Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Rudi Purwanto

PNS, Bekerja di sebuah lembaga Pemerintahan

Bagaimana Mensejahterakan Rakyat Indonesia

OPINI | 01 May 2011 | 23:58 Dibaca: 147   Komentar: 1   0

Bangsa Indonesia dewasa ini tengah terpuruk dalam hal apa pun. Puluhan juta rakyat Indonesia terpuruk dalam jurang kemiskinan, hanya bisa makan 1 sampai 2 kali perhari, itu pun hanya dengan lauk mie. Memang sekarang ini sangat lumrah bahwa puluhan juta rakyat Indonesia hanya bisa makan hari hari hanya dengan lauk mie. Jika seorang kepala keluarga bekerja dengan gaji perbulan 700.000. Misal untuk transport/bensin dia perlu 5000 /hari=150000/bulan. Untuk sekolah anak min. perlu uang bulanan 50.000 plus uang harian/jajan 5000=150.000+50.000=200.000, maka untuk dua item itu saja sudah di butuhkan 350.000. Ditambah dengan beras , sebuah keluarga kecil dengan dua anak kurang lebih akan menghabiskan 0,5 kg/hari maka jika harga beras termurah sekarang ini 5000 untuk beras akan di butuhkan 75.000 sehingga yang tersisa dari gaji adalah 700.000-425.000=275.000. JIka keluarga tadi tinggal di rumah bangsalan dengan sewa bulanan 150.000 maka si istri hanya akan memiliki 125.000 untuk uang lauk bulanannya. Maka kita bisa membayangkan apa yang bisa di sajikan oleh si istri dari keluarga kecil tadi. Dan keluarga dengan jumlah penghasilan demikian adalah berjumlah puluhan juta. Dari mereka yang penghasilannya tak menentu dari berjualan gorengan, berjualan mie keliling, berjualan bakso, berjualan jasa semacam semir sepatu, ojek, sopir, pedagang bunga, makanan kecil, pedagang es keliling,penjual pentol untuk anak-anak, pencari dahan patah di hutan, penjual nasi kuning, penjual keripik, pembuat stempel atau kunci duplikat, nelayan, petani, montir, las,penjahit, dan banyak lagi jenis profesi lain yang penghasilannya pas-pasan, pas untuk makan, pas untuk beli nasi dan lauk ikan asin atau telur.

Bangsa Indonesia sesungguhnya adalah bangsa yang teramat kaya. Dengan kekayaannya bangsa Indonesia bisa terbebas dari kemiskinannya. Yang di butuhkan hanyalah kemauan untuk berusaha dan memanfaatkan segala sumber daya yang ada untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.Namun tampaknya yang paling dapat untuk mensejahtarakan rakyat adalah pemerintah. Pemerintah ada memang untuk melayani rakyat. Aparat pemerintah dalam tingkatan manapun memang di adakan untuk tujuan mensejahtarakan rakyat yang di pimpinnya.Maka jika pejabat minta di layani rakyat itu adalah terbalik. Pejabat dan aparatnyalah yang harus melayani rakyatnya. Bukan rakyat yang harus pontang-panting menyiapkan penyambutan plus uang saku jutaan setiap pejabat datang tapi pejabatlah yang harusnya sering datang kepada rakyat dengan membawa bingkisan. Pejabatlah yang harus mengalah mundur dan mendahulukan jika rakyat hendak lewat dan bukan sebaliknya.Pejabat berkolaborasi dengan dewan harus mengusahakan dengan sekuat tenaga mencari jalan untuk mensejahterakan rakyat. Banyak sekali sumber kekayaan alam kita yang bisa di gunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

1. Sumber daya alam yang berlimpah

Sumber seperti minyak bumi, batu bara, emas,perak,timah,gas alam. Sandainya semua kekayaan alam itu di kuasai oleh Negara dan di kelola Negara lalu hasilnya untuk rakyat maka pasti rakyat bisa sejahtera.Selama ini kekayaan alam kita 90% di kuasai oleh asing, maka asinglah yang membawa semua hasil kekayaan Indonesia. Jika hasil Freport saja puluhan triliun Triliun pertahun maka bayangkan betapa besar kekayaan alam untuk rakyat jika di tambah dengan yang di hasilkan Exxon di cepu yang cadangan minyaknya terbesar, total di Kalimantan,dan beribu perusahaan multinasional lainnya.

2. Kekayaan Laut

Dengan wilayah laut yang demikian luas maka merupakan potensi yang sangat luar biasa. Selama ini kekayaan laut kita baru bisa di manfaatkan dalam jumlah sangat kecil.

3. Luas wilayah yang demikian besar

Dengan luas wilayah kita maka merupakan potensi yang luar biasa selama wilayah yang luas itu bisa di garap dan di manfaatkan, untuk pertanian,perkebunan, bahkan kehutanan. Demikian juga setiap tanah harus di manfaatkan oleh pemiliknya, tidak boleh ada tanah menganggur.

Dengan 3 contoh dan sumber pendapatan tersebut saja bisa di pastikan pemerintah akan bisa mensejahterakan rakyat. Maka rakyat akan bisa mendapat pendidikan gratis, pengobatan gratis, sembako murah, lapangan kerja, dan pemenuhan terhadap kebutuhan-kebutuhan pokoknya. Terlebih dengan menghilangkan segala macam pajak, dan pungutan-pungutan yang memberatkan rakyat.Dengan upaya keras dan keinginan kuat dari setiap rakyat dan pemerintah maka semua pasti akan bisa mewujudkannya suatu ketika.

http://infopendidikankita.blogspot.com

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompasiana Nangkring bareng Pertamina …

Santo Rachmawan | | 01 September 2014 | 13:07

Inilah Buah Cinta yang Sebenarnya …

Anugerah Oetsman | | 01 September 2014 | 17:08

Catatan Pendahuluan atas Film The Look of …

Severus Trianto | | 01 September 2014 | 16:38

Mengulik Jembatan Cinta Pulau Tidung …

Dhanang Dhave | | 01 September 2014 | 16:15

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 7 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 7 jam lalu

Ahok Dukung, Pasti Menang …

Pakfigo Saja | 10 jam lalu

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 11 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Pemenang Putri Indonesia di Belanda Bangga …

Bari Muchtar | 8 jam lalu

Penanggulangan Permasalahan Papua Lewat …

Evha Uaga | 8 jam lalu

Antara Aku, Kamu, dan High Heels …

Joshua Krisnawan | 8 jam lalu

Rakyat Dukung Pemerintah Baru Ambil Jalan …

Abdul Muis Syam | 8 jam lalu

Masa Orientasi, Masa Di-bully; Inikah Wajah …

Utari Eka Bhandiani | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: