Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Arti Sebuah Nama

OPINI | 03 July 2010 | 04:26 Dibaca: 1632   Komentar: 10   2

Dalam perjalanan pulang ke rumah….cici bertanya kepada saya: “Daddy kenapa aku dikasih nama Fiorencia dan boy di kasih Nama Nathan??” “Memangnya kenapa??” tanya saya ke dia. “Cuma mau tahu saja” jawab dia lagi. Nah mulailah saya bercerita tentang awal pemberian nama mereka ini.

Saat say dan istri masih berstatus pacaran, memang kami sudah merasa bahwa kami memang cocok dan bisa saling melengkapi…dan suatu saat kami pasti akan menikah. Saya dan pacar saya dulu memang sudah memikirkan tentang hal anak. Bahkan kami sudah mempersiapkan nama segala buat mereka nantinya. Waktu kami lihat2 buku di toko buku, tak sengaja si dia menemukan nama Fiorencia yang berarti Bunga dalam bahasa Italy. Namun kalau bunga saja kedengarannya lucu…masa bunga saja?? Akhirnya saya mikir2 dengan menggabungkan nama saya dan dia menjadi Marsha. Nah jadilah Fiorencia Marsha yang berarti bunga dari kami berdua. Kami juga berharap Fio ini bisa menjadi bunga yang cantik dan bermanfaat serta bisa mengambil/belajar hal2 postif dari kami berdua. Ketika istri saya hamil ternyata ada sedikit masalah dengan kesehatannya. Kita hampir saja di haruskan menggugurkan benih cinta kami ini. Namun dengan keyakinan yang kita miliki ditambah dengan bantuan doa dari keluarga serta kamipun rajin berdoa Novena, akhirnya pada pemeriksaan terakhir sebelum keputusan pengguguran dibuat…ternyata istri saya dinyatakan sehat dan tidak ada masalah dengan kandungannya. Sebagai ucapan rasa syukur dan terimakasih atas bantuan Bunda Maria…kami mendedikasikan nama Maria sebagai nama Baptis dan Santa Pelindung buat Fio.

Untuk nama anak cowok sebenarnya dulu kita memilih nama Axel yang berarti Pemberian Tuhan. Selain itu saya juga suka banget nama itu…karena sesuai dengan nama vokalis favorit saya, yaitu Axl Rose (dari G ‘N R). Namun karena ini pulalah, istri saya menolak memberi nama ini…karena dia tidak mau boy kami identik dengan Axl Rose. Terpaksa mengalahlah saya….Kemudian kita menemukan nama yang berarti sama dengan Axel itu…yaitu Nathan. Sedangkan buat nama tengahnya kita memang sudah setuju menggunakan nama Alexander, karena kesukaan saya dengan tokoh Alexander the Great. Untuk nama Baptisnya kami tetap menggunakan Alexander yang berasal dari nama salah satu Paus yang pernah dipenjarakan karena menyebarkan agama Kristen, dan dia bisa menyadarkan orang yang memenjarakannya untuk menjadi Kristen. Jadi kami berharap Nathan menjadi Berkat dari Tuhan (sekaligus menjadi buah dari kami berdua) buat kami dan sesama dengan membawa sifat2 yang baik dari kombinasi kedua nama Alexander tersebut (dan tentunya dari kami berdua pula).

Memang sudah menjadi tugas orang tua untuk bisa mendidik dan membesarkan buah hatinya dengan baik. Bahkan untuk memilihkan nama buat mereka pun butuh keseriusan dan pengharapan. Jadi berbanggalah kita yang sudah dipilihkan nama yang terbaik dari orang tua kita….karena mereka megharapkan kita bisa menjadi orang yang terbaik seperti harapan mereka.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Paser Baroe, Malioboronya Jakarta …

Nanang Diyanto | | 24 November 2014 | 14:09

Catatan Kompasianival: Lebih dari Sekadar …

Ratih Purnamasari | | 24 November 2014 | 13:17

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39

Pak Mendikbud: Guru Honorer Kerja Rodi, Guru …

Bang Nasr | | 24 November 2014 | 11:48

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 5 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 6 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 8 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 8 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Komunikasi Orang Tua dan Remaja Macet? …

Endah Soelistyowati | 8 jam lalu

Meladeni Tantangan Thamrin Sonata di …

Tarjum | 9 jam lalu

Mari Berpartisipasi Berbagi bersama Sanggar …

Singgih Swasono | 9 jam lalu

IKMASOR DIY Desak MOU Pendidikan dan …

Arkilaus Baho | 9 jam lalu

Tipe Kepemimpinan Jokowi-JK …

Gabriella Isabelle ... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: