya. Saya yakin teman-teman di kantor kita akan merasakan suasana yang positif dan menyenangkan setiap hari.

Jadilah diri sendiri itu penting. Karena dengan menjadi diri sendiri, artinya kita berupaya untuk memaksimalkan kemampuan, dan skill yang kita miliki. Karena hanya kita yang bisa mengenali diri kita sendiri. Orang lain mengenal kita tidak seperti diri kita mengenali diri kita. Menjadi diri sendiri membuat kita memiliki fondasi atau dasar menjadi pribadi yang kuat. Secara fisik kita mengenali diri kita sendiri seperti tinggi badan, berat badan, warna rambut, bentuk wajah. Dan kita juga yang bisa menyesuaikan jenis pakaian dan aksesoris yang ingin kita kenakan. Tetapi selain fisik, ada juga hal-hal non fisik yang menyertai kita. Misalnya sifat, watak, kebiasaan, dan kepribadian kita. Setiap kita tidak terlepas dari kekurangan dan kelebihan, namun janganlah kita membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain dan janganlah kita menyesalinya. Lebih baik maksimalkan kelebihan atau potensi yang ada dalam diri kita untuk mengurangi kekurangan yang kita miliki. Selain itu yang bagus untuk kita lakukan adalah mengevalusi diri dan menghargai diri sendiri. Misalnya bagaimana cara bicara dan berpakaian kita, bagaimana sifat dan karakter kita. Jika kita merasakan kekurangan di satu sisi maka kita harus berusaha membenahinya. Mintalah bantuan orang lain yang mengenal kita untuk mengevaluasi diri. Jadi kita akan mendapatkan penilaian objektif terhadap diri kita dan mendapatkan masukan yang berharga terntang proses pengembangan diri.

Dalam era globalisasi sekarang ini sepertinya wanita mutlak memiliki wawasana luas dalam hal apapun. Teknologi semakin canggih dan ilmu semakin berkembang, jika kita tidak berusaha mendapatkan wawasan dan pengetahuan apapun pasti kita akan ketinggalan. Ketinggalan dalam hal informasi, ketinggalan dalam ebrbagai hal yang up to date. Tunjukkan bahwa kita sebagai seorang wanita tidak hanya membicarakan shopping dan fashion melulu. Tapi kita penting juga memiliki wawasan luas dalam hal politik, ekonomi, bahkan mengenai kehidupan alam kita. Karena itu akan menjadi value added bagi seorang wanita yang cantik. Di era modernisasi dan teknologi sekarang ini tidak sulit menjadikan kita seorang yang berwawasan luas. Kita bisa membaca buku, baik di toko buku, perpustakaan ataupun rumah kita. Zaman yang canggih sekarang kitapun tidak perlu repot-repot lagi mencari buku, banyak buku ditawarkan secara on line di internet, bahkan kita pun bisa menggunakan e-book. E- book untuk wanita yang sibuk ataupun wanita karir sangat mudah didapatkan, kita tinggal mencari dan mengunduh e-book tersebut di internet. Dan kita bisa langsung menikmati isi buku tersebut. Berbagai media cetak seperti Majalah, Koran, atau Bulletin pun bisa menjadi ajang bagi kita untuk mendapatkan wawasan yang luas. Bahkan Majalah dan Koran tersebut pun sudah ada dalam versi elektroniknya yang biasa kita sebut e-paper. Jadi bukan hal yang sulit bagi kita untuk menambah pengetahuan dan wawasan kita sebagai wanita sekarang ini. Bahkan ada pepatah yang mengatakan bahwa orang yang menguasai dunia, adalah oaring yang menguasai informasi. Saya yakin wanita-wanita cantik Indonesiapun ingin menguasai dunia.

Last but not least menurut saya seorang wanita cantik harus selalu bersyukur terhadap segala yang diberikan oleh tuhan. Menjadi makhluk yang selalu bersyukur memang tidak gampang, tapi hari-hari kita akan selalu indah jika kita bersyukur terhadap hal-hal kecil yang kita bisa terima hari demi hari. Bayangkan jika matahari yang bersinar itu cahayanya harus kita beli, wah pasti harganya sangat mahal sekali. Jadi bersyukurlah terhadap matahari yang selalu bersinar di pagi hari melalui jendela rumah kita. Atau terkadang kita diberi hujan tapi malah mengeluh. Padahal bila hujan itu tidak turun, pasti negara kita akan kering dan kekurangan air. Ada beberapa ciri menjadi orang yang bersyukur, yaitu mengakui dan menyadari bahwa tuhan telah memberinya nikmati, menyebut nikmat-nikmat yang diberikan tuhan, dan menunjukkan rasa syukur dengan selalu taat kepada tuhan. Bersyukur terhadap tuhanpun menjadi salah satu cara untuk mengurangi gejala stress kita. Melalui buku How To Win Friends and Influence People Dale Carnegie mengatakan bahwa hitunglah berkat-berkatmu bukan musibah-musibahmu. Jadi jika kita memiliki masalah, janganlah terus-menerus meratapi masalah kita, tapi baiknya kita menemukan solusinya dan menyadari masih banyak berkah lain yang kita dapatkan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selintas Mengenang Taufik H Mihardja …

Dwiki Setiyawan | | 27 August 2014 | 15:21

Bledug Kuwu, Fenomena Langka Alam Indonesia …

Agoeng Widodo | | 27 August 2014 | 15:18

Ini yang Harus Dilakukan Kalau BBM Naik …

Pical Gadi | | 27 August 2014 | 14:55

Cinta dalam Kereta ( Love in The Train ) …

Y.airy | | 26 August 2014 | 20:59

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Boni Hargens cs, Relawan atau Buruh Politik …

Munir A.s | 12 jam lalu

Pak Jokowi, Buka Hubungan Diplomatik dengan …

Ninoy N Karundeng | 13 jam lalu

Persaingan Para Istri Bersuamikan WNA …

Usi Saba Kota | 13 jam lalu

“Tuhan, Mengapa Saya Kaya?” …

Enny Soepardjono | 14 jam lalu

DPRD Jakarta Belum Keluar Keringat, tapi …

Febrialdi | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: