Back to Kompasiana
Artikel

Sosbud

Solehuddin Nasution

Bekerja di Sebuah Lembaga yang konsen terhadap perlidungan anak dan menangani masalah psikolgis/mental anak merupakan selengkapnya

Buah Semangat dari Miranda

OPINI | 30 April 2010 | 02:11 Dibaca: 391   Komentar: 126   28

Miranda sedang mimpin rapat bersama teman-temannya (dok.pribadi)

Miranda sedang mimpin rapat bersama teman-temannya (dok.pribadi)

Mungkin anda pernah membaca tentang tulisan saya yang berjudul”Pembelajaran dari Miranda”, dan saya publish (26/3/10) di kompasiana. Miranda merupakan salah satu anak Indonesia berasal dari Aceh mempunyai semangat dan komitmen yang sangat kuat untuk belajar.

Dalam kisah yang saya tulisankan tersebut , Miranda belajar tanpa mengenal situasi dan kondisi apapun, walaupun rumahnya dalam kebanjiran, dia tetap melakukan tugasnya sebagai seorang pelajar, yang harus tetap belajar.

Air yang selalu mengenangi rumahnya ketika hujan, tidak mematahkan semangat dan komitmennya untuk tetap belajar, karena dengan belajarlah cita-cita dan masa depan itu dapat diraih. Sungguh semangat dan komitmen yang patut diapresiasi dan layak untuk dicontoh oleh anak-anak Indonesia lainnya.

Semangat dan komitmen yang dimiliki oleh Miranda selama ini, ternyata telah membuahkan hasil yang sangat bermanfaat baginya, orangtua maupun bagi keluarganya.

Pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) yang telah diumumkan beberapa hari yang lalu telah memastikan namanya sebagai siswa yang lulus dan berprestasi disekolahnya, inilah merupakan buah semangat dan komitmennya dalam belajar selama ini.

Berbagai ucapan selamat pun datang kepadanya, mulai dari kedua orangtuanya, keluarga, guru, teman bahkan masyarakat di tempat lingkungannya juga tak ketinggalan memberikan ucapan selamat kepadanya.

Miranda sedang berdiskusi bersama temannya (dok.pribadi)

Miranda sedang berdiskusi bersama temannya (dok.pribadi)

Miranda memang cerdas dan terkenal sebagai anak yang aktif dilingkungannya, dia juga sebagai Ketua Kelompok Perlindungan Anak (KPA) yang ada didesanya. Kelompok KPA tersebut mereka beri nama “Bungo Nanggore” yang selalu berusaha memberikan perlindungan terhadap anak-anak yang mengalami masalah dan korban dari kekerasan.

Disamping dia seorang pelajar, dia juga seorang yang suka menolong bagi anak-anak yang mengalami masalah atau menjadi korban dari kekerasan. Rasa kepeduliannya sesama anak sangat melekat dalam dirinya.

Memang apa yang dilakukannya sesama anak tidaklah begitu sehebat yang dilakukan oleh orang dewasa, namun semangat, komitmen dan rasa kepeduliannnya melebihi semangat, komitmen dan rasa kepedulian yang dimiliki orang dewasa.

Saya sangat terharu melihat seorang Miranda yang selama ini mempunyai semangat dan komitmen yang kuat dalam belajar, sehingga dia bisa memetik buah dari semangat dan komitmennya selama ini.

Bagi saya Miranda merupakan Putri Aceh yang memiliki semangat Cut Nyak Dhien, dan dia juga dapat dijuluki Cut Nyak Dhien Kecil yang sedang berjuang mengejar impian dan cita-citanya.

*********

Tulisan ini sengaja saya buat untuk merekam perjalanan semangat dan komitmen Miranda, semoga dapat bermanfaat dan menginspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya. Insya Allah kisah Miranda akan saya tuliskan pada tulisan saya berikutnya ..!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Agnezmo Masuk Final Nominasi MTV EMA 2014, …

Sahroha Lumbanraja | | 16 September 2014 | 19:37

60 Penyelam Ikut Menanam Terumbu Karang di …

Kompas Video | | 16 September 2014 | 19:56

“Penjual” Perdamaian Aceh …

Ruslan Jusuf | | 16 September 2014 | 17:33

Musim Semi di Australia Ular Berkeliaran …

Tjiptadinata Effend... | | 16 September 2014 | 15:54

Ibu Rumah Tangga, Profesi atau Bukan? …

Mauliah Mulkin | | 16 September 2014 | 13:13


TRENDING ARTICLES

Ahokrasi, Tepat dan Harus untuk Jakarta …

Felix | 12 jam lalu

Norman K Jualan Bubur, Tampangnya Lebih Hepi …

Ilyani Sudardjat | 12 jam lalu

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 15 jam lalu

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 16 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Kalah 4-2, Persipura Masih Bisa Balas di …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Bahasa Menunjukkan Bangsa …

Alfarizi | 8 jam lalu

Hysteria …

Moch. Mishbachuddin | 8 jam lalu

Harga LPG 12Kg (NonSubsidi) Mencapai Harga …

Yulian Amalia | 8 jam lalu

Cesky Krumlov, Kota Cantik di Republik Ceko …

Mentari_elart | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: