Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

M Farid W Makkulau

Regular called 'Etta Adil', a learner who live in village that has lost track of selengkapnya

Baju Bodo dalam Pesta Adat Bugis Makassar

HL | 30 April 2011 | 13:26 Dibaca: 14241   Komentar: 90   7

1304169246508519935

Wanita bugis dan baju bodo, tak bisa dipisahkan (foto : google)

SETIAP kali ada pesta perkawinan, sunatan ataupun pesta adat lainnya di Kota Makassar dan sekitarnya, maka tampillah wanita Bugis Makassar dengan pakaian baju bodo-nya yang berwarna ungu atau berwarna merah darah menghiasi pesta itu. Dengan sarung suteranya yang berwarna merah dan kaya warna, sesuai sekali dengan iklim Indonesia yang mempunyai udara yang terang di musim kemarau — menambah keindahan dan cahaya muka wanita itu ditengah helat yang ramai.

Dalam upacara adat dan resepsi perkawinan, terutama yang berhubungan dengan upacara adat istiadat daerah, baju bodo itu tetap memegang peranan yang penting sekali, sehingga gadis Bugis Makassar itu akan merasa mempunyai satu kekurangan besar, apabila ia tidak mempunyai baju bodo.’ Baju bodo itu lebih lazim mereka sebut Baju Bugis (waju ugi’) dan di waktu sekarang ini mulai juga digemari dipakai oleh wanita suku lainnya, dan nampaknya sukarlah untuk membedakannya dengan wanita Bugis Makassar. Wajah suku bangsa itu telah dirangkum oleh pakaian itu sendiri, sebagai upaya menarik simpati, baju bodo kini dipakai pula dalam suatu acara ulang tahun kantor pemerintah dan bank.

1304170705210873972

Pemakaian Baju Bodo di Kantor dan Bank, menarik simpati (foto : google)

1304169339359861288

Baju Bodo modern dibentuk modis.

Seorang wanita gadis, terlebih wanita yang mempunyai kulit putih bersih, maka baju bodo ini akan menambah kecantikannya, bagaikan mawar merah yang mekar di pagi hari, mukanya selalu bercahaya, terutama dalam menghadapi hidup dan kehidupannya untuk masa depan. Ia tetap mempunyai pengharapan bagai riangnya sinar pagi yang memancar kemana – mana dan dalam menghadapi hidup ini ia tidak pernah melihatnya dari seginya yang suram. Terlebih lagi bila sarung sutera yang dipakainya ialah sarung sutera berwarna cerah, suatu kombinasi pakaian yang harmonis, sebagai sumber pancaran jiwa dan pribadi pemakaianya.

Menurut pengertiannya, baju bodo itu ialah baju pendek. Dalam bahasa bugisnya ialah waju ponco. Mengapa dinamai demikian padahal baju itu sendiri panjang sekali ke bawah, bahkan ada yang sampai mencapai ujung pemakainya. Untuk suku Makassar, baju bodo itu dinamai baju labbu yang berarti baju panjang. Baju labbu itu hampir sama keadaannya dengan baju kurung yang biasa dipakai oleh wanita Melayu. Antara baju bodo dan baju labbu itu keduanya panjang ke bawah, hanya bedanya pada lengan baju itu. Kalau baju bodo itu mempunyai tangan yang hanya sampai ke siku lengan, sedangkan baju labbu, tangannya panjang sampai pergelangan tangan. Jadi pengertian pendek dan panjang dalam kedua macam baju itu hanyalah mengenai tangannya.

Dalam memakai baju bodo ini harus diperhatikan umur dan keadaan sipemakai yang disesuaikan dengan warna bajunya. Demikian juga mengenai tebal baju itu harus pula disesuaikan dengan besarnya gadis yang memakainya. Makin dewasa gadis itu makin tebal juga bajunya hingga dua tiga lapis kainnya, karena sebagaimana diketahui, bahan yang dibuat baju bodo itu ialah kain yang tipis dan tembus (doorzichtig).

1304169746689917983

Baju Bodo, cantik dan menarik dalam pesta adat (foto : google)

Marilah kita lihat bagaimana warna baju bodo itu berdasarkan tingkatan umur pemakainya :

a. Anak – anak wanita umum 8 – 12 tahun (Makassar : ana rara’), baju bodo yang dipakainya itu baju bodo rawang (tipis) yang terdiri dari selapis saja. Warna bajunya itu biasanya hijau atau jingga (Makassar : rappo to’no) ;

b. Umur 12 – 25 tahun (tau lolo = gadis), baju bodo yang dipakainya itu ialah baju bodo eja, warna merah,. Terdiri atas dua sampai tiga lapis ;

c. Umur 18 – 35 tahun (bagi yang sudah bersuami), baju bodo yang dipakainya ialah baju bodo salaeja, warna ungu (merah tua), dan terdiri atas dua sampai tiga lapis. Tidak dibiasakan wanita – wanita yang sudah bersuami itu memakai baju bodo eja, yaitu baju bodo yang warnanya merah betul, karena dengan perbedaan warna itu ialah untuk menunjukkan perbedaan wanita yang memakainya itu, apakah ia masih gadis atau sudah bersuami ;

d. Umur 35 – 50 tahun (wanita – wanita tua), baju bodo yang dipakainya itu ialah baju bodo le’leng nilapisi, yaitu baju bodo warna hitam berlapis dan terdiri atas dua sampai tiga lapis ;

e. Umur 50 tahun ke atas umumnya berbaju bodo hitam berlapis, tetapi ada juga yang memakai baju bodo kebo’, warna putih, untuk menandakan bahwa orang tua itu adalah ibu penyusu bayi salah seorang bangsawan tinggi, yang ditanah Bugis dinamai Kino, sedang di tanah Makassar dinamai Amma’ Daeng.

130416954594610202

Baju Bodo untuk anak - anak, cantik dan menarik (foto : google)

Cara memakainya ialah baju bodo itu hendaklah dimasukkan ke dalam badan melalui kepala. Sama halnya kalau kita hendak memasukkan baju dalam (baju kaos) ke dalam badan. Sarung sutera yang dipakainya itu, ujung atasnya di kepit dalam ketiak kiti (boleh juga sebaliknya), sedangkan ujungnya betul dipegang dengan ujung jari. Bagian baju yang sebelah kanan terdapat di luar sarung, sedangkan yang di sebelah kiri tadi terdapat di dalam sarung. Kalau hendak berjalan, kain sarung itu biasa “nikikking”, artinya pertengahan kain sarung itu dinaikkan (sampai kelihatan mata kaki sebelah kiri) sedikit untuk menggampangkan di waktu berjalan. Dan kalau berjalan secara adat, jalannya itu harus perlahan – lahan, dari selangkah demi selangkah, dan mata itu hanyalah boleh memandang kemuka dan kebawah dengan jarak tiga meter, ke satu jurusan dan ke satu titik, tidak berpaling ke kanan dan ke kiri. (*)

1304169649315274438

Baju Bodo dalam Pengantin Adat Bugis (foto : google)

13041710861924777349

Baju Bodo dalam Pesta adat Perkawinan Makassar (foto : dok.Disbudpar Sulsel)

Catatan :

- Baju Bodo : Baju tanpa lengan

- Baju rawang : Jenis Baju Bodo yang berukuran sampai ke pinggang.

- Baju kasa : Sejenis baju bodo terbuat dari kain kasa, khusus untuk wanita.

- Baju Assusung : baju Bodo (rawang) yang digunakan secara bersusun atau berlapis untuk anak wanita remaja puteri.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | | 25 October 2014 | 14:51

Kompasiana Nangkring Special di Balikpapan …

Bambang Herlandi | | 25 October 2014 | 13:44

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 3 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 5 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 6 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 7 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 7 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenapa Lebih PD Dengan Bahasa Asing Dari …

Seneng | 8 jam lalu

Car Free Day Bukan Solusi …

Nitami Adistya Putr... | 9 jam lalu

ATM Susu …

Gaganawati | 9 jam lalu

Perjamuan Akhir di Bali …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: