Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Ahmadyafie

anak kuliahan biasa. kuliah-MAIN-MAIN-MAIN-MAIN-MAIN-MAIN-FITNESS-pulang. belom bisa lepas dr dunia HEDONISME. bukan pria metrosexual. calon instruktur selengkapnya

Pembagian Waktu Dunia

OPINI | 15 January 2011 | 16:14 Dibaca: 2632   Komentar: 1   0

Bumi berputar pd porosnya secara teratur dan tetap (konsisten) yaitu dari Timur ke Barat atau menyerupai arah putaran jarum jam. Titik 0 di bumi ini terletak di Greenwich, Inggris. Maka dari itu, kota Greenwich menjadi patokan dalam menentukan waktu dunia. Yang kemudian disebut Greenwich Mean Time (GMT). Perhitungan hari dilakukan dengan perjanjian dan batas tempat yang disebut Garis Batas Tanggal Internasional. Garis tsb merupakan garis Bujur 180 itu terletak membujur dari Kutub Utara hingga Selatan persis ditengah Samudra Pasifik sehingga tidak byk menggangu. Hari pertama dimulai pd sebelah barat garis terus bergeser ke barat, jadi bila disebelah barat garis dimulai hari Minggu, maka disebelah timur garis di mulai hari sabtu. Sekali bumi berputar 360 selama 24 jam. Satu jam meliputi daerah waktu 360 : 24 = 150. Setiap 15 berbeda 1 jam yg kemudian disebut waktu setempat. Untuk wilayah Indonesia sendiri terletak pd 95 BT – 111 BB yg berarti sepanjang 45 bujur bumi atau 3 x 15 bumi atau meliputi 3 daerah waktu yaitu:

a. Waktu Indonesia Barat (WIB): Sumatra dan Jawa

b. Waktu Indonesia Tengah (WITA) : Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTT, dan NTB

c. Waktu Indonesia Timur (WIT) : Maluku dan Irian Jaya

Bila berpatokan pada waktu Greenwich (GMT) makan Indonesia beda 7 jam. Jika di Greenwich jam 07.00 maka di Indonesia bagian Barat jam 00.00

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengenal Lebih Jauh Meningitis yang …

Wahyu Triasmara | | 28 March 2015 | 07:14

Transformasi Museum Sangiran dengan Sentuhan …

Dhanang Dhave | | 27 March 2015 | 14:33

[AMBON] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:27

Dualisme Parpol Tinjauan Dari Sisi Hukum …

Edo Media | | 28 March 2015 | 08:40

[Nangkring] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:48


TRENDING ARTICLES

Ahok Selingkuh Ketahuan …

Axtea 99 | 9 jam lalu

BBM Naik, Rakyat Menjerit …

Asmari Rahman | 9 jam lalu

“Wow, Mati Juga Akhirnya” …

Muhammad Armand | 11 jam lalu

Maaf Pak Jokowi, BBM-nya Baru Masuk! …

Muksalmina Mta | 12 jam lalu

Apakah Kematian Olga Syahputra Membuat …

Ardi Winata Tobing | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: