Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Maini Anggita

nothing special of me

Halimatun Naik Sampan ke Sekolah

REP | 14 May 2011 | 08:25 Dibaca: 109   Komentar: 5   0

Satu-satunya dan hanya ada di Belawan. Tepatnya di Kampung Nelayan Seberang. Kampung Nelayan Seberang adalah pemukiman yang dihuni oleh kaum nelayan. Sebab posisi wilayah ini terletak di daerah pesisir. Di Kampung Nelayan Seberang terdapat dua kecamatan yakni, Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang dan Kecamatan Medan Belawan.

Ada satu hal menarik bila mengunjungi perkampungan ini. Yakni untuk tiba di Kampung Nelayan Seberang kita harus menyeberang naik boat atau sampan. Sampan dan boat adalah angkutan utama di kampung ini. Bila tidak ada boat, alamatlah warga di Kampung Nelayan Seberang mati kelaparan dan tak dapat melakukan hubungan sosial dengan sesama warga lainnya. Tarif yang dikenakan kepada penumpang biasa, sebesar dua ribu rupiah sedangan untuk anak sekolah seribu rupiah.

Halimatun 12, adalah salah satu siswi yang harus berjibaku dengan sampan dan laut setiap hari bila  pergi ke sekolah. Ia tak pernah bosan untuk menempuh perjalanan ke sekolahnya. Sekalipun harus menyeberangi laut. Halimatun pergi ke sekolah naik sampan bersama satu orang temannya yakni Putri. Halimatun dan Putri duduk di bangku kelas VI SD 068009 Medan. SD 068009 merupakan satu-satunya sekolah yang ada di Kampung Nelayan Seberang.

Meski harus menyebrang naik sampan, Halimatun dan Putri tetap bersemangat. Terbukti, sejak kelas I SD kedua bocah ini tak pernah keluar dari juara tiga besar. Di kelas VI ini Halimatun juara satu sedangkan Putri juara dua. Patut dihargai kegigihan mereka untuk mengecap pendidikan.

Bayangkan bila tidak ada sampan atau boat, mungkin Putri dan Halimatun tidak pernah mengecap bangku pendidikan, atau mungkin Putri dan Halimatun akan menjadi bocah yang tidak tahu dunia luar yang penuh dengan gemerlap duniawi.

Tags: telkomsel

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Ratu Atut Divonis Empat Tahun Namun Terselip …

Pebriano Bagindo | 12 jam lalu

Katanya Supercarnya 5, Setelah yang Bodong …

Ifani | 12 jam lalu

Benarkah Soimah Walk Out di IMB Akibat …

Teguh Hariawan | 13 jam lalu

Kisah Nyata “Orang Vietnam Jadi …

Tjiptadinata Effend... | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: