Kompasiana
Selasa, 07 Pebruari 2012

Sosbud

Ada Apa 11 September 2010, Besok?

OPINI | 05 September 2010 | 12:46 153 3 1 dari 1 Kompasianer menilai Aktual

Cerita ini pertama kali saya dengar ketika saya selesai melaksanakan ibadah solat jumat di mesjid Komisi Yudisial RI kemarin (3/9/10). Sang imam selepas mengucapkan salam memberitaukan suatu kabar yang berisikan bahwa akan ada isu pembakaran kitab suci umat islam (Al Quran) yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 September 2010 besok. Penasaran akan kebenaran akan kabar tersebut saya langsung mencari berita di google. Terntaya kabar ini telah lama diperbincangkan oleh dunia maya. Berikut kelengkapan berita tersebut:

JAKARTA — Sejumlah tokoh pluralis dan organisasi di Indonesia, Rabu (4/8/2010), berkumpul untuk menyampaikan sikap menentang sebuah gerakan di AS yang menamakan dirinya Gerakan Hari Pembakaran Al Quran Sedunia. Gerakan yang dipelopori kelompok Dove World Outreach Center di Florida, Amerika Serikat, itu rencananya akan melakukan pembakaran Al Quran pada 11 September.

Hari Pembakaran Al Quran Sedunia ini rencananya dilangsungkan bertepatan dengan sembilan tahun tragedi 11 September 2001. Dove World Outreach pimpinan Dr Terry dan Sylvia Jones mengatasnamakan umat Kristen dan mengajak seluruh umat untuk berpartisipasi dalam Hari Pembakaran Al Quran Sedunia melalui akun Facebook-nya. Tak kurang sekitar 1.500 anggotanya mengklik tombol “Like” di Facebook.

Terry Jones, sesuai yang dilansir News.au, menuduh Islam dan hukum syariah bertanggung jawab atas aksi terorisme terhadap World Trade Center di New York pada 11 September 2001. “Kami menyerukan agar umat manusia, termasuk umat beragama di Indonesia, tak terjebak dalam perbuatan-perbuatan anarki seperti ini yang justru tidak memperlihatkan sikap keadaban,” ujar Gerakan Peduli Pluralisme pada pernyataan pers bersama, Rabu (4/8/2010) di Gedung Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Jakarta.

Kelompok yang menyatakan dukungannya terhadap pernyataan Gerakan Peduli Pluralisme, antara lain, PGI, Parisadha Hindu Dharma Indonesia, Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia, Ma’arif Institute, Moderate Muslim Society, Forum Kerukunan Antarumat Beragama, Masyarakat Dialog Antaragama, Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, dan Forum Lintas Agama.

Gerakan Peduli Pluralisme juga mengatakan, kampanye tersebut merupakan pelecehan terhadap agama Islam dan pelanggaran terhadap kebebasan beragama. “Kami mengecam keras rencana aksi pembakaran Al Quran oleh Dove World Outreach Center. Kami minta Dove World Outreach Center menarik pernyataannya dan menghentikan rencana aksi yang tidak terpuji dan melecehkan keyakinan iman agama lain,” ujar Gerakan Peduli Pluralisme.
Sumber: KOMPAS.com, 4 Agustus 2010, “Indonesia Tentang Gerakan Bakar Al Quran”

Tentunya sebagai umat islam kita jangan sampai terprovokasi atas berita ini. Dan semoga Allah yang maha kuasa atas segala sesuatu dapat membatalkan niatan kelompok yang ingin membakar Al Quran pada tanggal 11 September 2010 besok. Allahhuakbar…


 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User



SUBSCRIBE AND FOLLOW KOMPASIANA:

About Kompasiana | Terms & Conditions | Tutorial | FAQ | Contact Us | Kompasiana Toolbar RSS
KOMPAS.com
© 2008 – 2012