Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Hindari Sengketa, Jangan Tabu Bicara Warisan??

OPINI | 19 April 2011 | 11:25 Dibaca: 255   Komentar: 1   1

Thx to my father Bachron Idris.

Sedih juga rasanya kalo kadang ku lihat di tivi banyaknya kasus sengketa tanah yang memakan banyak korban(ndak perlu ya aku sebutin 1 per1)

Padahal kalau ditilik secara logika sangat sederhana, dan  disinilah aku bakal menyoroti sedikit kekurangan ku sebagai orang Indonesia,( khususnya jawa, karena penulis orang jawa).

Orang indonesia sebegitu terkenalnya memiliki budaya dan tatanan yang santun dan menjunjung tinggi rasa menghagai orang lain. Akan tetapi kadang hal ini membuat kita terlalu santai dan berlebih dalam menanggapi suatu masalah yang nantinya mungkin menimbulkan dampak dan polemik yang berkepanjangan, sebagai contoh”warisan”. Biarpun hal ini di atur sedemikian rupa dalam tatanan agama dan budaya, tapi seringkali menimbulkan masalah di belakang.

Kadang kala sebagai orang indonesia, kita menganggap tabu untuk menanyakan perihal warisan pada orang tua kita saat mereka masih hidup, seolah olah menanyakan warisan adalah menanyakan kematian. Padahal menurut agama dan menurut teori biologi kematian itu pasti, hanya waktunya yang tidak kita ketahui.

Kebiasaan orang indonesia ada lah menunda nunda, bahkan untuk menanyakan masalah pembagian warisan pun menunda sampai meninggalnya orang tua. Padahal seharusnya kita tidaklah mengajarkan pada anak cucu supaya tidak mewariskan kepada anak-anaknya sesuatu yang tidak jelas status kepemilikannya.

Jadi kenapa tidak untuk menanyakan kejelasan warisan sebelum mereka tiada?? dengan catatan kitapun tetap harus menjunjung tinggi tatanan dan etika dalam bertanya agar tidak menyakiti hati mereka.

ilmu yang paling pertama lenyap dari muka bumi adalah ilmu tentang warisan, karena memang sifat  manusia itu sendiri cenderung rakus, sehingga masalah ini semakin rawan manipulasi”

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Rekor pun Ternoda, Filipina Bungkam …

Achmad Suwefi | | 25 November 2014 | 17:56

Pak Ahok Mungutin Lontong, Pak Ganjar …

Yayat | | 25 November 2014 | 21:26

Menunggu Nangkring Bareng PSSI, Untuk Turut …

Djarwopapua | | 25 November 2014 | 21:35

Jangan Sembarangan Mencampur Premium dengan …

Jonatan Sara | | 24 November 2014 | 10:02

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41



HIGHLIGHT

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 10 jam lalu

Bom Nuklir Ekonomi Indonesia …

Azis Nizar | 11 jam lalu

Berburu Oleh-oleh Khas Tanah Dayak di Pasar …

Detha Arya Tifada | 11 jam lalu

Festival Foto Kenangan Kompasianival 2014 …

Rahab Ganendra 2 | 11 jam lalu

Lagi-lagi Kenaikan BBM …

Anni Muhammad | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: