Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Abdi Husairi Nasution

Sisiku yang lain bisa diobok-obok di www.yandakasyfi.blogspot.com dan http://yandanesia.blogspot.com/

Wanita dan Industri Pornografi

OPINI | 23 July 2010 | 06:16 Dibaca: 260   Komentar: 2   0

http://hoodyalan.com

Sumber gambar: http://hoodyalan.com

Pornografi sangat erat kaitannya dengan wanita. Mengapa demikian? Berdasarkan ilmu asal usul katanya sendiri, pornografi yang berasal dari bahasa Yunani kuno - yakni porne dan graphos - berarti “tulisan tentang wanita pelacur”.

Awal sejarah perkembangannya, porne merupakan kelas prostitusi terendah, kemudian berkembang hingga ke statusnya yang lebih tinggi menjadi industri multimiliar dollar dalam masyarakat kapitalis Barat.

Perkembangan teknologi media percetakan, video, komputer, teknologi satelit yang memungkinkan semua orang dapat mengakses segala informasi dari berbagai belahan dunia, pornografi telah menjadi komoditas unggulan yang diekspor oleh negeri kapitalis ke negeri-negeri dunia ketiga selain komoditas ekonomi lainnya.

Industri pornografi juga merupakan bagian dari industri seksualitas dari perdagangan wanita dan anak-anak yang dijadikan komoditas industri tersebut untuk prostitusi.

Ironisnya, dewasa ini industri pornografi justru lebih berkembang di negara-negara dunia ketiga dan miskin sebagai mata dagangan akibat ketakberdayaan ekonomi dan pengangguran. Dampak inilah yang ditakutkan oleh negara-negara tersebut seperti halnya Indonesia, apalagi industri pornografi sekarang cenderung mengarah pada perluasan jaringan di kalangan remaja (wanita) bahkan anak-anak yang mampu merusak mental dan moral mereka sebagai generasi penerus bangsa.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Tinggal Banjir, Proyek Revitalisasi …

Agung Han | | 30 October 2014 | 21:02

Asiknya Berbagi Cerita Wisata di Kompasiana …

Agoeng Widodo | | 30 October 2014 | 15:40

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Bau Busuk Dibelakang Borneo FC …

Hery | | 30 October 2014 | 19:59

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 8 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 11 jam lalu

Muhammad Arsyad Tukang Sate Luar Biasa, Maka …

Opa Jappy | 14 jam lalu

DPR Memalukan dan Menjijikan Kabinet Kerja …

Sang Pujangga | 14 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | 8 jam lalu

Surga Kecil di Sukabumi Utara …

Hari Akbar Muharam ... | 8 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Sono Cook | 8 jam lalu

Si Jangkung Tokyo Sky Tree …

Firanza Fadilla | 9 jam lalu

Pompadour …

Yulian Muhammad | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: