Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Ilyani Sudardjat

"You're the soul of the soul of the Universe..and your name is Love….- Rumi - selengkapnya

Di Negara Arab Tidak Ada Maulid

OPINI | 15 February 2011 | 14:57 Dibaca: 789   Komentar: 14   2

Ternyata hanya di Indonesia negara yang libur merayakan Maulid Nabi SAW. Sementara di negara-negara Arab sendiri maulid nabi tidak dirayakan.  Masyarakat tetap kerja seperti biasa. Mengapa berbeda?

Ya memang terdapat perbedaan pemahaman terhadap maulid Nabi atau perayaan hari lahir nabi. Disana, dimana paham wahabi dominan (termasuk salaf dan pemahaman taliban), perayaan seperti ini dianggap bid’ah. Tidak ada ruang untuk mengekspresikan rasa cinta kepada nabi saw. Benar-benar penghayatan keagamaan yang kering dari nilai rasa dan keindahan.

Sementara di Indonesia, mulai dari sejarah masuk islamnya saja sudah bernuansa sufistik. Islam dibawa oleh walisongo yang ketika berdakwah saja mengutamakan rasa, seni untuk membangkitkan kecintaan kepada Ilahi dan nabi-Nya.

Sehingga tidak heran Sunan Bonang menciptakan bonang pada gamelan, atau sunan kalijaga menciptakan lagu-lagu yang syahdu, termasuk puji-pujian kepada Nabi, dan di Aceh ada tari saman yang dipersembahkan khusus untuk peringatan kelahiran Nabi.

Bahkan ada tradisi ketika tahlil dan kitab barzanzi dibacakan, pada saat kelahiran Nabi, peserta berdiri, karena konon Nabi ikut hadir pada saat itu. Nabi yang dicintai benar-benar diekspresikan dengan kerinduan yang dalam pada beliau dan harapan kehadiran beliau…bahkan ada doa-doa khusus agar nabi hadir dalam mimpi…

Hingga sekarang maulid Nabi tetap dilaksanakan di Indonesia. Dengan zikir bersama, sholawat yang syahdu. Bukankah di ALqur’an memang disebut bahwa ALlah beserta para malaikat bersholawat kepada nabi, dan kaum muslim juga dianjurkan untuk sholawat kepada beliau? Bersholawat dengan cara yang indah…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | | 03 September 2014 | 00:57

Ironi Hukuman Ratu Atut dan Hukuman Mati …

Muhammad | | 03 September 2014 | 05:28

Persiapan Menuju Wukuf Arafah …

Dr.ari F Syam | | 03 September 2014 | 06:31

Kasus Florence Sihombing Mengingatkanku akan …

Bos Ringo | | 03 September 2014 | 06:01

Tiga Resensi Terbaik Buku Tanoto Foundation …

Kompasiana | | 03 September 2014 | 08:38


TRENDING ARTICLES

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | 3 jam lalu

Florence Sihombing Disorot Dunia …

Iswanto Junior | 4 jam lalu

Manuver Hatta Rajasa dan Soliditas Koalisi …

Jusman Dalle | 5 jam lalu

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 6 jam lalu

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Tur Eropa dan Blunder Lanjutan Timnas U-19 …

Mafruhin | 7 jam lalu

Catatan Perjalanan: +Nya Stasiun Kereta Api …

Idris Harta | 8 jam lalu

Oposisi Recehan …

Yasril Faqot | 8 jam lalu

Orangtua yang Terobsesi Anaknya Menjadi …

Sam Edy | 8 jam lalu

Indo TrEC 2014 : Mengurai Kekusutan Lalu …

Wahyuni Susilowati | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: