Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Ilyani Sudardjat

"You were born with wings, why prefer to crawl through life?"......- Rumi -

Di Negara Arab Tidak Ada Maulid

OPINI | 15 February 2011 | 14:57 Dibaca: 796   Komentar: 14   2

Ternyata hanya di Indonesia negara yang libur merayakan Maulid Nabi SAW. Sementara di negara-negara Arab sendiri maulid nabi tidak dirayakan.  Masyarakat tetap kerja seperti biasa. Mengapa berbeda?

Ya memang terdapat perbedaan pemahaman terhadap maulid Nabi atau perayaan hari lahir nabi. Disana, dimana paham wahabi dominan (termasuk salaf dan pemahaman taliban), perayaan seperti ini dianggap bid’ah. Tidak ada ruang untuk mengekspresikan rasa cinta kepada nabi saw. Benar-benar penghayatan keagamaan yang kering dari nilai rasa dan keindahan.

Sementara di Indonesia, mulai dari sejarah masuk islamnya saja sudah bernuansa sufistik. Islam dibawa oleh walisongo yang ketika berdakwah saja mengutamakan rasa, seni untuk membangkitkan kecintaan kepada Ilahi dan nabi-Nya.

Sehingga tidak heran Sunan Bonang menciptakan bonang pada gamelan, atau sunan kalijaga menciptakan lagu-lagu yang syahdu, termasuk puji-pujian kepada Nabi, dan di Aceh ada tari saman yang dipersembahkan khusus untuk peringatan kelahiran Nabi.

Bahkan ada tradisi ketika tahlil dan kitab barzanzi dibacakan, pada saat kelahiran Nabi, peserta berdiri, karena konon Nabi ikut hadir pada saat itu. Nabi yang dicintai benar-benar diekspresikan dengan kerinduan yang dalam pada beliau dan harapan kehadiran beliau…bahkan ada doa-doa khusus agar nabi hadir dalam mimpi…

Hingga sekarang maulid Nabi tetap dilaksanakan di Indonesia. Dengan zikir bersama, sholawat yang syahdu. Bukankah di ALqur’an memang disebut bahwa ALlah beserta para malaikat bersholawat kepada nabi, dan kaum muslim juga dianjurkan untuk sholawat kepada beliau? Bersholawat dengan cara yang indah…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mereka Meninggalkan Ego demi Kesehatan …

Mohamad Nurfahmi Bu... | | 31 October 2014 | 00:51

Rokok Elektronik, Solusi Stop Merokok yang …

Gaganawati | | 31 October 2014 | 01:19

Profit Samsung Anjlok 73,9%, Apple Naik …

Didik Djunaedi | | 31 October 2014 | 07:17

Ihwal Pornografi dan Debat Kusir Sesudahnya …

Sugiyanto Hadi | | 31 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Kabinet Kerja Jokowi-JK, Menepis Isu …

Tasch Taufan | 10 jam lalu

Saat Tukang Sate Satukan Para Pendusta …

Ardi Winata Tobing | 11 jam lalu

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 12 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 13 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Bukan Diriku …

Roviatus Sa'ada... | 8 jam lalu

Humor Revolusi Mental #017: Orang Batak …

Felix | 8 jam lalu

Sabang & Tugu Nol Kilometer yang …

Muslihudin El Hasan... | 8 jam lalu

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | 8 jam lalu

Distributor Rokok Mengambil Alih Permainan …

Jumardi Salam | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: