Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Ahmadyafie

anak kuliahan biasa. kuliah-MAIN-MAIN-MAIN-MAIN-MAIN-MAIN-FITNESS-pulang. belom bisa lepas dr dunia HEDONISME. bukan pria metrosexual. calon instruktur selengkapnya

Pembagian Waktu Dunia

OPINI | 15 January 2011 | 16:14 Dibaca: 2675   Komentar: 1   0

Bumi berputar pd porosnya secara teratur dan tetap (konsisten) yaitu dari Timur ke Barat atau menyerupai arah putaran jarum jam. Titik 0 di bumi ini terletak di Greenwich, Inggris. Maka dari itu, kota Greenwich menjadi patokan dalam menentukan waktu dunia. Yang kemudian disebut Greenwich Mean Time (GMT). Perhitungan hari dilakukan dengan perjanjian dan batas tempat yang disebut Garis Batas Tanggal Internasional. Garis tsb merupakan garis Bujur 180 itu terletak membujur dari Kutub Utara hingga Selatan persis ditengah Samudra Pasifik sehingga tidak byk menggangu. Hari pertama dimulai pd sebelah barat garis terus bergeser ke barat, jadi bila disebelah barat garis dimulai hari Minggu, maka disebelah timur garis di mulai hari sabtu. Sekali bumi berputar 360 selama 24 jam. Satu jam meliputi daerah waktu 360 : 24 = 150. Setiap 15 berbeda 1 jam yg kemudian disebut waktu setempat. Untuk wilayah Indonesia sendiri terletak pd 95 BT – 111 BB yg berarti sepanjang 45 bujur bumi atau 3 x 15 bumi atau meliputi 3 daerah waktu yaitu:

a. Waktu Indonesia Barat (WIB): Sumatra dan Jawa

b. Waktu Indonesia Tengah (WITA) : Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTT, dan NTB

c. Waktu Indonesia Timur (WIT) : Maluku dan Irian Jaya

Bila berpatokan pada waktu Greenwich (GMT) makan Indonesia beda 7 jam. Jika di Greenwich jam 07.00 maka di Indonesia bagian Barat jam 00.00

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Dutch Bucket System, Narasi Hidup Sebuah …

Dean | | 28 April 2015 | 01:17

Financial Inclusion Index Indonesia Masih …

Faisal Basri | | 28 April 2015 | 00:30

Ada Bahaya Mengintai di (Facebook) …

Giri Lumakto | | 27 April 2015 | 22:13

Kupu-kupu, Juga Burung Dodo …

Hikmat Darmawan | | 27 April 2015 | 21:53

Jangan Biarkan Rutinitas Membunuhmu! …

Diana Santi | | 27 April 2015 | 12:44


TRENDING ARTICLES

Ahok dan Pelacuran …

Muhammad Armand | 9 jam lalu

Kurir Narkoba Dieksekusi untuk Menyelamatkan …

Wildan P | 10 jam lalu

Save Haji Lulung: Saatnya Tunjukkan Kalau Ga …

Herulono Murtopo | 12 jam lalu

Ups! Ruangan Haji Lulung Digeledah Polisi …

Bambang Setyawan | 12 jam lalu

Keputusan PSSI Berbanding Lurus dengan FIFA …

Waldy | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: