Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Ree Risna

titik equilibrium itu...

Tanya Ke Mbah Google Aja…

OPINI | 05 July 2010 | 01:27 Dibaca: 107   Komentar: 4   0

Jam istirahat. Beberapa temen pergi makan. Beberapa sisanya tetep betah di depan layar komputer. Waktu kuintip, layar komputernya menampilkan halaman FB. Namanya juga jam istirahat, wajib dimanfaatkan untuk melepaskan beban kerja.

Aku tergoda untuk membuka pembicaraan. Obrolan ringan. Aku merasa perlu berkomunikasi dengan orang-orang betulan, setelah setengah hari sibuk dengan kertas-kertas.

“Eh, udah ke Paragon belum?” Pertanyaan pancingan maksudku. Waktu itu, Paragon Mall memang baru opening. Siapa tau, dengan pancingan ini akan ada diskusi ringan. Tentang harga misalnya, atau lokasi mall yang deket banget sama kantor walikota dan DPRD Kota. Jadi ada tempat “refreshing” kan?

“Belum” Jawab temenku tadi. Terlalu singkat, sambil sedikit menoleh. Selebihnya, wajahnya kembali ke FB. Aku agak kecewa dengan jawaban yang ‘irit’ itu. Merasa tujuanku belum tercapai, aku melempar umpan lagi.

“Mang Paragon tu artinya apa sih? Kok aku baru denger istilah itu ya?” Umpannya lebih besar sekarang. Ga mungkin kan mereka jawab dengan satu kata : ya/tidak, sudah/belum. Pasti akan ada obrolan yang menarik, pikirku.

Tapi lagi lagi aku terpana. Jawaban temenku itu sungguh tidak terduga.

“Tanya ke mbah google aja mba..” Titik. Dan aku game over…

Tentu saja itu solusi brilian kalau yang nanya adalah anak SMA yang mau menghadapi UAN. Tapi aku kan cuma pengen ngobrol,,cuma ingin berkomunikasi dengan manusia ‘betulan’? Yah..yah..yah.. akhirnya aku menyerah. Mungkin mereka memang lagi ga bisa diganggu. Emergency istilahnya. Atau mungkin karena FB atau google atau ce-es nya, sekarang ini lebih menarik daripada ‘manusia betulan’…. Obrolan face to face dianggap kurang menarik. Yah..yah..yah.. ???

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tertangkapnya Polisi Narkoba di Malaysia, …

Febrialdi | | 01 September 2014 | 06:37

Menjelajahi Museum di Malam Hari …

Teberatu | | 01 September 2014 | 07:57

Memahami Etnografi sebagai Modal Jadi Anak …

Pebriano Bagindo | | 01 September 2014 | 06:19

Kompas TV Ramaikan Persaingan Siaran Sepak …

Choirul Huda | | 01 September 2014 | 05:50

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 5 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 6 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 6 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 7 jam lalu

Kisah Ekslusive Tentang Soe Hok Gie …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | 7 jam lalu

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | 8 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 8 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

‘Royal Delft Blue’ : Keramik …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: