Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Syarief Kate

Menjadi insan yang bermanfaat bagi yang lain

Fotamorgana Ayam Jantan dari Timur

REP | 03 May 2011 | 11:02 Dibaca: 133   Komentar: 0   0

Ketika pagi telah menyapa, dan angin pun  bertiup kencang disertai gemercik hujan agak sedikit menggertarkan jiwa. Di siang hari langit begitu cerah, sengatan matahari menyayat kulit. Dan debu-debu pun beterbangan. Namun adanya sejuta pohon plus alam yang masih terjaga mampu menepis segala pencemaran udara. Itulah sekelumit gambaran bagaimana keindahan kampung Teratai Indah ‘Samata’, Gowa, Sulawesi Selatan.

Kabupaten gowa, Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah yang paling strategis dan bersejarah. Siapa yang tidak kenal dengan Sultan Hanasuddin? Ayam jantan dari Timur orang memberinya gelar. Dan siapa pula yang tidak kenal dengan Syech Yusuf, cendikiawan muslim yang tidak hanya di kenal di Indonesia, akan tetapi seluruh dunia, khususnya di Afrika Selatan. Selain itu, gowa juga memiliki berbagai peninggalan sejarah dan tempat eksotis lainnya.

Tulisan ini tidak menekankan bagaimana sejarah dan eksotisnya alam gowa serta tokoh-tokohya di masa lampau. Namun, untuk menggoreskan kisah inspiratif paling Indonesia. Ditengah-tengah kehidupan bangsa yang dilanda berbagai macam problema dan krisis di berbagai bidang. Hal tersebut membawa dampak yang sangat negatif bagi masyarakat, terutama bagi anak yang baru tamat sekolah untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Pergurun Tinggi Swasta (PTS).Namun hal tersebut tidak membuat patah semangat bagi ketiga anak muda yang berasal dari Kabupaten Sinjai dan Mamuju, Sulawesi Selatan untuk menuntut ilmu di Kampus II Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yang terletak di Samata, Gowa.

Dengan segala kekurangan dalam menuntut ilmu ketiga pemuda terus berjuang untuk melawan berbagai tantangan dan rintangan yang selalu menghadang. Setiap hari berjalan ke kampus menyusuri pematangan sawah dan mengenal hujan dan terik matahari. Perjuangan yang tak kenal lelah. Itulah prinsip yang selalu mereka pegang. Selain terinspirasi dari Film Laskar Pelangi, mereka pun kini menjadi lascar-laskar pembawa perubahan menuju masa depan yang lebih baik. Dan kini mereka tengah terobsesi untuk menjadi Mahasiswa terbaik di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Good luck my friend…!!!  Selamat berjuang dan jadilah pemuda-pemuda fotamorgana Ayam Jantan Dari Timur, kini perang tidak harus mengangkat senjata, tapi dengan melalui pemikiran dan perjuangan yang sehat untuk merebut masa depan yang lebih baik.

Tags: telkomsel

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat! Surabaya Meraih Socrates Award …

Ilyani Sudardjat | | 17 April 2014 | 11:14

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 10 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 10 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 10 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 11 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: