
" Live your life with love "
--Frans--
Dibaca: 265
Komentar: 7
1 dari 1 Kompasianer menilai inspiratif
Pagi hari kemarin, Senin 21 Februari 2011, banyak pesan di Blackberry group keluarga yang mengucapkan selamat hari ulang tahun untuk ibu mertua saya. Hari itu adalah hari ulang tahunnya yang ke 63. Tentu saja menjadi hari yang membahagiakan bagi beliau yang sampai saat ini masih diberikan karunia kesehatan dan keselamatan. Di pagi yang sama, milis teman-teman kantor juga dipenuhi oleh ucapan selamat atas kelahiran putri ketiga salah seorang teman. Berbagai ucapan selamat memenuhi milis kami pagi itu untuk teman tersebut.
Tak lama setelah itu, ada berita mengejutkan dari milis yang sama. Seorang teman yang hendak pergi ke Jakarta dari Bandung mengalami kecelakaan beruntun di jalan tol. Teman saya tersebut meninggal bersama dua orang lainnya. Berita tersebut terasa sangat menyedihkan. Almarhum yang seminggu sekali pulang ke Bandung untuk bertemu keluarga yang tinggal di sana, menjemput ajal ketika hendak kembali bekerja di Jakarta. Minibus travel yang ditumpanginya menabrak truk di depannya dan ditabrak lagi oleh mobil di belakangnya. Ucapan belasungkawa serta rasa keterkejutan membanjiri milis. Berbagai kenangan terakhir dengan almarhum juga tertulis dalam beberapa email teman. Yang lebih mengharukan, almarhum meninggalkan dua anak serta istri yang sedang mengandung empat bulan serta sedang menjalankan ibadah puasa. Selamat jalan sahabat.
Beberapa momen yang hampir bersamaan kemarin menyadarkan saya tentang kuasa Allah SWT. Tiada yang dapat menahan kuasa Allah atas kejadian yang menimpa setiap manusia. Kelahiran, kesehatan, keselamatan dan kematian hanya milik Allah semata. Sebagaimana disebutkan dalam surat Al Baqaroh ayat 28: “Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?”.
Lahir, hidup dan kematian hanya milik Yang Maha Kuasa. Hidup hanya sebentar, tinggal bagaimana kita menyikapinya agar dapat kembali dengan meninggalkan banyak kebaikan dan manfaat bagi sesama.
Entah mengapa, kemarin menjadi rangkaian kejadian yang sangat menyentuh hati. Percaya atau tidak, kemarin malam sebelum saya tidur, seorang teman mengupdate status di Blackberry-nya “Life is a series of event”. Kata-kata itu seakan menutup hari kemarin dengan penuh arti.
Frans
22 Februari 2011